KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

ZIARAH PARA PAHLAWAN PEREMPUAN BANGKITKAN SEMANGAT PERJUANGA

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 20 Desember 2017
  • Dibaca : 195 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

ZIARAH PARA PAHLAWAN PEREMPUAN BANGKITKAN SEMANGAT PERJUANGAN

 

Siaran Pers Nomor: B-167/Set/Rokum/MP 01/12/2017

 

Jakarta (20/12) - Menjelang Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-89 Tahun 2017 pada 22 Desember 2017, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama enam (6) organisasi perempuan, yakni Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja) OASE KK, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), Dharma Pertiwi, Dharma Wanita Persatuan Pusat, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Bhayangkari, dan lembaga lainnya melakukan ziarah dan tabur bunga ke makam para pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Rabu (20/12).

“Setiap tahun Bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu. Hari Ibu berbeda dengan Mother’s Day, hari Ibu di Indonesia adalah untuk memperingati Kongres Pemuda Pertama Perempuan Indonesia yang ikut berjuang dalam merebut kemerdekaan. Untuk itu, salah satu rangkaian kegiatannya adalah melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan,” ujar Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Keluarga Kemen PPPA, Sri Danti, saat menghadiri ziarah.

Sri Danti menambahkan tujuan utama ziarah ini adalah untuk memberikan penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan, termasuk pahlawan perempuan yang telah berkorban baik moril maupun materiil dalam merebut kemerdekaan dari para penjajah. Selain itu, ziarah juga untuk meningkatkan bahwa kita yang hidup di era kini, sudah menikmati dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai karya nyata juga ingin menanamkan nilai-nilai juang dan kerja keras bagi para generasi penerus bangsa agar kemerdekaan ini tetap dirawat dan dijaga.

Acara  diawali dengan peletakan karangan bunga pada tugu makam pahlawan dilanjutkan dengan penghormatan kepada para pahlawan yang dipimpin Ibu Wakil Negara Indonesia, Mufidah Jusuf Kalla. Mufidah Jusuf Kalla menabur bunga di beberapa makam pahlawan atau tokoh perempuan diantaranya, Dr. Hj. Nelly Adam Malik, Hj. Ratu Emma, Hasri Ainun Habibie, Hj.  Roosililia Tahir, Hj. Hamzatoen Roesjda Kiemas, Hj, dan Zaleha Ibno Sutowo, serta sejumlah tokoh lain seperti Rangkajo H. Rasuna Sai’d, Sutojo Siswomi Hardjo, S. Parman, MT.  Harjono, RD. Suprapto, A. Yani, Johana Sunarti Nasution, H. Achmad Tahir, dan Prof.  Dr.  H. M. Baharuddin Lopa.

Peringatan Hari Ibu ke-89 Tahun 2017 yang mengangkat tema “Perempuan Berdaya untuk Indonesial” telah diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti, Simposium Nasional yang dihadiri First Lady Afghanistan sebagai pembicara utama, bakti sosial di Sorong, Katumbiri Expo 2017, peluncuran model sekolah perempuan di Kabupaten Waropen dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan. Puncak PHI ke-89 akan diselenggarakan di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat pada 22 Desember 2017 mendatang. 

 

PUBLIKASI DAN MEDIA

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510, e-mail : publikasikpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 23 April 2018

DAYA SAING PEREMPUAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 (13)

Seorang perempuan berkualitas mampu menempatkan dirinya dalam peran yang sangat penting, baik sebagai seorang ibu dalam mendidik generasi masa depan,…
Siaran Pers, Senin, 23 April 2018

Capaian Kinerja Kemenkes RI Tahun 2015-2017 (23)

Jumlah kasus kematian Bayi turun dari 33.278 di tahun 2015 menjadi 32.007 pada tahun 2016, dan di tahun 2017 di…
Siaran Pers, Senin, 23 April 2018

Entaskan Kemiskinan Desa, Kementerian Pertanian Canangkan Program Bekerja (38)

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) membuat gerbrakan baru guna mengentaskan kemiskinan di desa: Program Bekerja atau Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera.…
Siaran Pers, Senin, 23 April 2018

RA KARTINI BERI SEMANGAT PEREMPUAN PAPUA CAPAI KESETARAAN  (129)

Jayapura, Papua (21/04) – “Habis gelap terbitlah terang.” Mendengar kalimat ini, tentu yang terbersit dalam ingatan kita adalah sosok Kartini.…
Berita, Sabtu, 21 April 2018

KARTINI DULU, KINI, DAN NANTI (258)

"Orang mencoba membohongi kami, bahwa tidak kawin itu bukan hanya aib, melainkan dosa besar pula. Telah berulang kali itu dikatakan…