NEGARA HADIR CEGAH PERDAGANGAN ORANG HINGGA DAERAH TERPENCIL

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 26 November 2017
  • Dibaca : 1420 Kali
...

KEMENTERIANPEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA
 
PRESS RELEASE

NEGARA HADIR CEGAH PERDAGANGAN ORANG HINGGA DAERAH TERPENCIL

   Siaran Pers Nomor: B- 147/Set/Rokum/MP.01/11/2017

 

Tindak pidana perdagangan orang, seringnya memiliki sistem terstruktur hingga menjadikan para pelakunya sulit untuk diungkap dan diadili. Seringnya, daerah terpencil menjadi target paling rentan dimasuki oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk menjaring korbannya. Melalui program prioritas Three Ends, salah satunya gerakan akhiri perdagangan orang, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), secara konsisten terus dilakukan hingga ke desa atau kampung-kampung.

"Para oknum kerap mengiming-imingi calon korbannya, seperti dijanjikan mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang banyak padahal dijadikan target perdagangan orang. Perempuan dan anak menjadi korban paling banyak. Tidak hanya itu, mereka juga kerap menjadi korban kekerasan. Dibutuhkan upaya kita bersama untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) khususnya kepada perempuan dan anak," ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise.

Kehadiran Menteri Yohana Yembise ke Desa Wae Bangka di Pa'ang Lembor perbatasan Kab. Manggarai Barat dengan Kab. Manggarai, sebagai wujud nyata dari usaha negara hadir hingga ke daerah terpencil untuk menghentikan TPPO. Disana, Menteri Yohana melakukan dialog dengan masyarakat dan mengingatkan agar tidak gampang terkena bujuk rayu pelaku TPPO. Hingga saat ini kata Yohana, kasus TPPO memang masih sulit menjaring pelakunya, karena pergerakan dan keberadaan kelompok mereka yang sulit untuk dideteksi. Ketahanan keluarga perlu ditingkatkan. Untuk itu peran masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat dan pemerintah untuk bersinergi putuskan mata rantai TPPO.

Kunjungan Menteri PPPA pertama kali ke Kampung Pa'ang Lembor disambut secara adat oleh tokoh adat Manggarai, pelajar dan seluruh masyarakat setempat. Dalam kunjungannya Menteri Yohana juga memberikan apresiasi luarbiasa kepada pelajar yang membacakan hak anak di depan Menteri Yohana dengan menggunakan bahasa inggris.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com
www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Penggunaan Anggaran DAK Tepat Sasaran ( 17 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga meminta pemerintah daerah  untuk mengawal dan memastikan proses penggunaan Dana Alokasi Khusus…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Kepala Daerah Membuat Kebijakan Berpihak Pada Perempuan ( 62 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengharapkan kepala daerah lebih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Hal itu…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Empower, Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Swasta ( 89 )

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022. Pada rangkaian KTT tersebut…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 86 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 163 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…