Press Release: Kematian 41 Orang Anak di Papua, Menteri PP dan PA : Ungkap Penyebab Kematian agar Tak Meluas!

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 4736 Kali

PRESS RELEASE

Kematian 41 Orang Anak di Papua

Menteri PP dan PA : Ungkap Penyebab Kematian agar Tak Meluas!

Siaran Pers Nomor : 144/Humas/KemenPPPA/11/2015

 

Jakarta (25/11) – Kematian 41 orang anak dalam kurun waktu kurang dari satu bulan di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua menyita perhatian khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise. Sebagai Kementerian yang bertugas untuk merumuskan kebijakan dan koordinasi mengenai isu perempuan dan anak, Yohana menyampaikan bahwa KPP dan PA akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan juga Dinas Kesehatan setempat untuk bersama-sama menghentikan wabah yang diketahui mulai menyerang sejak awal November tersebut.

“Saya sampaikan rasa duka cita saya yang mendalam atas kejadian yang menimpa generasi penerus bangsa di Kabupaten Nduga. Penyebab kejadian tersebut hingga kini masih belum jelas, dan ini yang harus segera diungkap, agar tak perlu lagi ada anak yang meninggal karena wabah tersebut. Apalagi sampai meluas ke daerah lain,”ungkap Menteri PP dan PA, usai melakukan Konferensi Pers mengenai Peringatan Hari Ibu, di Kantor Kementerian PP dan PA, Rabu (25/11).

Dalam kesempatan itu, Yohana yang juga merupakan orang asli Papua tersebut mengungkapkan bahwa kesehatan merupakan salah satu hak yang mendasar bagi seorang anak. Hak tersebut tercantum dalam Konvensi Hak Anak (KHA) yang sudah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia 25 tahun lalu melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990. Hak yang dimaksud adalah Hak terhadap Kelangsungan Hidup (survival rights), yang meliputi hak-hak untuk melestarikan dan mempertahankan hidup (the rights of life) dan hak untuk memperoleh standar kesehatan tertinggi dan perawatan yang sebaik-baiknya (the rights to highest standard of health and medical care attainable).

“Implementasi konkret yang kita lakukan terkait hal tersebut yakni dengan mendorong seluruh kabupaten/kota untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak, yang didalamnya pun memperhatikan bidang kesehatan anak melalui puskesmas ramah anak, pemberian ASI ekslusif, dan pemberian imunisasi sebagai investasi kesehatan yang penting untuk membangun kekebalan pada tubuh anak,”lanjut Yohana menjelaskan.

Selain itu, Yohana juga mengingatkan seluruh masyarakat agar gencar menerapkan dan mempromosikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai modal utama dalam mencegah berbagai penyakit yang menyerang.

“Sesuai dengan prinsip dalam kesehatan yang sudah sering kita dengar, bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati,”tegas Yohana di akhir pernyataannya.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Penggunaan Anggaran DAK Tepat Sasaran ( 44 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga meminta pemerintah daerah  untuk mengawal dan memastikan proses penggunaan Dana Alokasi Khusus…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Kepala Daerah Membuat Kebijakan Berpihak Pada Perempuan ( 81 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengharapkan kepala daerah lebih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Hal itu…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Empower, Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Swasta ( 123 )

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022. Pada rangkaian KTT tersebut…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 95 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 166 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…