KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN JADI PERHATIAN DUNIA

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 12 April 2017
  • Dibaca : 1907 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN JADI PERHATIAN DUNIA

Siaran Pers Nomor: B- 027/Set/Rokum/MP 01/04/2017

 

Batam (12/04) – Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perlindungan Hak Perempuan (PHP) Tingkat Nasional Tahun 2017, yang telah berlangsung selama 3 hari kini telah mencapai puncak hasil rekomendasi. Hasil rekomendasi ini merupakan rumusan yang disimpulkan oleh 4 kelompok dengan 4 isu yang berbeda. Adapun isu yang dibahas diantaranya adalah bidang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT); Bidang Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPTPPO); Bidang Perlindungan Tenaga Kerja Perempuan; serta Bidang Perlindungan Perempuan dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus.

            Dari 4 isu utama ini, 375 orang peserta yang hadir dalam Rakortek PHP digiring untuk memetakan kendala dan masalah di daerah. Umumnya kendala yang berkembang pada keempat isu tersebut berkisar pada permasalahan payung hukum, penegakkan hukum, koordinasi, anggaran, penanganan dan pemberdayaan korban, serta prosedur standar operasional yang masih belum optimal.

            Seluruh permasalahan tersebut kemudian di bedah untuk memunculkan rekomendasi terbaik dalam perwujudan perlindungan hak perempuan yang lebih komprehensif. “Penanganan kekerasan terhadap perempuan sendiri kini telah menjadi perhatian di semua negara, dan menjadi prioritas di Indonesia. Kepala Negara didunia telah menyepakati Suntainable Development Goals (SDGs) yang merupakan tujuan dari program pembangunan dunia untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan yang berkelanjutan”, terang Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Vennetia Danes.

            “Kekerasan terhadap perempuan dalam berbagai bentuk termasuk perdagangan orang, juga menjadi bagian utama dari indikator SDGs yang semua negara telah bersepakat untuk menanganinya. Di Indonesia, penanganan kekerasan menjadi satu dari tiga prioritas utama pembangunan pemberdayaan perempuan di samping penanganan perdagangan orang dan pemberdayaan ekonomi, yang dikenal dengan Program Three Ends”, imbuhnya.

            Untuk itu dengan adanya hasil rekomendasi yang dihasilkan dalam Rakortek PHP ini diharapkan dapat mewujudkan:

  1. Adanya sinkronisasi/keterpaduan/keselarasan program dan kegiatan antara pusat dan daerah;
  2. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan hak perempuan  antar sektor, antar wilayah, dan antar pusat dan daerah dengan mengacu pada program unggulan (Three Ends);
  3. Adanya rencana/target capaian pelaksanaan program/kegiatan program unggulan (Three Ends) pada tahun 2017 dari masing–masing para pemangku kepentingan, yang selanjutnya akan dilakukan evaluasi pada saat Rakornas PP-PA tahun 2018;
  4. Pelaksanaan dari hasil rekomendasi/rencana tidak lanjut Rakortek di daerah masing-masing.


 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (11)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Palu Pulih, Perempuan dan Anak Palu Harus Bangkit! (46)

Bencana gempa bumi dengan kekuatan lebih dari 7 SR disusul tsunami dan likuifasi yang mengguncang Palu, Sigi dan Donggala, pada…
Siaran Pers, Rabu, 18 September 2019

Toreh Banyak Prestasi, Kab. Sleman Jadi Salah Satu Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (57)

Kab.Sleman (18/09) “Anak Sleman, Anak Kita Semua”. Slogan tersebut bukanlah sekadar kata – kata bagi Kabupaten Sleman. Prestasi yang ditoreh…
Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (53)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (43)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang