PENANAMAN AKHLAK MULIA DAN PENDIDIKAN AGAMA BAGI PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 09 Juni 2017
  • Dibaca : 1628 Kali
...


KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

PENANAMAN AKHLAK MULIA DAN PENDIDIKAN AGAMA BAGI PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK

    Siaran Pers Nomor: B- 54/Set/Rokum/MP 01/06/2017

Tangerang, Banten(9/6)  - Bertepatan dengan bulan Ramadhan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyelenggarakan rangkaian Safari Ramadhan melalui kampanye Bersama Lindungi Anak (BERLIAN) bersama para santri dan santriwati di Panti Asuhan Al-Mubarok, Tangerang, Jumat (9/6).

Kegiatan yang dihadiri oleh Deputi Perlindungan Anak Kementerian PPPA, pimpinan Panti Asuhan Al-Mubarok, pembimbing santri, serta para santri dan santriwati tersebut diselingi oleh penampilan dari Simponi Band dan Shinta Priwit yang melakukan sosialisasi perlindungan anak melalui seni. Rangkaian kegiatan dilakukan guna terwujudnya penajaman, koordinasi, dan sinkronisasi program pemerintah terkait  pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.


"Anak-anak harus memiliki cita-cita yang tinggi. Banyak tokoh-tokoh bangsa yang tumbuh dari pesantren. Namun, permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini adalah kekerasan terhadap anak. Dari hasil survey yang dilakukan oleh Kemen PPPA bahwa 1 dari 4 anak laki-laki dan 1 dari 7 anak perempuan mengalami kekerasan fisik. Angka ini cukup mengkhawatirkan karena dari jumlah anak di Indonesia, yakni 87 juta anak, hampir 30% pernah mengalami kekerasan fisik. Bahkan, semakin ironis lagi bahwa kekerasan ini justru terjadi di dalam rumahnya sendiri, sekolah, lembaga pendidikan, dan lingkungan sekitar anak. Pelakunya pun adalah orang yang seharusnya melindungi anak seperti orangtua, paman, guru, bapak atau ibu tiri, ataupun orang dewasa lainnya," ujar Deputi Perlindungan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu saat memberikan sambutan di Panti Asuhan Al-Mubarok, Tangerang.

Pribudiarta juga mengingatkan tentang bahaya penggunaan teknologi, khususnya gadget. Selain positif untuk memperkaya ilmu pengetahuan, namun di sisi lain teknologi juga dapat menjerumuskan anak-anak melalui akses pornografi yang juga bisa menjadi bisnis hitam bagi para oknum yang tidak bertanggung jawab. Faktanya, dari hasil pemetaan pornografi online yang dilakukan oleh Kemen PPPA, pada media sosial twitter selama September-November 2016 terdapat sekitar 20.000 tweet per hari mengenai perbincangan pornografi, dengan 14,5% kontennya berupa link image dan video yang menampilkan anak secara vulgar atau porno.

Untuk menanggulangi dan mencegah terjadinya kasus-kasus anak, dibutuhkan komitmen bersama untuk melindungi anak, baik pemerintah, masyarakat, dan orang tua. "Dalam kesempatan ini perlu juga disampaikan bahwa peran orang tua dan pendidik juga sangat penting untuk mencegah terjadinya kekerasan. Saya juga mengharapkan bahwa anak-anak juga dibekali dengan akhlak mulia dan pendidikan agama agar dapat membentengi dirinya dari segala bentuk ancaman kekerasan. Semoga dengan kegiatan Safari Ramadhan melalui BERLIAN ini, anak-anak dapat mengetahui bentuk-bentuk kekerasan dan cara menghindarinya," tutup Pribudiarta.

 

 

 

                                 PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                                                       DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                                          e-mail : publikasikpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 01 Juni 2019

Mama Yo: Pilih Transportasi Aman Demi Keselamatan Anak dan Perempuan! (240)

Jakarta (01/06) - Sudah 2 jam Suci (51) bersama anak dan cucu - cucunya menunggu Kereta Api Serayu jurusan Cilacap…
Siaran Pers, Jumat, 31 Mei 2019

Upaya Pemerintah Kabupaten Sorong dalam Percepatan Kepemilikan Akta Kelahiran Anak (145)

Dalam Pemenuhan Hak Anak, Negara bertanggung jawab untuk memastikan semua anak mendapat hak dasar seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 31 Mei 2019

Anak Yatim Piatu Dianiaya Orang Tua Asuh, Kemen PPPA Pastikan Perlindungan dan Hak Anak (231)

Kabar duka kembali menghampiri salah satu anak Indonesia di Depok, Jawa Barat. CA (11 tahun) terbaring di RS Fatmawati Jakarta…
Siaran Pers, Kamis, 30 Mei 2019

Pengasuhan dan Pendidikan sebagai Ujung Tombak Perlindungan Anak (178)

Di tengah – tengah panggung fashion show pada acara amal bertajuk “Share Our Love With Rumah Belajar Miranda”, Menteri Pemberdayaan…
Dokumen Kinerja, Selasa, 28 Mei 2019

LAKIP DEPUTI TKA 2018 (82)

LAKIP DEPUTI TKA 2018