Sinergi Kawasan Indonesia Timur Lindungi Perempuan dari Kekerasan dan Perdagangan Orang

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 01 Juni 2016
  • Dibaca : 1969 Kali

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

     PRESS RELEASE

Sinergi Kawasan Indonesia Timur

Lindungi Perempuan dari Kekerasan dan Perdagangan Orang

Siaran Pers Nomor:  53/Humas KPP-PA/06/2016

Makassar (01/06) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) semakin menggaungkan program unggulannya yang bertajuk 3 Ends melalui ragam kegiatan. Program 3 Ends sendiri sesuai dengan tajuknya bertujuan untuk mengakhiri permasalahan laten yang dihadapi kaum perempuan dan anak, yakni (1) Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak;  (2) Akhiri perdagangan manusia; dan (3) Akhiri kesenjangan ekonomi.

Kali ini program 3 Ends pun dikedepankan melalui kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Timur Indonesia, bertempat di Four Point Hotel By Sheraton Makassar. Program 3 Ends tercermin dalam tema Rakortek, yakni Melindungi Hak Perempuan dari Kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang Menuju Indonesia Hebat. Rakortek yang berlangsung sejak tanggal 1 hingga 3 Juni 2016 ini pun melibatkan kurang lebih 250 peserta dari beragam instansi baik di pusat maupun di 13 provinsi Kawasan Indonesia Timur.

“Pemerintah dalam melaksanakan roda pembangunan tidak dapat bekerja sendiri. Apalagi jika kita lihat dari urgensi kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta pemenuhan hak anak dalam mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Untuk itu, kita perlu bermitra dengan lintas sektor baik pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, maupun dunia usaha.  Organisasi-organisasi tersebut masing-masing mempunyai jejaring yang menjangkau hingga wilayah akar rumput (grassroots), sehingga akan menjadi mitra yang strategis pemerintah khususnya KPP-PA”, tutur Vennetia R. Danes, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, ketika membuka Rakortek Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Indonesia Timur.

“Saya berharap, dalam Rakortek ini, dapat dirumuskan langkah konkrit untuk menyelesaikan Program 3 Ends. Selain itu saya juga berharap kepada para pemangku kepentingan (stake holders) untuk saling membantu, bersinergi, bergandeng tangan, sehingga kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang, dan kesenjangan ekonomi, tidak lagi terjadi di Indonesia, yang diawali dengan langkah konkrit kita di masing-masing provinsi”, pungkas Deputi Vennetia.

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3456239,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (89)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (79)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (663)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (659)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (770)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…