TURUNKAN ANGKA KEKERASAN TERHADAP ANAK, KPPPA SIAPKAN PATBM DI JAWA TENGAH

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 29 April 2018
  • Dibaca : 3227 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

TURUNKAN ANGKA KEKERASAN TERHADAP ANAK, KPPPA SIAPKAN PATBM DI JAWA TENGAH

Nomor: B- 054/Set/Rokum/MP.01/04/2018

Semarang (26/4/2018) - Dilansir dari kekerasan.kemenpppa.go.id Simfoni PPA pada tahun 2017, data kasus kekerasan terhadap anak di Provinsi Jawa Tengah tercatat sebanyak 1443 anak korban kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran. Melihat data tersebut, Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan data kekerasan terhadap anak yang tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan perhatian yang lebih khusus untuk mencegah dan menanggulangi kasus kekerasan terhadap anak.

Sebagai upaya merespon cepat dan menanggulangi masalah sosial anak di Jawa Tengah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Asdep Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi melatih Fasilitator Daerah Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) bagi 16 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah yang terselenggara pada 25-28 April 2018 di Hotel MG Setos Semarang.

Kabupaten/kota yang mengikuti pelatihan ini yaitu: Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kabupaten Klaten, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kendal, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Kudus, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Sukoharjo. Masing-masing kabupaten/kota diwakili oleh 3 orang dari unsur Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten/Kota, Lembaga Masyarakat Pemerhati anak dan Pekerja Sosial.

Menurut Rini Handayani, SE,MM, Asdep PA dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak “Trend kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak semakin marak dengan berbagai modus operandi yang sangat beragam. Oleh karenanya dibutuhkan peran serta dan keterlibatan masyarakat dalam perlindungan anak dengan melakukan upaya-upaya pencegahan di tingkat keluarga dan masyarakat”

“PATBM merupakan sebuah jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat Desa/Kelurahan yang bekerja secara terpadu untuk mencapai tujuan perlindungan anak dengan berfokus pada upaya pencegahan dan merespon cepat ketika terjadi kekerasan terhadap anak di wilayahnya dengan berjejaring dengan lembaga layanan setempat. Gerakan PATBM merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kabupaten/Kota yang Layak Anak” ujar Rini

Model PATBM telah diterapkan di 136 desa/kelurahan di 68 Kab/Kota di 34 provinsi sejak tahun 2016 dengan jumlah fasilitator daerah sebanyak 238 orang. Saat ini 18 provinsi telah melakukan replikasi PATBM sebanyak 116 Desa/kelurahan di 39 Kab/Kota. Kami berharap dengan telah dilatihnya fasilitator PATBM di Provinsi Jawa Tengah, semakin massif gerakan perlindungan anak untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di semua desa/kelurahan yang ada di 19 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.” Tutup Rini.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Drs. Sri Winarna, MSi. menyampaikan “Semoga setelah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Fasilitator PATBM di Jawa tengah ini dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial anak khususnya dalam perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi. Dan berharap fasilitator daerah di masing-masing kabupaten/kota ini mampu mengadvokasi kepala desa/lurah dan mengajak perwakilan kelompok masyarakat di tingkat desa/kelurahan (aktivis PATBM) untuk bersama melakukan Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat.”

Kegiatan ditutup dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut dari seluruh fasilitator sebagai implementasi dari pelatihan PATBM yang akan dilaksanakan di kabupaten/kota masing-masing.

                                                                                                                                                                     

 PUBLIKASI DAN MEDIA

  KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 28 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 22 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 40 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 75 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 89 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…