RALAT PENGUMUMAN PANITIA SELEKSI CPNS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK NO 179 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 26 Desember 2019
  • Dibaca : 1470 Kali

PENGUMUMAN

NOMOR : 182 TAHUN 2019

TENTANG

RALAT PENGUMUMAN PANITIA SELEKSI CPNS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

NOMOR 179 TAHUN 2019

TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

TAHUN ANGGARAN 2019

                                                                          

 

Sehubungan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 – Distribusi II, dimana terdapat perubahan pada huruf F angka 3.b dan 4 tentang Ketentuan dan Persyaratan Umum dan huruf J angka 3 tentang Pengumuman Lowongan dan Sistem Pendaftaran, dengan ini disampaikan bahwa ketentuan dalam Pengumuman Panitia Seleksi CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 179 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun Anggaran 2019 yang memerlukan penyesuaian sebagai berikut:

HAL YANG DISESUAIKAN

SEMULA

MENJADI

ketentuan dalam pengumuman pada Keterangan: huruf a.*)

Formasi ini dapat juga dilamar oleh Penyandang Disabilitas sesuai dengan kriteria pelamar yang tercantum dalam pengumuman ini pada point I.2.b, dan wajib mengikuti segala ketentuan yang berlaku pada formasi umum, serta mengunggah dokumen/surat keterangan resmi yang hanya berlaku dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya pada https://sscasn.bkn.go.id

Formasi ini dapat juga dilamar oleh Penyandang Disabilitas sesuai dengan kriteria pelamar yang tercantum dalam pengumuman ini pada point I.2.b, dan wajib mengikuti segala ketentuan yang berlaku pada formasi umum, serta mengunggah dokumen/surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya pada https://sscasn.bkn.go.id

ketentuan dalam pengumuman pada I.2.b

Melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2

Melampirkan dokumen/surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah/puskesmas yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2

ketentuan dalam pengumuman pada II.11.a, c,  d.1)

 

Untuk Persyaratan IPK pada masing-masing formasi tidak berubah

Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan

Perguruan Tinggi Dalam Negeri dari perguruan tinggi dan/atau program studi yang terakreditasi dalam Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes/ LAM-PTKes pada saat kelulusan

ketentuan dalam pengumuman pada III.B.3.e.2)

Asli surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menerangkan jenis dan derajat disabilitas

Asli dokumen/surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah/puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat disabilitas

ketentuan dalam pengumuman pada VI.9

Bagi pelamar penyandang disabilitas yang mendaftar pada formasi umum wajib mengikuti segala ketentuan yang berlaku pada formasi umum, dan wajib mengunggah dokumen/surat keterangan resmi yang hanya berlaku dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya pada https://sscasn.bkn.go.id

Bagi pelamar penyandang disabilitas yang mendaftar pada formasi umum wajib mengikuti segala ketentuan yang berlaku pada formasi umum, dan wajib mengunggah dokumen/surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah/puskesmas yang menyatakan jenis dan derajat kedisabilitasannya pada https://sscasn.bkn.go.id

 

Jakarta, 15 November 2019

Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Selaku

Ketua Panitia Seleksi CPNS Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun Anggaran 2019

 

ttd

 

Pribudiarta Nur Sitepu

 

 

Silahkan download informasi pengumuman ini selengkapnya :

1. RALAT PENGUMUMAN PANITIA SELEKSI CPNS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK NOMOR 179 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Publikasi Lainya

Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (203)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (69)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…
Siaran Pers, Kamis, 30 Juli 2020

Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Bintang: Lawan dan Akhiri Segala Bentuk Perdagangan Orang (78)

Jakarta (30/07) – Dalam rangka peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengajak…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Berantas Perdagangan Orang dengan Modus Eksploitasi Seksual di Media Daring, Kemen PPPA : Kenali Modusnya dan Pahami Perkembangan Teknologi (85)

Munculnya pemberitaan terkait kasus perdagangan orang dengan modus eksploitasi seksual anak di media daring (online) terhadap 305 anak yang dilakukan…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Hilangkan Rasa Malu, Maksimalkan Pendampingan dan Perlindungan ABK Terhadap Covid-19 (74)

Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebaiknya menghilangkan perasaan malu karena dapat menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan dan perlindungan…