PRESS RELEASE :Memutus Mata Rantai Kekerasan melalui Forum Anak

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 22 Juli 2016
  • Dibaca : 3851 Kali
...


 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

Memutus Mata Rantai Kekerasan melalui Forum Anak

Siaran Pers Nomor: B-68/Set/Rokum/MP 01/07/2016

Mataram (22/07) - Masih dalam semangat Hari Anak Nasional, pemerintah berkomitmen memutus mata rantai kekerasan anak. Komitmen ini semakin diperkuat dengan melibatkan peran anak-anak Indonesia yang tergabung dalam Forum Anak Nasional (FAN).

Setiap tahunnya, pertemuan FAN pun selalu menyemarakkan Peringatan Hari Anak Nasional, dimana di tahun 2016 ini dilaksanakan sejak tanggal 19 dan ditutup pada tanggal 22 Juli 2016 di Hotel Lombok Praya, Mataram-NTB.  Acara ini dihadiri oleh 750 orang yang terdiri dari Forum Anak Provinsi dan Kabupaten/Kota, stakeholders anak Provinsi, NGO anak nasional dan provinsi serta Anak dari Kelompok Minoritas dan Marginal.

"Mengingat momentum pertemuan FAN 2016 sangat strategis untuk melibatkan peran anak dalam memutus mata rantai kekerasan anak, maka kami pun mengangkat tema 'Melalui Pemenuhan Hak Tumbuh Kembang Dan Perlindungan Anak, Kita tingkatkan Peran Forum Anak Dalam Memutus Mata Rantai Kekerasan terhadap Anak dan Mewujudkan Karakter Anak indonesia yang Berjiwa Pancasila' dalam acara ini", Terang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.

Pertemuan FAN 2016 ini digelar sebagai bentuk Pemenuhan Hak Partisipasi Anak, yang merupakan bagian dari 4 (empat) hak dasar anak, sebagaimana yang disebutkan dalam Pasal 4 UU No. 23 Tahun 2002 bahwa setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi  secara wajar sesuai  dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

"FAN 2016 bertujuan untuk memberi ruang partisipasi anak dalam pembangunan, meningkatkan Peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak dan partisipasi anak dan mampu mengembangkan rasa nasionalisme, kebhinekaan, persaudaraan, patriotisme, serta mempertahankan nilai nilai luhur budaya bangsa dalam menghadapi dinamika perubahan global." Ujar Menteri Yohana.

FAN 2016 telah melaksanakan rangkaian kegiatan diantaranya Pemberian Penghargaan Tunas Muda Pemimpin Indonesia dari tingkat SD, SMP, SMA dan Umum yang akan diberikan pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2016 dan Pemberian Dafa Award kepada Forum Anak Provinsi, Kabupaten dan Kota atas prestasinya dalam pendataan, yang diberikan oleh Forum Anak Nasional.

Beberapa rumusan yang dihasilkan dalam FAN 2016 yaitu Suara Anak Indonesia, yang akan dibacakan pada peringatan Hari Anak Nasional; Rencana Tindak Lanjut Pengembangan Forum Anak di 34 Provinsi oleh Forum Anak; Rencana Tindak Lanjut Pengembangan Forum Anak oleh Pendamping anak dari 34 Provinsi; Rencana Tindak Lanjut Pengembangan Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA) oleh Pendamping Anak dari 34 Provinsi; dan Penetapan Provinsi tempat pertemuan Forum Anak Nasional Tahun 2017 yaitu Provinsi Riau.

"Anak anakku tercinta, mulai hari ini berjanjilah pada diri kalian sendiri untuk membantu teman-teman kalian yang belum beruntung dengan meningkatkan peran sebagai pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak. Jangan lupa hormat pada orang tua dan guru, mencintai keluarga dan teman, mencintai tanah air dan bangsa serta melaksanakan etika dan akhlak yang mulia. Karena kalian anak-anaku adalah pewaris kepemimpinan bangsa, Indonesia ini adalah milik kalian semua. Pada saat bermain, bermainlah dengan senang  hati kalian bergembira bersama kawan-kawan kalian tapi jangan lupa pada saatnya belajar, belajarlah dengan tekun, sungguh-sungguh agar dapat meraih prestasi yang kamu mimpikan." Pesan Menteri Yohana untuk Anak Indonesia.

 

 

PUBLIKASI DAN MEDIA

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

                                                                                                                          DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                                            e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (57)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (47)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (103)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (139)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (104)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…