INDONESIA DAN PAPUA NEW GUINEA SEPAKAT BEKERJASAMA DALAM BIDANG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 01 Juli 2016
  • Dibaca : 2285 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

INDONESIA DAN PAPUA NEW GUINEA SEPAKAT BEKERJASAMA DALAM BIDANG

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Siaran Pers Nomor: B-62/Set/Rokum/MP 01/07/2016

Peru (1/7) – Pada pertemuan APEC Women and the Economy Forum 2016 yang diselenggarakan pada 27 hingga 30 Juni 2016 di Peru, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan Masyarakat, Agama dan Pemuda (Minister for Community Development, Religion & Youth) Papua New Guinea, Hon. Delilah P. Gore, MP guna meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) dalam bidang  pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kedua negara. Pertemuan tersebut juga dihadiri Duta Besar RI di Lima, Moenir Ari Soenanda.

 

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Yohana menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral yang telah terjalin dengan baik selama ini dan ingin meneruskan kerjasama dengan pemerintah PNG. Sejumlah kerjasama yang telah terjalin, diantaranya (1) di bidang ekonomi, seperti perdagangan, perhubungan, dan pariwisata; (2) bidang kewanitaan, kegiatan pemberdayaan seperti pelatihan dan pendidikan; pelatihan keterampilan kerajinan bambu (bamboo), pemprosesan produk perikanan (fisheries products processing) dan dairy farm.

 

Sementara itu, Menteri Delilah P. Gore menyampaikan keinginannya untuk memberdayakan kaum perempuan di PNG belajar dari pengalaman Indonesia. Ia menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Bali melihat kesuksesan perempuan-perempuan di sana. “Kami ingin kesuksesan perempuan di Bali juga dapat dicapai perempuan PNG dengan mengembangkan kemampuan usaha kecil dan menengah melalui program pelatihan untuk perempuan muda. Salah satu caranya bisa dilakukan melalui program pertukaran perempuan antara Indonesia dan PNG agar perempuan Indonesia dapat membantu dan melatih perempuan dari PNG,” ujar Menteri Delilah di Peru.

 

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan fokus dan konsentrasi di daerah/wilayah perbatasan kedua negara. Menteri Yohana menyampaikan berbagai isu terkait perlindungan anak,  terutama yang terkait dengan lalu lintas peredaran / perdagangan obat-obatan (drug trafficking). Ia menilai Indonesia dan PNG dapat bekerja sama dalam penanganan dan perlindungan anak-anak agar terhindar dari bahaya obat-obatan.

 

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar RI menyampaikan bahwa Indonesia dan PNG memiliki forum Joint Border Committee. Isu, permasalahan, dan hal-hal yang menjadi perhatian serta kepentingan bersama juga dapat disampaikan dan dibahas dalam forum tersebut untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama kedua negara, termasuk dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. “Kedua menteri sepakat membangun dan memperkuat hubungan. Pertemuan bilateral ini merupakan momentum yang baik sebagai titik awal untuk memperkuat hubungan kedua negara di masa depan,” tutup Duta Besar RI di Lima.

 

 

 

                 HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (46)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (56)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (653)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (656)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (764)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…