TURUNKAN ANGKA KEKERASAN TERHADAP ANAK, KPPPA SIAPKAN PATBM DI JAWA TENGAH

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 29 April 2018
  • Dibaca : 2162 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

TURUNKAN ANGKA KEKERASAN TERHADAP ANAK, KPPPA SIAPKAN PATBM DI JAWA TENGAH

Nomor: B- 054/Set/Rokum/MP.01/04/2018

Semarang (26/4/2018) - Dilansir dari kekerasan.kemenpppa.go.id Simfoni PPA pada tahun 2017, data kasus kekerasan terhadap anak di Provinsi Jawa Tengah tercatat sebanyak 1443 anak korban kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran. Melihat data tersebut, Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan data kekerasan terhadap anak yang tinggi. Oleh karena itu dibutuhkan perhatian yang lebih khusus untuk mencegah dan menanggulangi kasus kekerasan terhadap anak.

Sebagai upaya merespon cepat dan menanggulangi masalah sosial anak di Jawa Tengah, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Asdep Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi melatih Fasilitator Daerah Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) bagi 16 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Perberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah yang terselenggara pada 25-28 April 2018 di Hotel MG Setos Semarang.

Kabupaten/kota yang mengikuti pelatihan ini yaitu: Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kabupaten Klaten, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kendal, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Kudus, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Sukoharjo. Masing-masing kabupaten/kota diwakili oleh 3 orang dari unsur Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten/Kota, Lembaga Masyarakat Pemerhati anak dan Pekerja Sosial.

Menurut Rini Handayani, SE,MM, Asdep PA dari Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak “Trend kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak semakin marak dengan berbagai modus operandi yang sangat beragam. Oleh karenanya dibutuhkan peran serta dan keterlibatan masyarakat dalam perlindungan anak dengan melakukan upaya-upaya pencegahan di tingkat keluarga dan masyarakat”

“PATBM merupakan sebuah jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat Desa/Kelurahan yang bekerja secara terpadu untuk mencapai tujuan perlindungan anak dengan berfokus pada upaya pencegahan dan merespon cepat ketika terjadi kekerasan terhadap anak di wilayahnya dengan berjejaring dengan lembaga layanan setempat. Gerakan PATBM merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kabupaten/Kota yang Layak Anak” ujar Rini

Model PATBM telah diterapkan di 136 desa/kelurahan di 68 Kab/Kota di 34 provinsi sejak tahun 2016 dengan jumlah fasilitator daerah sebanyak 238 orang. Saat ini 18 provinsi telah melakukan replikasi PATBM sebanyak 116 Desa/kelurahan di 39 Kab/Kota. Kami berharap dengan telah dilatihnya fasilitator PATBM di Provinsi Jawa Tengah, semakin massif gerakan perlindungan anak untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di semua desa/kelurahan yang ada di 19 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah.” Tutup Rini.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Tengah, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Drs. Sri Winarna, MSi. menyampaikan “Semoga setelah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Fasilitator PATBM di Jawa tengah ini dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial anak khususnya dalam perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi. Dan berharap fasilitator daerah di masing-masing kabupaten/kota ini mampu mengadvokasi kepala desa/lurah dan mengajak perwakilan kelompok masyarakat di tingkat desa/kelurahan (aktivis PATBM) untuk bersama melakukan Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat.”

Kegiatan ditutup dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut dari seluruh fasilitator sebagai implementasi dari pelatihan PATBM yang akan dilaksanakan di kabupaten/kota masing-masing.

                                                                                                                                                                     

 PUBLIKASI DAN MEDIA

  KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 24 Februari 2020

Peran Serta Dunia Usaha, Dorong Hak Anak Terpenuhi (25)

Kemen PPPA meresmikan Gerai Starbucks Community Store pertama di Indonesia di Pasar Tanah Abang,
Siaran Pers, Minggu, 23 Februari 2020

Menteri Bintang : Perempuan Harus Mandiri dan Berdaya, Kunci Wujudkan Generasi Unggul! (37)

“Bangsa ini akan maju jika perempuan Indonesia dapat berdaya, memiliki akses untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat, mempunyai kontrol atas berbagai…
Siaran Pers, Sabtu, 22 Februari 2020

Pedofil Anak Makin ‘Merajalela’, Kemen PPPA: Berikan Efek Jera pada Pelaku (78)

Jakarta (22/02) - Beberapa hari lalu, publik kembali dibuat geram dengan terkuaknya kasus pedofil anak sesama jenis dan eksploitasi seksual…
Siaran Pers, Jumat, 21 Februari 2020

Angka Pekerja Migran Indonesia di Lombok Tengah Tinggi,  Kemen PPPA Perkuat Pembinaan Keluarga (60)

Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kota Lombok Tengah dan Provinsi NTB tergolong besar. Hal ini menimbulkan berbagai permasalahan terkait…
Siaran Pers, Jumat, 21 Februari 2020

Resmikan UPTD PPA di NTB, Menteri Bintang Apresiasi Pemerintah Provinsi (39)

“Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA), per 15 Januari 2020, jumlah laporan kasus kekerasan terhadap…