KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

RANGKAIAN SAFARI RAMADHAN MELALUI BERLIAN

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 15 Juni 2017
  • Dibaca : 554 Kali

 
 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

RANGKAIAN SAFARI RAMADHAN MELALUI BERLIAN

    Siaran Pers Nomor: B- 056/Set/Rokum/MP 01/06/2017

Depok (15/6) – Dalam Ramadhan yang penuh berkah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyelenggarakan rangkaian Safari Ramadhan melalui kampanye Bersama Lindungi Anak (BERLIAN) bersama para santri dan santriwati di Pondok Pesantren Nuruzzahroh, Depok, Kamis (15/6). Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Deputi Perlindungan Anak Dalam Situasi Darurat dan Pornografi, Valentina Ginting, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nuruzzahroh, Ibu Sumiah.

Dalam kegiatan ini Valentina Ginting menyampaikan, anak adalah generasi penerus bangsa yang berpotensi memiliki peran strategis, sebagai pewaris bangsa yang memikul tanggungjawab besar. Maka seluruh elemen masyarakat harus menjamin dan melindungi mereka agar hak-haknya untuk tumbuh terpenuhi. “Sebab, misalnya anak bangsa tidak dilindungi kelak, maka dikhawatirkan bangsa akan rusak dan tidak mempunyai pemimpin yang bijaksana dan berkualitas baik,“ ujar Valentina Ginting dalam sambutannya.

Lebih lanjut disampaikan Valentina, anak yang terjerumus dalam persoalan pornografi juga cukup memprihatinkan. Hasil Pemetaan Pornografi Online yang dilakukan oleh KPPPA tahun 2016, ditemukan fakta bahwa dari 1.747 pemberitaan news online selama bulan September-November 2016, jumlah pemberitaan tertinggi yaitu Pencabulan (135 pemberitaan), lalu diikuti oleh Kekerasan Seksual (122 pemberitaan), menyusul Perkosaan (88 pemberitaan), Sodomi (19 pemberitaan) dan Pedofilia (11 pemberitaan). Kemudian dari media sosial Twitter, ditemukan fakta bahwa selama bulan September-November 2016 rata-rata jumlah perbincangan pornografi sekitar 20 ribuan tweet perhari, dengan 14,5% nya adalah terkait pornografi anak dengan konten berupa link image dan video yang menampilkan anak.

Valentina menegaskan, untuk menanggulangi dan mencegah terjadinya kasus-kasus anak, dibutuhkan komitmen bersama untuk melindungi anak, baik pemerintah, masyarakat dan orangtua. Peran serta pendidik juga sangat penting dalam mencegah terjadinya kekerasan. Komunikasi yang positif perlu dibangun antara pendidik dan murid sehingga murid dapat secara terbuka berkonsultasi dengan para pendidik, dan tidak menjadi pelaku atau korban kekerasan khususnya di lembaga pendidikan. Anak-anak semua harus aktif menjadi pelopor dan pelapor bagi sesamanya.

“Untuk itu, kami berharap di bulan suci Ramadhan ini khususnya para santri maupun guru pembimbing juga dapat menambah pengetahuan tentang hak, kewajiban, dan bagaimana anak memberikan pemahaman perlindungan terhadap dirinya,” tutup Valentina Ginting.

Safari ramadhan yang dilakukan di depok kali ini menutup kegiatan rangkaian safari Ramadhan melalui kampanye Bersama Lindungi Anak (Berlian) yang sebelumnya diadakan di Jakarta Selatan dan Tangerang. Rangkaian kegiatan safari Ramadhan ini juga diisi dengan tausyiah, zikir, dan serta penampilan Simponi Band, Shinta Priwit yang melakukan sosialisasi perlindungan anak melalui seni, diskusi menarik, bernyanyi bersama para santri, dan ditutup dengan buka puasa bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut di tahun berikutnya secara rutin.

                 

                                      PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

                                                                                         DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                               Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                          e-mail : publikasikpppa@gmail.com

 

 

 

Publikasi Lainya

E - Book, Kamis, 18 Januari 2018

PANDUAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN POTENSIAL CALON KEPALA DAERAH (JILID 1) (25)

Menurut BPS jumlah penduduk Indonesia tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa setengahnya adalah jumlah penduduk perempuan, tetapi faktanya perempuan masih…
E - Book, Kamis, 18 Januari 2018

PANDUAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEREMPUAN POTENSIAL CALON KEPALA DAERAH (JILID 2) (13)

Menurut BPS jumlah penduduk Indonesia tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa setengahnya adalah jumlah penduduk perempuan, tetapi faktanya perempuan masih…
Siaran Pers, Rabu, 17 Januari 2018

JANGAN BIARKAN ANAK ALAMI KEKERASAN DAN EKSPLOITASI (143)

Bandung (16/1) – Berdasarkan Data BPS di Tahun 2013 sebanyak 8% anak laki-laki dan 4% anak perempuan menjadi korban kekerasan…
Siaran Pers, Senin, 15 Januari 2018

SANKSI TEGAS PELAKU VIDEO PORNO ANAK (95)

Bandung (15/1) – Menindaklanjuti kasus beredarnya video porno anak dengan perempuan dewasa di Bandung beberapa waktu lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan…
Siaran Pers, Senin, 15 Januari 2018

MARI PENUHI HAK KESEHATAN ANAK MELALUI IMUNISASI CAMPAK (35)

Jakarta (15/01) – Sejumlah balita terkena wabah campak (Morbili) dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat, Papua.