Kebijakan Untuk Anak Berkebutuhan Khusus Diharapkan Selesai Tahun Ini

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 2647 Kali

MENEGPP-PA LINDA AMALIA SARI GUMELAR MEMBERIKAN PIAGAM PENGHARGAAN KEPADA AROGYA MITRA AKUPUNTUR KLATEN JAWA TENGAH

SABTU, 19 MARET 2011.

FOTO: IFRAN LINDU MAHARGYA / HUMAS KPP-PA

 

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar, melakukan kunjungan ke tempat pendidikan untuk anak yang berkebutuhan khusus di Klaten Jawa Tengah pada hari Sabtu, 19 Maret 2011.


Tempat Pendidikan ini tidak hanya mengajar dan mendidik, tetapi juga ada pengobatan terapi menggunakan untuk akupuntur untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus.


Anak berkebutuhan khusus disini yaitu salah satunya penyakit autisme, dimana seorang anak sulit untuk berinteraksi dengan orang lain. Dengan menggunakan terapi akupuntur hampir dari semua anak yang mengalami penyakit ini sembuh dan bisa berinteraksi dengan orang lain.


Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak juga meresmikan salah satu gedung pendidikan milik Arogya Mitra Akupuntur.


Linda mengatakan saat ini menyiapkan pedoman kebijakan mengenai anak berkebutuhan khusus. "Diharapkan, pedoman ini diselesaikan tahun ini, 2011", Katanya, disela kunjungan ke Arogya Mitra Klaten.


Dengan demikian anak-anak yang berkebutuhan khusus akan terlindungi hak-haknya. (ILM / Humas KPP-PA)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (41)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (31)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (91)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (126)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (95)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…