KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

SEKOLAH PEREMPUAN WAROPEN HADIR UNTUK BERDAYAKAN PEREMPUAN PAPUA

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 14 Desember 2017
  • Dibaca : 396 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE
SEKOLAH PEREMPUAN WAROPEN HADIR UNTUK BERDAYAKAN PEREMPUAN PAPUA

Siaran Pers Nomor: B-161/Set/Rokum/MP 01/12/2017

Waropen (13/12)  Sekolah Perempuan hadir sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan pemberdayaan perempuan di Papua. Dalam perkembangan Sekolah Perempuan di Waropen, dibutuhkan dukungan dari para Pemuka Adat dan Tokoh Masyarakat.

“Dalam kegiatan Temu Dengar Pendapat dengan Tokoh Adat Papua ini, saya akan meluncurkan Program Sekolah Perempuan yang menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap praktek-praktek kekerasan terhadap perempuan dan upaya pemberdayaan perempuan di Papua. Sekolah Perempuan merupakan pendidikan oleh dan untuk masyarakat dengan fasilitator yang sudah lebih dulu memiliki keahlian. Saya berharap  Sekolah Perempuan juga dapat membantu kaum perempuan untuk mengenali potensi dan peran mereka dalam keluarga dan daerahnya," ujar Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise pada Kegiatan Temu Dengar Pendapat dengan Para Tokoh Adat Papua dan Peluncuran Program Sekolah Perempuan di Kabupaten Waropen, Prov. Papua.

Sekolah perempuan di Waropen merupakan Pilot Project Sekolah Perempuan pertama yang diinisiasi oleh Kementerian PPPA. Konsep dari Sekolah Perempuan di Waropen adalah sekolah nonformal dengan pengembangan tempat-tempat pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi alam.

Wakil Bupati Waropen, Hengky Wonatorey mengatakan bahwa peluncuran Sekolah Perempuan di Waropen  merupakan moment penting bagi perempuan di Waropen untuk membuktikan bahwa mereka bisa berperan bagi keluarganya. Hengky berharap selain dapat mengembangkan keterampilan perempuan, Sekolah Perempuan juga dapat menambah wawasan kaum perempuan tentang politik.

 “Dukungan dari para pemuka adat dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk menjamin keberhasilan pengembangan Sekolah Perempuan sebagai bagian dari pembangunan di Waropen. Kegiatan rintisan ini selanjutnya akan berada di dalam program pembangunan Pemda Kabupaten Waropen beserta masyarakat," tutup Menteri Yohana.

Dalam kegiatan Temu Dengar Pendapat dengan para Tokoh Adat Papua, Menteri Yohana juga melakukan pengukuhan Satuan Petugas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Satgas PPPA) Kab. Waropen dengan jumlah personil 10 orang.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,                                                                                                     

e-mail : publikasikpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 23 Juli 2018

ANAK INDONESIA, ANAK GENIUS (103)

Pasuruan (23/7) – Bertempat di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, ribuan anak bergembira merayakan Hari Anak Nasional…
Siaran Pers, Senin, 23 Juli 2018

Apresiasi Menteri PPPA Kepada Kepala Daerah dalam Penyelenggaraan Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak Melalui Pembentukan UPTD PPA (291)

Menteri PPPA menyampaikan apresiasi terhadap para kepala daerah yang telah membentuk dan menyelenggarakan layanan perlindungan bagi perempuan dan anak melalui…
Siaran Pers, Minggu, 22 Juli 2018

FAN BERI RUANG ANAK UNTUK BERPARTISIPASI DALAM PEMBANGUNAN (77)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hari ini resmi menutup Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2018 yang telah…
Siaran Pers, Sabtu, 21 Juli 2018

BUKA WAWASAN INTERNASIONAL MELALUI  DIPLOMATIC TOUR  (37)

Sorong, Papua Barat (21/7) – Masih dalam rangka kegiatan Diplomatic Tour 2018, para peserta yang terdiri dari Duta Besar dan…
Siaran Pers, Sabtu, 21 Juli 2018

FAN 2018 TEMUKAN SOLUSI BERBAGAI PERMASALAHAN ANAK INDONESIA (99)

Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2018 yang mempertemukan perwakilan seluruh anak Indonesia di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur hari ini…