Bukti Bahwa Anak Indonesia Adalah Anak - Anak Yang Cerdas

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 1426 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bersama 30 Finalis Jagoan Cerdas Indonesia di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak Jakarta, Rabu Siang (9/3).
Foto dan Teks: Anthony Firdaus / Humas KPP dan PA

 

Setelah kunjungan dari Istana Wakil Presiden (8/3), anak-anak yang disebut sebagai jagoan cerdas ini kembali berkunjung untuk berdialog dengan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar di Kantor Kementerian Jakarta, Rabu (9/3).

Anak-anak ini merupakan 30 finalis jagoan cerdas Indonesia yang telah berhasil melewati seleksi pemilihan awal di 7 kota besar. Para jagoan cerdas ini dipilih berdasarkan bakat dan kelebihan-kelebihannya seperti bernyanyi, matematika, menari, pencak silat dan sebagainya. Tersebar dari seluruh provinsi di Indonesia, ada yang berasal dari Mojokerto, Makasar, Papua, Medan dan sebagainya. Para jagoan cerdas ini berdialog dan bertanya kepada Menteri Negara PP dan PA. "Cita-cita Ibu sewaktu kecil apa?", tanya seorang perempuan kecil dari Makassar. Linda pun menjawab dengan senyum simpul, "Dari kecil Ibu selalu berubah cita-citanya, waktu kecil sekali Ibu bercita-cita menjadi seorang Guru TK, agak besar dikit Ibu ingin menjadi pramugari. Namun berjalannya kehidupan membuat Ibu menjadi seorang Menteri".

Seorang bocah lelaki umur 11 tahun bernama Raco pun ikut bercerita tentang kehidupannya, "Dahulu, saya berasal dari keluarga yang cukup berada, namun usaha ayah saya bangkrut, sehingga kami menjadi miskin dan kelaparan. Pernah kami ditipu oleh teman ayah saya, ia menawarkan pertandingan catur kepada saya, ternyata setelah kemenangan saya, kami tidak mendapatkan apapun. Hingga akhirnya saya mengikuti seleksi  jagoan cerdas Indonesia, untuk mencapai cita-cita saya". Setelah cerita dari Raco tersebut, dilanjutkan dengan nyanyian Raco yang berjudul Jangan Menyerah dari D'Massiv. Mendengar nyanyian tersebut, Linda pun menanggapi bahwa inilah sebuah kehidupan dimana kita tidak boleh menyerah oleh kehidupan, masih banyak anak-anak dan orang lain yang masih kurang beruntung dari kita.

Kegiatan ini merupakan salah satu kedekatan Linda Amalia Sari Gumelar dengan anak-anak di Indonesia, dengan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada anak-anak yang berbakat dan mencintai tanah air Indonesia. Seperti perkataan Linda biasanya, "Siapa kita?" dan di jawablah "INDONESIA". (HM/Humas)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 16 Agustus 2019

9 Komitmen Kawal PASKIBRAKA Bebas Kekerasan (83)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan upaya perlindungan, perbaikan sistem pelatihan dan pembinaan yang lebih ramah anak,…
Siaran Pers, Kamis, 15 Agustus 2019

Lindungi Perempuan Pekerja, Kemen PPPA Rangkul 5 Kawasan Industri Dirikan Rumah Perlindungan Perempuan Pekerja Industri (130)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menginisiasi digelarnya penandatanganan MoU bersama 5 (lima) kawasan industri sekaligus meluncurkan rumah…
Dokumen Perencanaan, Kamis, 15 Agustus 2019

Rencana Strategis Revisi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak 2017 - 2019 (23)

Rencana Strategis Revisi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak 2017 - 2019
Dokumen Perencanaan, Kamis, 15 Agustus 2019

Rencana Strategis Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat 2015 - 2019 (19)

Rencana Strategis Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat 2015 - 2019
Laporan Keuangan & BMN, Kamis, 15 Agustus 2019

Neraca KPPPA Audited 2018 (13)

Neraca KPPPA Audited 2018