BEGINI CARA KOTA PAYAKUMBUH KOMITMEN LINDUNGI ANAK

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 09 November 2017
  • Dibaca : 1870 Kali
...

 

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

BEGINI CARA KOTA PAYAKUMBUH KOMITMEN LINDUNGI ANAK

Siaran Pers Nomor: B- 131/Set/Rokum/MP 01/11/2017

PAYAKUMBUH (9/11) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), dan Bappeda Kota Payakumbuh menyelenggarakan kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Hak-Hak Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi bertempat di Hotel Kolivera Payakumbuh, Sumatera Barat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rini Handayani  (Asdep Perlindungan Anak Kementerian PP-PA), Ir. Albaet Pikri selaku (Staff Khusus Menteri PP&PA), Yoherman S.Sos SH (Asisten 1 Sekda Payukumbuh)  dan Drs. Syahnadel Khairi (KepalaDinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan KB) Kota Payakumbuh.

"Bahaya laten yang menyerang anak-anak seperti kekerasan dan eksploitasi terhadap anak sangat berbahaya. Tingginya kekerasan dan eksploitasi terhadap anak dapat mengancam generasi masa depan bangsa indonesia. Orang tua, SKPD, OPD, dan seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama melindungi anak dari bahaya laten" tutur Rini Handayani dalam sambutannya ketika membuka acara.

Kegiatan ini dihadiri sebanyak 100 peserta yang terdiri dari SKPD, OPD, Camat, Wali Nagari, tim penggerak PKK, P2TP2A, MUI, Lkam, media massa, dan sebagian masyarakat Kota Payakumbuh.

"Dalam mendidik anak, budaya Minang menggambarkan dengan istilah Anak dipangku, keponakan dibimbing. Artinya tidak anak di wilayah Minangkabau yang terlantar dari sejak kecil. Karena anak sudah dididik dengan nilai-nilai agama (adat bersandi sarak, saran bersandi kitabullah)" Kata Rini Handayani

Hal ini harus dilakukan dalam mencegah kekerasan terhadap anak.

"karena kekerasan terjadi seperti gunung es, artinya kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran banyak terjadi namun tidak diketahui oleh masyarakat luas. Dibutuhkan kesadaran antar keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam melindungi anak" Tegasnya.

"Saat ini Kota Payakumbuh telah mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak tingkat Pratama selama 3 tahun berturut-turut" Tutup Rini Handayani.

Albaet Fikri menambahkan "Bahaya laten kekerasan dan eksploitasi terhadap anak ibarat api didalam sekam, sangat berbahaya. Seluruh elemen dalam masyarakat harus sadar dan bersama-sama memerangi hal tersebut.

Drs. Syahnadel Khairi selaku Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Payakumbuh menyampaikan harapannya "Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak kepada seluruh SKPD, OPD, Camat, Wali Nagari, tim penggerak PKK, P2TP2A, MUI, Lkam, media massa, dan masyarakat. Semakin banyak yang paham tentang pemenuhan hak anak, semakin sedikit prevalensi anak mengalami kekerasan (9/11/2017).

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com

www.kemenpppa.go.id

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 28 Januari 2020

Menteri PPPA : Orangtua, Pahami dan Diskusikan Media Sosial dengan Anak (82)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian, diantaranya Polda Metro Jaya dan Polres…
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 28 Januari 2020

APA SAJA HAK ANAK ATAS KESEHATAN DASAR DAN KESEJAHTERAAN? (30)

APA SAJA HAK ANAK ATAS KESEHATAN DASAR DAN KESEJAHTERAAN?
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 28 Januari 2020

APA ITU KAMPUNG ANAK SEJAHTERA? (27)

APA ITU KAMPUNG ANAK SEJAHTERA?
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 28 Januari 2020

SEPERTI APA PELAYANAN RAMAH ANAK DI PUSKESMAS..?? (26)

SEPERTI APA PELAYANAN RAMAH ANAK DI PUSKESMAS..??
Siaran Pers, Senin, 27 Januari 2020

Pembentukan UPTD PPA Merupakan Urusan Wajib Pemerintah Daerah (140)

“Urusan perlindungan perempuan dan anak merupakan urusan wajib, karena menyangkut 90,87 juta perempuan dan sekitar 80 juta anak dengan jumlah…