PASCA TSUNAMI, PEREMPUAN DAN ANAK SUMBER KEKUATAN ACEH

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 04 November 2016
  • Dibaca : 2782 Kali
...

    
 

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

PASCA TSUNAMI, PEREMPUAN DAN ANAK SUMBER KEKUATAN ACEH

 

Siaran Pers Nomor: B-117/Set/Rokum/MP 01/11/2016

 

 

Banda Aceh (4/11) – Perempuan dan anak memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan di Aceh pasca bencana tsunami beberapa tahun yang lalu dengan berbagai caranya. Sikap gotong royong dan bahu-membahu antara kaum laki-laki dan perempuan terlihat jelas dalam pembangunan di berbagai sektor, salah satu contohnya adalah KUKM dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Hasil kerajinan tangan khas Aceh dan kedai kopi Aceh terbukti telah meningkatkan roda perekonomian daerah.

 

“Kementerian PP-PA sebagai leading sector pembangunan harus mampu memberikan kontribusi strategis untuk membawa perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami menginisiasi kegiatan Diplomatic Tour 2016 yang merupakan event yang pertama kali diselenggarakan oleh Kementerian PP-PA, didukung oleh Kementerian Luar Negeri dan Pemerintah Aceh,  serta dihadiri juga oleh seluruh Duta Besar negara sahabat guna memberikan gambaran secara utuh mengenai Aceh, khususnya capaian kinerja pemerintah dan masyarakat Aceh dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” ujar Menteri PP dan PA, Yohana Yembise dalam acara Diplomatic Tour 2016 dengan tema “Kemajuan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Aceh” di Banda Aceh (4/11).


 

Menteri Yohana mengatakan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan salah satu prioritas di antara prioritas-prioritas pembangunan lainnya. Untuk itu, sejak 2016,  Kementerian PP-PA telah menetapkan prioritas ke dalam program unggulan Three Ends, yang meliputi: 1) Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak; 2) Akhiri perdagangan orang; dan 3) Akhiri ketidak-adilan akses ekonomi bagi perempuan. “Untuk mewujudkan hal tersebut, kami melakukan berbagai upaya Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Pengarusutamaan Hak Anak (PUHA) dalam bentuk model-model agar dapat lebih mudah dipahami dan lebih dirasakan oleh masyarakat, diantaranya pengembangan model Industri Rumahan (IR), Bina Keluarga Tenaga Kerja Indonesia (BK-TKI), pengembangan model Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dan berbagai strategi kampanye, yakni Jelajah Nusantara Three Ends, kampanye Berlian (Bersama Lindungan Anak), dan kampanye SETARA juga dilakukan agar semakin banyak masyarakat terjangkau informasi tentang perlindungan perempuan dan anak, serta pemenuhan hak anak,” tambah Menteri Yohana.

 

Menteri Yohana berharap para Duta Besar yang hadir dalam acara Diplomatic Tour 2016 ini dapat melihat secara langsung upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Aceh melalui serangkaian kegiatan field trip yang telah direncanakan sehingga dapat terwujud kerjasama, baik yang dilakukan melalui skema bilateral, multilateral maupun triangular untuk kemajuan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Aceh, dan di seluruh Indonesia pada umumnya.

 

         

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 

DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                         e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 12 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 16 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 32 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 71 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 83 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…