Bukti Bahwa Anak Indonesia Adalah Anak - Anak Yang Cerdas

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 2113 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bersama 30 Finalis Jagoan Cerdas Indonesia di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak Jakarta, Rabu Siang (9/3).
Foto dan Teks: Anthony Firdaus / Humas KPP dan PA

 

Setelah kunjungan dari Istana Wakil Presiden (8/3), anak-anak yang disebut sebagai jagoan cerdas ini kembali berkunjung untuk berdialog dengan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar di Kantor Kementerian Jakarta, Rabu (9/3).

Anak-anak ini merupakan 30 finalis jagoan cerdas Indonesia yang telah berhasil melewati seleksi pemilihan awal di 7 kota besar. Para jagoan cerdas ini dipilih berdasarkan bakat dan kelebihan-kelebihannya seperti bernyanyi, matematika, menari, pencak silat dan sebagainya. Tersebar dari seluruh provinsi di Indonesia, ada yang berasal dari Mojokerto, Makasar, Papua, Medan dan sebagainya. Para jagoan cerdas ini berdialog dan bertanya kepada Menteri Negara PP dan PA. "Cita-cita Ibu sewaktu kecil apa?", tanya seorang perempuan kecil dari Makassar. Linda pun menjawab dengan senyum simpul, "Dari kecil Ibu selalu berubah cita-citanya, waktu kecil sekali Ibu bercita-cita menjadi seorang Guru TK, agak besar dikit Ibu ingin menjadi pramugari. Namun berjalannya kehidupan membuat Ibu menjadi seorang Menteri".

Seorang bocah lelaki umur 11 tahun bernama Raco pun ikut bercerita tentang kehidupannya, "Dahulu, saya berasal dari keluarga yang cukup berada, namun usaha ayah saya bangkrut, sehingga kami menjadi miskin dan kelaparan. Pernah kami ditipu oleh teman ayah saya, ia menawarkan pertandingan catur kepada saya, ternyata setelah kemenangan saya, kami tidak mendapatkan apapun. Hingga akhirnya saya mengikuti seleksi  jagoan cerdas Indonesia, untuk mencapai cita-cita saya". Setelah cerita dari Raco tersebut, dilanjutkan dengan nyanyian Raco yang berjudul Jangan Menyerah dari D'Massiv. Mendengar nyanyian tersebut, Linda pun menanggapi bahwa inilah sebuah kehidupan dimana kita tidak boleh menyerah oleh kehidupan, masih banyak anak-anak dan orang lain yang masih kurang beruntung dari kita.

Kegiatan ini merupakan salah satu kedekatan Linda Amalia Sari Gumelar dengan anak-anak di Indonesia, dengan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada anak-anak yang berbakat dan mencintai tanah air Indonesia. Seperti perkataan Linda biasanya, "Siapa kita?" dan di jawablah "INDONESIA". (HM/Humas)

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Penggunaan Anggaran DAK Tepat Sasaran ( 14 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga meminta pemerintah daerah  untuk mengawal dan memastikan proses penggunaan Dana Alokasi Khusus…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Menteri Bintang Minta Kepala Daerah Membuat Kebijakan Berpihak Pada Perempuan ( 61 )

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengharapkan kepala daerah lebih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Hal itu…

Siaran Pers, Selasa, 13 April 2021

Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Empower, Perkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Swasta ( 88 )

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022. Pada rangkaian KTT tersebut…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 86 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 163 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…