Press Release : Kunjungan Menteri Yohana ke Lombok Tengah

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 23 Juli 2016
  • Dibaca : 2469 Kali
...


 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

 

Anak Lombok Tengah Suarakan Mimpi Generasi Hebat

Lombok Tengah (23/07) -  Hingar bingar perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2016 masih belum berakhir. Komitmen akhiri kekerasan anak terus di gaungkan melalui ragam program dan juga kebijakan. Kabupaten Lombok Tengah salah satunya, yang mengedepankan komitmen mereka tepat di momentum HAN 2016.

"Saya mengapresiasi komitmen Kabupaten Lombok Tengah, yang pada hari ini menandatangani komitmen bersama Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak. Gugus Tugas ini terdiri dari unsur-unsur yang memegang peranan penting seperti Ketua DPRD, Bupati, Kepala Kejaksaan, Kepala Pengadilan Negeri, Kapolres, GNI, dan Tokoh Masyarakat. Peran strategis tokoh-tokoh ini tentunya mampu mensukseskan pencanangan Kabupaten Layak Anak di Lombok Tengah demi pemenuhan hak-hak anak", terang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, disela kunjungannya di Lombok Tengah.

"Saya menghimbau kepada seluruh pejabat dan jajaran pemerintah daerah di Kabupaten Lombok Tengah agar terus mengedepankan hak-hak anak.  Berikan hak mereka untuk mendapatkan akte kelahiran, jauhkan mereka dari kekerasan dan juga pengaruh narkoba, lindungi mereka dengan memenuhi hak tumbuh kembang mereka", sambung Menteri Yohana.

Pada momen yang sama, komitmen pemerintah daerah terus diwujudkan, salah satunya melalui pencanangan  Desa Mertak sebagai Desa Menuju Layak Anak Tahun 2021, oleh Bupati Lombok Tengah, M. Suhaili Fadil Thohir.

Peran serta anak sebagai agen perubahan pun tidak dilupakan. Anak-anak diberi kesempatan untuk membacakan deklarasi anak dan juga deklarasi anti merariq kodeq. Deklarasi anak yang dibacakan merupakan harapan anak lombok tengah agar dipenuhi haknya, yakni untuk mendapatkan akta kelahiran, beasiswa sekolah, fasilitas forum anak, sarana prasarana bagi anak berkebutuhan khusus, memperbanyak taman bermain dan taman belajar tebuka yang layak bagi anak, memperbanyak sumber informasi anak, serta menyediakan call center yang terintegrasi dengan pihak berwajib. Selain itu anak-anak juga mendeklarasikan bahwa anak-anak lombok tengah anti perkawinan dini.

"Kehadiran bunda Yohana hari ini merupakan kado terindah bagi anak-anak lombok tengah karena dengan begini bunda akan menaruh perhatian lebih pada tumbuh kembang kami.  Titip salam kami pada ayahanda kami, Bapak Presiden Joko Widodo, berikan kami keteladanan agar ada sosok yang dapat kami panuti. Berikan kami kejujuran agar kami senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, serta bimbing kami dengan kemandirian agar kami tumbuh sebagai pribadi yang bertanggung jawab", tutur  Ketua Forum Anak, Baiq Rizkia Dwiyana Meliandari, yang mewakili suara anak lombok tengah.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

                                                                                                                          DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                                            e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 14 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 18 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 35 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 73 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 85 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…