KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

SAFARI RAMADHAN MELALUI BERLIAN

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 04 Juni 2017
  • Dibaca : 662 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

SAFARI RAMADHAN MELALUI BERLIAN

Siaran Pers Nomor: B- 051/Set/Rokum/MP 01/06/2017

 

Jakarta (4/6) – Dalam rangka penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi program pemerintah terkait dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) melalui program BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) melaksanakan acara safari Ramadhan bersama para santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Jakarta, Minggu (4/6).

“Anak adalah generasi penerus bangsa yang berpotensi memiliki peran strategis sebagai pewaris bangsa yang memikul tanggungjawab besar, maka seluruh elemen masyarakat harus menjamin dan melindungi mereka agar hak-haknya untuk dapat tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal bisa dipenuhi ujar Valentina Ginting, Asdep Perlindungan Anak Dalam Situasi Darurat dan Pornografi pada saat memberikan sambutan dalam acara safari Ramadhan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum.


 

Namun sangat disayangkan lanjut Valentina berdasarkan data KPAI Bidang Data Informasi dan Pengaduan  tahun 2016 melaporkan bahwa kasus pengaduan anak pada klaster pornografi  dan Cyber Crime di tahun 2015 sebanyak 463 kasus dan meningkat menjadi 497 kasus di tahun 2016. Sedangkan, pangaduan pada klaster trafficking dan eksploitasi di tahun 2015 sebanyak 345 kasus menurun di tahun 2016 menjadi 340 kasus.

Valentina menambahkan, untuk menanggulangi dan mencegah terjadinya kasus-kasus anak, dibutuhkan komitmen bersama untuk melindungi anak, baik  pemerintah, masyarakat dan orang tua. Peran pendidik juga sangat penting dalam mencegah terjadinya Kekerasan. Komunikasi yang positif perlu dibangun antara pendidik dan murid sehingga murid dapat secara terbuka berkonsultasi dengan para pendidik, dan tidak menjadi pelaku atau korban kekerasan khsusnya di lembaga pendidikan.

“Diharapkan dibulan suci ramadhan, selain kita dapat meningkatkan ibadah kita pada Allah, melalui kegiatan ini para santri maupun guru pembimbing juga dapat menambah pengetahuan tentang bagaimana cara bersama melindungi anak tutup Valentina.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

E - Book, Kamis, 18 Januari 2018

PANDUAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN POTENSIAL CALON KEPALA DAERAH (JILID 1) (10)

Menurut BPS jumlah penduduk Indonesia tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa setengahnya adalah jumlah penduduk perempuan, tetapi faktanya perempuan masih…
E - Book, Kamis, 18 Januari 2018

PANDUAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN POTENSIAL CALON KEPALA DAERAH (JILID 2) (6)

Menurut BPS jumlah penduduk Indonesia tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa setengahnya adalah jumlah penduduk perempuan, tetapi faktanya perempuan masih…
Siaran Pers, Rabu, 17 Januari 2018

JANGAN BIARKAN ANAK ALAMI KEKERASAN DAN EKSPLOITASI (118)

Bandung (16/1) – Berdasarkan Data BPS di Tahun 2013 sebanyak 8% anak laki-laki dan 4% anak perempuan menjadi korban kekerasan…
Siaran Pers, Senin, 15 Januari 2018

SANKSI TEGAS PELAKU VIDEO PORNO ANAK (86)

Bandung (15/1) – Menindaklanjuti kasus beredarnya video porno anak dengan perempuan dewasa di Bandung beberapa waktu lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan…
Siaran Pers, Senin, 15 Januari 2018

MARI PENUHI HAK KESEHATAN ANAK MELALUI IMUNISASI CAMPAK (30)

Jakarta (15/01) – Sejumlah balita terkena wabah campak (Morbili) dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat, Papua.