MENTERI YOHANA BUKA PELATIHAN CALON TENAGA KERJA PEREMPUAN PROGRAM WANITA INDONESIA HEBAT (WIH)

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 20 Juni 2016
  • Dibaca : 3813 Kali

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

MENTERI YOHANA BUKA PELATIHAN CALON TENAGA KERJA PEREMPUAN

PROGRAM WANITA INDONESIA HEBAT (WIH)

Siaran Pers Nomor: B-60/Set/Rokum/MP 01/06/2016

Mataram, NTB (20/6) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hari ini membuka pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan dari program Wanita Indonesia Hebat (WIH). Program WIH merupakan bagian dari strategi Kementerian PP dan PA, yaitu 3ENDs untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia, dan mengakhiri kesenjangan akses sumberdaya ekonomi terhadap perempuan.

 

“Saya mengapresiasi komitmen pemerintah daerah provinsi NTB, tim pelaksana pelatihan calon Tenaga Kerja Perempuan yang berada di Mataram, yang terdiri dari unsur Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Balai Pelatihan Tenaga Kerja Indonesia Mataram, Tim Wanita Indonesia Hebat Nasional, dan Tahir Foundation. Perjuangan panjang kita bersama untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia yang akan bekerja ke luar negeri semoga dapat terlaksana dengan baik,” ujar Menteri Yohana saat membuka pelatihan Calon Tenaga Kerja Perempuan dari program Wanita Indonesia Hebat (WIH) di Mataram, NTB, Senin (20/6).  

 

Menteri Yohana menuturkan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja perempuan Indonesia yang bermartabat, berkeahlian, berketahanan, dan berdaya saing melalui pelatihan yang berkualitas; mewujudkan pelatihan kerja yang efektif dan efisien dalam rangka pengendalian dan penjaminan mutu calon tenaga kerja perempuan dan mengoptimalkan seluruh sumber daya pelatihan kerja yang ada di daerah sekaligus mendukung pemerintah dalam upaya mewujudkan tenaga kerja yang mempunyai keahlian dan keterampilan sebelum bekerja ke luar negeri.

 

“Kerjasama ini diharapkan dapat mewujudkan upaya perbaikan kualitas hidup perempuan, terutama melalui akses sumberdaya ekonomi. Saya berharap calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemampuan bahasa serta memiliki karakter bangsa yang kuat akan dapat terhindar dari kerentanan tindakan kekerasan. Selain itu, diharapkan pula pelatihan ini dapat menjadi pola pelatihan baru peningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki sesuai dengan tuntutan permintaan pasar dan memperhatikan kebutuhan perempuan itu sendiri.

 

Pelatihan di NTB ini merupakan pelatihan perdana dari Program WIH yang merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian PP dan PA dengan Tahir Foundation yang telah ditandatangani pada Mei 2015 lalu yang dilakukan di Kementerian Dalam Negeri, disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Ketenagakerjaan. Kemudian pada waktu yang sama dilakukan pula penandatanganan antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Tahir Foundation. Pelatihan perdana di Mataram ini dimulai dengan pelatihan bagi perawat dan bidan, sesuai dengan permintaan pihak luar negeri sebagai negara tujuan. Selanjutnya, akan dilaksanakan pula pelatihan bagi tenaga-tenaga kewirausahaan dan pariwisata.

 

             HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (190)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (261)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (148)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (715)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (695)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…