Press Release : Menteri PP dan PA Sampaikan Program Prioritas Tahun 2016

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 8638 Kali

PRESS RELEASE

Raker KPPPA dengan Komisi VIII DPR-RI,

Menteri PP dan PA Sampaikan Program Prioritas Tahun 2016

Siaran Pers Nomor : 125/Humas/KemenPPPA/10/2015

 

Jakarta (22/10)Kepercayaan yang diberikan kepada Kementerian PP dan PA untuk terus meningkatkan kinerjanya di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, melalui penambahan anggaran di tahun 2016, mendapat respon cepat dari Menteri PP dan PA, Yohana Yembise. Dalam paparannya saat Rapat Kerja Kementerian PP dan PA dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta beberapa waktu lalu, Yohana menyebutkan bahwa instansi yang dipimpinnya sudah menyusun beberapa program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2016. Program tersebut melingkupi isu-isu strategis di bidang pembangunan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, juga bidang pembangunan perlindungan anak.

“Kami memahami betapa kuatnya dorongan dan harapan berbagai pihak agar Kementerian PP dan PA ini dapat melaksanakan program-program yang implementatif dan langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terlebih dengan kondisi saat ini, dimana kekerasan terhadap perempuan dan anak sering kita jumpai,”ungkap Menteri PPPA, Yohana Yembise. Sebagai langkah nyata, Yohana mengatakan bahwa Ia dan jajarannya akan mengkaji secara mendalam terkait penguatan kelembagaan Kementerian yang dipimpinnya, untuk dapat memiliki fungsi implementasi teknis di lapangan. Hal mendasar yang menjadi pertimbangan utama pentingnya penambahan fungsi ini adalah maraknya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di masyarakat. Kementerian PP dan PA dituntut untuk dapat memberikan reaksi cepat dalam menuntaskan kasus-kasus kekerasan tersebut.

Selain itu, Yohana juga menyebutkan bahwa Kementerian yang dipimpinnya sudah mengadaptasikan harapan tersebut ke dalam program-program prioritas yang implementatif, dengan harapan Kementerian PPPA bisa lebih dirasakan keberadaannya oleh masyarakat. Beberapa program prioritas tersebut antara lain yaitu :

1) Peningkatan Kualitas Pelayanan P2TP2A sesuai dengan standar pelayanan minimal, bekerjasama dengan Pemda di 34 Provinsi dan 70 Kab/Kota, berupa pembangunan/renovasi gedung dan bantuan operasional yang didasarkan hasil Pemetaan P2TP2A Tahun 2015, juga peningkatan kemampuan SDM penyedia layanan di P2TP2A bekerjasama dengan Lembaga Pendamping Psikososial  dan Lembaga Pendamping  Bantuan Hukum di 34 Provinsi;

2) Pengembangan strategi edukasi masyarakat melalui publikasi dan promosi tentang kebijakan dan program PP dan PA melalui Iklan Layanan Masyarakat, TV Program, Radio Komunitas, dan sarana Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) lainnya.

3) Mewujudkan berbagai gerakan massif untuk melindungi perempuan dan anak dari kekerasan, antara lain Gerakan Nasional Anti Pornografi dan memperkuat Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

4) Pembentukan dan pengembangan model-model pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi untuk meningkatkan produktivitas ekonomi perempuan, antara lain melalui pengembangan industi rumahan untuk menguatkan perempuan pelaku usaha.

5) Pengembangan system data dan informasi bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Berbagai upaya telah kita coba, berbagai program telah kita canangkan, semua dengan satu harapan besar agar perempuan dan anak Indonesia dapat lebih baik di masa depan. Kita harus optimis bahwa dengan bergandengan tangan dan selalu bekerja sama, kita bisa mewujudkan harapan tersebut,”kata Menteri PPPA di akhir pernyatannya.

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : humas.kpppa@gmail.com

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (46)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (56)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (653)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (656)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…
Siaran Pers, Kamis, 11 April 2019

KEMITRAAN PEMERINTAH-SWASTA-LEMBAGA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG DAN PERDAGANGAN SERTA PENYELUDUPAN MANUSIA DI KAWASAN ASIA PASIFIK (764)

Pada 8-10 April 2019 Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  (Kemen PPPA) melalui Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA…