MEMPERKUAT PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK MELALUI PUSPAGA

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 20 April 2017
  • Dibaca : 4340 Kali
...


KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

 

PRESS RELEASE

MEMPERKUAT PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK MELALUI PUSPAGA

Siaran Pers Nomor: B-033/Set/Rokum/MP 01/04/2017

 

Sawahlunto, Sumatera Barat (20/4) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise meresmikan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dalam kunjungan kerjanya di Desa Santur, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Kamis (20/4).


 

"Pengasuhan memegang peran yang sangat penting dalam sebuah keluarga dan akan menentukan baik buruknya karakter seorang anak kelak. Kegagalan keluarga dalam melaksanakan tanggung jawab pengasuhan disertai lemahnya program pemerintah dalam membantu/memberdayakan keluarga tersebut untuk mengasuh dan melindungi anak, dikhawatirkan akan menyebabkan anak berada dalam kondisi rentan dan beresiko mengalami kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan perlakuan salah lainnya. Oleh karena itu, Kemen PPPA telah menyiapkan program unggulan PUSPAGA untuk mengatasi masalah ini," ujar Menteri Yohana.

PUSPAGA sebagai tempat pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan menuju keluarga sejahtera yang dilakukan oleh tenaga profesional seperti tenaga konselor, baik psikolog atau sarjana profesi bidang psikologi, Bimbingan Konseling atau Pekerja Sosial yang telah memahami Konvensi Hak Anak, melalui peningkatan kapasitas orang tua/keluarga yang bertanggung jawab terhadap anak dalam mengasuh dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah, dan penelantaran. Hal ini merupakan salah satu unsur prioritas dalam pelaksanaan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). 


 

“PUSPAGA adalah bentuk layanan pencegahan di bawah koordinator Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai wujud kepedulian Negara dalam meningkatkan kehidupan keluarga dan ketahanan keluarga melalui program pendidikan/pengasuhan, keterampilan menjadi orangtua, keterampilan melindungi anak, kemampuan meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggaraan program konseling bagi anak dan keluarga. Pada 2016, Kemen PPPA telah menginisiasi PUSPAGA dengan jumlah mencapai 18, yaitu di 2 provinsi dan 16 kabupaten/kota. Setiap kabupaten/kota minimal memiliki 1 (satu) PUSPAGA. "Saya sangat berharap PUSPAGA di Kota Sawahlunto dapat segera dimanfaatkan oleh seluruh  masyarakat dan keluarga yang ingin mencari solusi bagi masalah keluarga sehingga selama 24 jam kehidupan anak setiap harinya dapat terjamin pengasuhannya," tambah Menteri Yohana. Usai meresmikan PUSPAGA, Menteri Yohana mengunjungi Sekolah Ramah Anak SD 03 Lubang Panjang Sawahlunto, dilanjutkan dengan mengunjungi Puskesmas Ramah Anak Silungkang dan diakhiri dengan meninjau Kampung Perempuan Produktif di Pasa Kubang Tangah, Kota Sawahlunto.

 

 

                                 PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                                                       DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                                          e-mail : publikasikpppa@gmail.com

 

 

 

  

 

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Menteri Yohana: Orang Dewasa Harusnya jadi Contoh Baik bagi Anak! (23)

Miris, pasangan suami istri berinisial E (25) dan L (25) pada pertengahan Bulan Ramadan kemarin diduga mempertontonkan aktivitas persenggamaan kepada…
Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Desa Bebas Pornografi Anak, Upaya Selamatkan Masa Depan Anak (29)

Kab. Agam (25/06) – Informasi yang mengandung unsur pornografi melalui internet menjadi ancaman besar bagi anak
Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (51)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…
Dokumen Kinerja, Jumat, 21 Juni 2019

LAKIP Inspektorat 2018 (33)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Buku, Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akunntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (21)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018