Sinergi Kawasan Indonesia Timur Lindungi Perempuan dari Kekerasan dan Perdagangan Orang

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 01 Juni 2016
  • Dibaca : 2243 Kali

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

     PRESS RELEASE

Sinergi Kawasan Indonesia Timur

Lindungi Perempuan dari Kekerasan dan Perdagangan Orang

Siaran Pers Nomor:  53/Humas KPP-PA/06/2016

Makassar (01/06) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) semakin menggaungkan program unggulannya yang bertajuk 3 Ends melalui ragam kegiatan. Program 3 Ends sendiri sesuai dengan tajuknya bertujuan untuk mengakhiri permasalahan laten yang dihadapi kaum perempuan dan anak, yakni (1) Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak;  (2) Akhiri perdagangan manusia; dan (3) Akhiri kesenjangan ekonomi.

Kali ini program 3 Ends pun dikedepankan melalui kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Timur Indonesia, bertempat di Four Point Hotel By Sheraton Makassar. Program 3 Ends tercermin dalam tema Rakortek, yakni Melindungi Hak Perempuan dari Kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang Menuju Indonesia Hebat. Rakortek yang berlangsung sejak tanggal 1 hingga 3 Juni 2016 ini pun melibatkan kurang lebih 250 peserta dari beragam instansi baik di pusat maupun di 13 provinsi Kawasan Indonesia Timur.

“Pemerintah dalam melaksanakan roda pembangunan tidak dapat bekerja sendiri. Apalagi jika kita lihat dari urgensi kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, perlindungan perempuan dan anak, serta pemenuhan hak anak dalam mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Untuk itu, kita perlu bermitra dengan lintas sektor baik pemerintah, swasta, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, maupun dunia usaha.  Organisasi-organisasi tersebut masing-masing mempunyai jejaring yang menjangkau hingga wilayah akar rumput (grassroots), sehingga akan menjadi mitra yang strategis pemerintah khususnya KPP-PA”, tutur Vennetia R. Danes, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, ketika membuka Rakortek Perlindungan Hak Perempuan Kawasan Indonesia Timur.

“Saya berharap, dalam Rakortek ini, dapat dirumuskan langkah konkrit untuk menyelesaikan Program 3 Ends. Selain itu saya juga berharap kepada para pemangku kepentingan (stake holders) untuk saling membantu, bersinergi, bergandeng tangan, sehingga kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang, dan kesenjangan ekonomi, tidak lagi terjadi di Indonesia, yang diawali dengan langkah konkrit kita di masing-masing provinsi”, pungkas Deputi Vennetia.

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3456239,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (125)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (55)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (64)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perkuat Kapasitas Auditor Demi Tingkatkan Program Responsif Gender di Sumatera Barat (53)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan acara Penguatan Kapasitas Auditor Pengawas Daerah dalam Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran…
Siaran Pers, Minggu, 15 September 2019

Perencanaan Pembangunan Butuh Suara dari Kelompok Anak (59)

Bali (15/9) – Tantangan perlindungan anak dalam pembangunan sangat beragam.