KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

KPPPA Mengajak PTKI dan Penerbit Buku Sekolah untuk Menanamkan Nilai Kesetaraan Gender Sedini Mungkin

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 05 Oktober 2016
  • Dibaca : 2385 Kali
...

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengupayakan terobosan baru untuk mengatasi permasalahan kesetaraan gender yang masih mengakar di Indonesia dengan mengajak penerbit buku sekolah dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai kesetaraan gender sejak dini. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan meminimalisir praktek diskriminasi gender, dan mengajarkan kesetaraan gender dalam kurikulum pendidikan maupun dalam lingkup keluarga.

KPPPA Deputi Kesetaraan Gender bekerjasama dengan sembilan PTKI, untuk menerapkan kurikulum yang responsif dan inklusif gender untuk mendorong internalisasi dan aplikasi isu kesetaraan gender pada mahasiswa dan mahasiswi perguruan tinggi Islam. Kesembilan PTKI tersebut adalah UINSU, UINSH Jakarta, UHAMKA Jakarta, PT IQI, PTAI Al Hikmah Jakarta, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Raden Fatah Palembang, IAIN Wali Songo Jawa Tengah, dan IAIN Kendari.

Sebagai salah satu PTKI yang bekerja sama dengan KPPPA, UIN Jakarta kembali mengadakan workshop penyesuaian mata kuliah responsif gender yang di laksanakan di Sapphire Sky Hotel, BSD Tangerang (5/10). Kegiatan ini melanjutkan sosialisasi sebelumnya mengenai pemetaan mata kuliah oleh UIN pada 22-23 Agutus 2016. 

Terdapat 50 dosen yang mengikuti kegiatan penyusunan silabus mata kuliah responsif gender ini yang berasal dari 5 fakultas di UIN. Melalui kurikulum Kesetaraan Gender ini diharapkan pemahaman mengenai keadilan bagi perempuan dapat belangsung secara stimultan sehingga dapat terjadi penguatan kapasitas baik dari dosen maupun mahasiswa dalam bidang kesetaraan gender. Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari untuk menyusun silabus mata kuliah responsive gender di UIN Jakarta.

Sebagai bagian dari keseriusan untuk mendukung pengarusutamaan gender, sebelum terjalin kerjasama dengan KPPPA, UIN Jakarta telah memiliki anggaran pribadi untuk kesetaraan gender. Beberapa diantaranya adalah terdapat kelas gender untuk mahasiswa lintas fakultas yang dilaksanakan sebulan 2 kali selama satu semester. Mahasiswa yang mengambil kelas ini akan mendapatkan sertifikat yang dapat dihitung sebagai poin tambahan nilai pembelajaran dan bekal nanti setelah lulus dari UIN.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 20 Juni 2017

MARI LAKSANAKAN MUDIK RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK (119)

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, sebagian besar masyarakat telah melakukan perjalanan ke kampung halaman atau mudik, baik dengan…
Berita, Selasa, 20 Juni 2017

Photo Contest Mudik Ramah Perempuan dan Anak (157)

Mau mudik tapi bisa dapet hadiah handphone kece atau jalan-jalan ke Singapur???
Siaran Pers, Kamis, 15 Juni 2017

RANGKAIAN SAFARI RAMADHAN MELALUI BERLIAN (88)

Dalam Ramadhan yang penuh berkah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyelenggarakan rangkaian Safari Ramadhan melalui kampanye Bersama Lindungi Anak…
Artikel, Jumat, 09 Juni 2017

Mencapai Kesetaraan Gender dan Memberdayakan Kaum Perempuan (1260)

Gender adalah pembedaan peran, atribut, sifat, sikap dan perilaku yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Dan peran gender terbagi menjadi…
Artikel, Jumat, 19 Mei 2017

Sinergi KPPPA dalam Mengembangkan Industri Rumahan (1185)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) berkomitmen kuat dalam meningkatkan kapasitas perempuan Indonesia dengan memberdayakan mereka melalui penguatan ekonomi…