SIPP Nasional Permudah Masyarakat Dapatkan Layanan Informasi

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 19 Februari 2018
  • Dibaca : 1410 Kali
...

SIPP Nasional Permudah Masyarakat Dapatkan Layanan Informasi

Jakarta - Secara bertahap Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB)
melakukan sosialiasi Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) kepada sejumlah Kementerian dan
Lembaga, pada Jumat (9/2/2018). Sosialisasi yang diikuti 20 Kementerian dan Lembaga ini dimaksudkan
agar seluruh badan publik Kementerian dan Lembaga bisa memberikan pelayanan yang prima kepada
masyarakat.
Terlebih sesuai Grand Desain Reformasi Birokrasi yang diatur dalam Permen PAN No 81 Tahun 2010,
ditargetkan tahun 2025 kualitas pelayanan prima sudah tercapai untuk seluruh wilayah Indonesia
melalui SIPP. Demikian dikatakan Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi Pelayanan Publik Kemen
PAN-RB, Emida Suparti, disela acara Sosialisasi SP4N-LAPOR! serta Bimbingan Teknis Sistem Informasi
Pelayanan Publik (SIPP), Jumat (9/2/2018) di Kantor KemenPAN-RB.
Menurut Emida, hasil evaluasi terhadap pelayanan publik saat ini masih banyak masyarakat yang
kecewa dengan pelayanan publik. Masyarakat kecewa karena informasi pelayanan publik masih berjalan
lambat, tidak menepati janji, diskriminatif, prosedur berbelit-belit, tidak transparan, biaya mahal dan
sulitnya informasi pelayanan publik.
Selain itu banyak unit pelayanan belum menginformasikan profil penyelenggara, profil pelaksana,
standar pelayanan, maklumat pelayanan dan informasi pengelolaan pengaduan. Pelayanan publik juga
masih banyak yang belum menyusun standar pelayanan, menetapkan standar pelayanan dan janji
layanan, menginformasikan hasil penilaian kinerja pelayanan publik.
SIPP memuat informasi pelayanan publik, Index Pelayanan Publik (IPP), Survey Kepuasan Masyarakat
(SKM), dan Survey Rormasi Birokrasi (SRB) seluruh instansi pemerintah. Dan dasar hukum dari
penyelenggaraan SIPP nasional adalah keterbukaan informasi publik, pelayanan publik, Grand Desain
Reformasi Birokrasi 2010-2025 dan pedoman sistem informasi pelayanan publik.
“Acara sosialisasi ini dilakukan secara bertahap mulai dari tahun 2017. Sosialisasi dilakukan setiap hari
Jumat dengan mengundang 20 Kementerian/Lembaga. Tujuan kita dengan adanya sosialisasi SIPP ini,
pemerintah ingin meningkatkan kualitas pelayanan publiknya kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Salah satunya caranya dengan penyediaan informasi pelayanan publik melalui SIPP secara nasional.
Dengan adanya SIPP, masyarakat bisa ada kepastian dan tidak lagi mendapatkan informasi hoax di
website yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Emida.
Sementara mengenai aplikasi LAPOR, lanjut Ermida, dari KPK sudah menginformasikan kepada Provinsi,
Kabupaten dan Kota agar SIPP juga terhubung dengan LAPOR. “Harapan kita tidak hanya satu saja yang
terhubung dengan SIPP tapi juga dengan LAPOR, karena masyarakat butuh tindak lanjut dari
pengaduan.”
Menurutnya, tidak ada sanksi jika Kementerian atau Lembaga belum menyediakan SIPP. Namun adanya
SIPP di tiap-tiap Kementerian dan Lembaga merupakan amanah Undang-Undang No 14 Tahun 2008
tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya.(ari/hms)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 20 Juni 2019

Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik (31)

Jakarta (19/06) – Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dalam Sosialisasi Pemberitaan Media Ramah Anak di Jakarta (19/06)
Siaran Pers, Rabu, 19 Juni 2019

70 Tahun Kerjasama Indonesia – Filipina : Perkuat Bidang Ekonomi, Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (23)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menghadiri perayaan peringatan Hari Kemerdekaan Filipina ke - 121, dan peringatan hubungan…
Siaran Pers, Selasa, 18 Juni 2019

Ditolak DPR RI, Rencana Anggaran Kemen PPPA Tahun 2020 Perlu Dikaji Ulang (124)

Jakarta (18/6) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menghadiri Rapat Rencana Kerja (Renja) K/L Tahun Anggaran 2020…
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 18 Juni 2019

Gizi Seimbang (7)

Gizi Seimbang
Iklan Layanan Masyarakat, Selasa, 18 Juni 2019

Bahaya Pornografi Anak (10)

Bahaya Pornografi Anak