PRESS RELEASE : MENTERI PP DAN PA : ANAK SEBAGAI PELOPOR DAN PELAPOR

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 09 Mei 2016
  • Dibaca : 4464 Kali

 

PRESS RELEASE

MENTERI PP DAN PA : ANAK SEBAGAI PELOPOR DAN PELAPOR

Siaran Pers Nomor: 43/Humas KPP-PA/05/2016

 

Tobelo, Halmahera Utara (9/5) – Usai melakukan kunjungan kerja ke Halmahera Barat, hari ini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melanjutkan kegiatannya di Kabupaten Tobelo, Halmahera Utara. Di halaman kantor Bupati Halmahera Utara, Menteri Yohana mencanangkan Tobelo menuju Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

"Saya mengapresiasi komitmen pemerintah Kabupaten Halmahera Utara untuk bersama-sama melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Saya berharap pencanangan ini bukan sekedar seremonial tetapi juga harus dibuktikan dengan menyediakan sarana dan prasarana pendukung KLA seperti ruang bermain anak, puskesmas dan sekolah ramah anak. Selain itu, peran serta orang tua, guru/pendidik, dan masyarakat sekitar juga sangat diperlukan untuk mengawasi dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang," ujar Menteri Yohana.

           Dalam dialog dengan sejumlah anak se-Kabupaten Halmahera Utara, Menteri Yohana menegaskan peran anak-anak sangat besar dalam mencegah kekerasan yang rentan dialami mereka. Anak-anak diharapkan menjadi PELOPOR dan PELAPOR jika ada kekerasan yang mengancam mereka. "Kalian harus berani melaporkan jika terjadi kekerasan karena anak-anak sudah dilindungi oleh UU Perlindungan Anak, UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang," tegas Menteri Yohana.

          Guna melihat kesiapan Kabupaten Halmahera Utara menuju KLA, Menteri Yohana sempat mengunjungi Puskesmas Tobelo dan TK Kartika Jaya XIII -12 Koordinator XXXIII Ranting 4 Kipan C Yonif 732 REM 152 Cabang XIII PD XVI/Pattimura. Kedua tempat ini akan dipersiapkan untuk memenuhi salah satu dari 31 indikator pemenuhan KLA.

         Sementara itu menanggapi banyaknya kasus kekerasan terhadap anak, terutama pelecehan seksual di sejumlah wilayah Indonesia, Menteri Yohana mengecam tindakan tersebut. "Saya meminta seluruh masyarakat Indonesia membangun komitmen bersama untuk melindungi anak-anak kita. Aparat penegak hukum diharapkan mampu melaksanakan amanat UU Perlindungan Anak dalam menjatuhkan hukuman kepada para pelaku kejahatan seksual untuk memberikan efek jera," tutup Menteri Yohana mengakhiri kunjungan kerjanya ke Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

                                                                                                                                    

 

 

 

 

 

                                                                HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
                                                                                                                    DAN   PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                                              Telp.& Fax (021) 3456239,
                                                                                                                 e-mail humas.kpppa@gmail.com.

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 19 April 2021

Menteri Bintang Dorong Anak Dilibatkan  dalam Musrenbang ( 7 )

Jakarta (18/04) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terus mendorong peningkatan partisipasi anak di dalam setiap proses pembangunan

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 81 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 37 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 57 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 84 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…