Press Release: Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 22 Februari 2016
  • Dibaca : 1420 Kali
...

PRESS RELEASE

 

Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

Siaran Pers Nomor:161 /Humas KPP-PA/12/2015

 

Daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas ancaman guna mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh harus dibangun. Untuk itu dibutuhkan penanaman kesadaran bela negara sebagai bentuk revolusi mental sedini mungkin. "Upaya menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada ideologi Pancasila, rela berkorban bagi bangsa dan negara serta memiliki kemampuan dasar bela negara harus sedini mungkin dan dimulai dari dalam keluarga," kata Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu saat menyampaikan keynote pada Seminar Kebangsaan yang berlangsung di Hari Kedua Pameran Katumbiri Expo 2015 sebagai rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-87 di JCC  (10/12).

Menteri Ryamizard menambahkan keikutsertaan seluruh elemen bangsa sangat penting terlebih-lebih sosok ibu yang sangat berperan besar untuk membentuk karakter anak yang tangguh sejak usia dini. Melalui bela negara akan terbangun karakter disiplin, optimisme, kerjasama dan kepemimpinan guna turut menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Penanaman bela negara juga harus masuk kedalam kurikulum di sekolah dasar hingga sekolah tingkat atas, sebab jika tidak dilakukan maka akan membawa dampak pudarnya rasa nasionalisme atau kecintaan warga terhadap negaranya. "Kekuatan rakyat bukanlah kekuatan yang bersifat fisik/materiil semata, namun merupakan kekuatan jiwa yang sangat kuat didasarkan atas kecintaannya yang mendalam terhadap bangsa dan negaranya," lanjut Menteri Ryamirzad.

Ketahanan keluarga berawal dari ketahanan diri sendiri yang dibentuk dengan pembangunan karakter kuat mulai dari keluarga. Ibu adalah individu yang paling dekat dengan anak sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak, termasuk dalam penanaman bela negara.

Jumlah perempuan di Indonesia sangat besar, 49,7% dari total jumlah penduduk merupakan kekuatan bila betul-betul diberdayakan. Naluri perempuan yang peduli sesama, suka menolong, tanpa pamrih dan loyal telah terbukti bersama laki-laki merebut kemerdekaan. "Pilihan ada dikita perempuan Indonesia, apa kita akan menjadi beban atau solusi bagi situasi bangsa dan negara kita saat ini?," tanya Ketua katumbiri Expo 2015, Linda Amalia Sari Gumelar yang pada saat itu juga menjadi salah satu narasumber pada Seminar Kebangsaan.

Linda juga menyampaikan bahwa perempuan dapat memainkan perannya dalam upaya bela negara melalui peningkatan kualitas diri, menjadi individu yang teladan serta menyiapkan generasi penerus berkualitas. Perempuan juga harus terus berupaya menjalankan peran sebagai pilar bangsa dan pilar negara.

"Terdapat lima nilai penting dalam membentuk karakter yakni tingkatkan ilmu pendidikan dan pengetahuan, mewujudkan kesehatan jasmani dan rohani, mengimplementasikan kesetaraan gender, gigih dan berkelanjutan serta menjaga kehormatan diri dan harga diri bangsa," tandas Linda.

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3448510,

e-mail : humas.kpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 16 Agustus 2019

9 Komitmen Kawal PASKIBRAKA Bebas Kekerasan (83)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan upaya perlindungan, perbaikan sistem pelatihan dan pembinaan yang lebih ramah anak,…
Siaran Pers, Kamis, 15 Agustus 2019

Lindungi Perempuan Pekerja, Kemen PPPA Rangkul 5 Kawasan Industri Dirikan Rumah Perlindungan Perempuan Pekerja Industri (131)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menginisiasi digelarnya penandatanganan MoU bersama 5 (lima) kawasan industri sekaligus meluncurkan rumah…
Dokumen Perencanaan, Kamis, 15 Agustus 2019

Rencana Strategis Revisi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak 2017 - 2019 (23)

Rencana Strategis Revisi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak 2017 - 2019
Dokumen Perencanaan, Kamis, 15 Agustus 2019

Rencana Strategis Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat 2015 - 2019 (19)

Rencana Strategis Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat 2015 - 2019
Laporan Keuangan & BMN, Kamis, 15 Agustus 2019

Neraca KPPPA Audited 2018 (13)

Neraca KPPPA Audited 2018