PASCA TSUNAMI, PEREMPUAN DAN ANAK SUMBER KEKUATAN ACEH

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 04 November 2016
  • Dibaca : 1751 Kali
...

    
 

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

PASCA TSUNAMI, PEREMPUAN DAN ANAK SUMBER KEKUATAN ACEH

 

Siaran Pers Nomor: B-117/Set/Rokum/MP 01/11/2016

 

 

Banda Aceh (4/11) – Perempuan dan anak memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan di Aceh pasca bencana tsunami beberapa tahun yang lalu dengan berbagai caranya. Sikap gotong royong dan bahu-membahu antara kaum laki-laki dan perempuan terlihat jelas dalam pembangunan di berbagai sektor, salah satu contohnya adalah KUKM dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Hasil kerajinan tangan khas Aceh dan kedai kopi Aceh terbukti telah meningkatkan roda perekonomian daerah.

 

“Kementerian PP-PA sebagai leading sector pembangunan harus mampu memberikan kontribusi strategis untuk membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami menginisiasi kegiatan Diplomatic Tour 2016 yang merupakan event yang pertama kali diselenggarakan oleh Kementerian PP-PA, didukung oleh Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Aceh,  serta dihadiri juga oleh seluruh Duta Besar negara sahabat guna memberikan gambaran secara utuh mengenai Aceh, khususnya capaian kinerja pemerintah dan masyarakat Aceh dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujar Menteri PP dan PA, Yohana Yembise dalam acara Diplomatic Tour 2016 dengan tema “Kemajuan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Aceh” di Banda Aceh (4/11).


 

Menteri Yohana mengatakan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan salah satu prioritas di antara prioritas-prioritas pembangunan lainnya. Untuk itu, sejak 2016,  Kementerian PP-PA telah menetapkan prioritas ke dalam program unggulan Three Ends, yang meliputi: 1) Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak; 2) Akhiri perdagangan orang; dan 3) Akhiri ketidak-adilan akses ekonomi bagi perempuan. “Untuk mewujudkan hal tersebut, kami melakukan berbagai upaya Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA) dalam bentuk model-model agar dapat lebih mudah dipahami dan lebih dirasakan oleh masyarakat, diantaranya pengembangan model Industri Rumahan (IR), Bina Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (BK-TKI), pengembangan model Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dan berbagai strategi kampanye, yakni Jelajah Nusantara Three Ends, kampanye Berlian (Bersama Lindungan Anak), dan kampanye SETARA juga dilakukan agar semakin banyak masyarakat terjangkau informasi tentang perlindungan perempuan dan anak, serta pemenuhan hak anak,” tambah Menteri Yohana.

 

Menteri Yohana berharap para Duta Besar yang hadir dalam acara Diplomatic Tour 2016 ini dapat melihat secara langsung upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Aceh melalui serangkaian kegiatan field trip yang telah direncanakan sehingga dapat terwujud kerjasama, baik yang dilakukan melalui skema bilateral, multilateral maupun triangular untuk kemajuan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Aceh, dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

 

         

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 

DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                         e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 22 April 2019

HARI KARTINI: SEMUA SETARA DI ERA 4.0 (189)

Jakarta (21/04) - Revolusi Industri (RI) 4.0 menyediakan kemudahan dan ketidakterbatasan akses terhadap apapun. Hal ini harus bisa dimanfaatkan sebagai…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Dibalik Persiapan Forum Anak Nasional 2019, Ewako! (261)

Makassar (13/04) – Menjelang 3 bulan hajatan besar Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2019, berbagai persiapan telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan…
Siaran Pers, Kamis, 18 April 2019

Angka KDRT di Banda Aceh Mengkhawatirkan, Generasi Muda Harus Bangkit! (148)

Sebanyak 250 masyarakat kota Banda Aceh yang terdiri dari perwakilan berbagai komunitas remaja dan perempuan, secara serentak mendeklarasikan Komitmen Cegah…
Siaran Pers, Selasa, 16 April 2019

MENTERI YOHANA TURUN TANGAN PASTIKAN HAK ANAK TERPENUHI (713)

Pontianak (16/04) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan kasus kekerasan anak di Pontianak harus diupayakan…
Siaran Pers, Jumat, 12 April 2019

LSM Harus Pertimbangkan Kepentingan Terbaik Untuk Anak (694)

Jakarta (12/4) Lembaga masyarakat harus memastikan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan mempertimbangkan kepentingan terbaik untuk anak. Kepentingan terbaik untuk anak…