MENTERI PP DAN PA : PEREMPUAN ADALAH TIANG NEGARA

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 21 April 2016
  • Dibaca : 1193 Kali

 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI PP DAN PA : PEREMPUAN ADALAH TIANG NEGARA

Siaran Pers Nomor: 33 /Humas KPP-PA/4/2016

            Jakarta (21/4) - Hari Kartini ini merupakan momentum tepat untuk menyegarkan ingatan kita tentang pesan Ibu Kartini yang telah berjuang untuk menyuarakan hak perempuan untuk mendapatkan akses yang sama dengan laki-laki dalam rangka memenuhi haknya sebagai manusia seutuhnya. Pada diskusi kali ini, Kementerian PP dan PA berusaha mengangkat prestasi dan sumbangsih yang dapat diberikan seorang perempuan dalam kehidupannya.

            Narasumber pada diskusi kali ini yang terdiri dari Yohana Yembise (Menteri PP dan PA), Heni Sri Sundani (Mantan TKI, Top 30 Social Entrepreneur, Pendiri AgroEdu Jampang Community), Salma Indria Rahman (Pendongeng Boneka Jari, Juki and Friends), Yanti Nisro Corbett (Deputy Managing Director DEKA Marketing), dan Wida Nurfarida (Kepala Satuan Kerja Tol Cisumdawu, Pimpinan Proyek Pembangunan Tol, PUPR). Mereka dipilih bukan melalui sebuah kompetisi atau nilai penjurian, melainkan apresiasi atas kisah dan cerita hidup mereka yang inspiratif, memberikan dampak bagi sekelilingnya, dan mampu memberdayakan masyarakat sekitarnya. Di luar sana banyak perempuan hebat lainnya, namun setidaknya mereka dapat mewakili.

            Menteri Yohana mengakui bahwa pada saat ini sudah banyak perempuan hebat yang lahir di Indonesia dan muncul ke permukaan, namun bukan berarti tantangan kita selesai di sini. Masih banyak yang harus diperjuangkan, salah satunya adalah perubahan pola pikir bagi masyarakat yang masih terpasung budaya, agama maupun stereotype lainnya yang masih mendiskriminasikan perempuan. “Perempuan adalah tiang negara, maka akses bagi perempuan untuk memenuhi haknya menjadi sangat penting, salah satunya adalah pendidikan,” tambah Menteri Yohana.

            Kiranya kesempatan seperti ini dapat menularkan semangat Kartini, khususnya kepada perempuan-perempuan Indonesia untuk dapat memperjuangkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, anak perempuan dan anak laki-laki dalam mendapatkan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan. “Kita harus bersama-sama melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi karena sebuah negara dapat dikatakan maju bila perempuan dan anak berada di garis aman (terpenuhi haknya dan bebas dari kekerasan). Selamatkan satu perempuan sama dengan menyelamatkan satu bangsa, selamatkan satu perempuan Indonesia sama dengan selamatkan bangsa Indonesia,” pungkas Menteri Yohana.

 

    HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 01 Juni 2019

Mama Yo: Pilih Transportasi Aman Demi Keselamatan Anak dan Perempuan! (235)

Jakarta (01/06) - Sudah 2 jam Suci (51) bersama anak dan cucu - cucunya menunggu Kereta Api Serayu jurusan Cilacap…
Siaran Pers, Jumat, 31 Mei 2019

Upaya Pemerintah Kabupaten Sorong dalam Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran Anak (139)

Dalam Pemenuhan Hak Anak, Negara bertanggung jawab untuk memastikan semua anak mendapat hak dasar seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 31 Mei 2019

Anak Yatim Piatu Dianiaya Orang Tua Asuh, Kemen PPPA Pastikan Perlindungan dan Hak Anak (221)

Kabar duka kembali menghampiri salah satu anak Indonesia di Depok, Jawa Barat. CA (11 tahun) terbaring di RS Fatmawati Jakarta…
Siaran Pers, Kamis, 30 Mei 2019

Pengasuhan dan Pendidikan sebagai Ujung Tombak Perlindungan Anak (176)

Di tengah – tengah panggung fashion show pada acara amal bertajuk “Share Our Love With Rumah Belajar Miranda”, Menteri Pemberdayaan…
Dokumen Kinerja, Selasa, 28 Mei 2019

LAKIP DEPUTI TKA 2018 (79)

LAKIP DEPUTI TKA 2018