Press Release: Konferensi Tk Menteri Ke-4 OKI "Peran Perempuan dlm Pembangunan" Segera Dilangsungkan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1478 Kali

KEMENTERIAN LUAR NEGERI

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

 

KONFERENSI TINGKAT MENTERI KE-4 OKI MENGENAI PERAN PEREMPUAN DALAM PEMBANGUNAN SEGERA DILANGSUNGKAN DI JAKARTA

 

Indonesia kembali dipercaya untuk menjadi penyelenggara konferensi tingkat internasional melalui penyelenggaraan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Kerja sama Islam (OKI) mengenai Peran Perempuan dalam Pembangunan di Negara-Negara Anggota OKI (the Fourth Ministerial Conference on the Role of Women in Development of Organization of Islamic Cooperation Member States). Pertemuan diselenggarakan pada tanggal 4 – 6 Desember 2012 di Hotel Ritz-Carlton Jakarta. Pertemuan ini merupakan pertemuan dua tahunan yang keempat setelah sebelumnya diselenggarakan di Turki, Mesir dan Iran.

Selain dihadiri oleh negara anggota OKI, akan hadir pula perwakilan dari badan-badan subsider OKI, para pengamat dan tamu-tamu undangan lainnya. Under Secretary General/Executive Director UN-Women, Michelle Bachelet, yang juga mantan Presiden Chile, selaku pejabat tertinggi di PBB dalam isu perempuan, telah memastikan kehadirannya di Jakarta untuk mengikuti konferensi ini.

Upacara Pembukaan KTM direncanakan akan dilangsungkan pada tanggal 4 Desember 2012 di Istana Negara dan dibuka oleh Presiden RI. Selain itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) RI, Sekjen OKI Ekmeleddin Ihsanoglu, dan Executive Director UN-Women Michelle Bachelet akan turut menyampaikan sambutannya pada acara tersebut.

Menteri PP-PA RI akan bertindak selaku Pemimpin Sidang dan akan dibantu oleh sejumlah wakil yang berasal dari kawasan Asia, Afrika dan Timur-Tengah. Delegasi Indonesia pada persidangan ini akan dipimpin oleh Sekretaris Kementerian PP-PA dan beranggotakan wakil-wakil dari Kementerian dan Lembaga terkait.

KTM OKI mengenai Peran Perempuan dalam Pembangunan kali ini akan mengangkat tema “Strengthening Women’s Participation and Roles in Economic Development in OIC Member States”. Pada kesempatan ini, negara-negara anggota akan saling berbagi pandangan mengenai peran dan partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi serta mengkaji perkembangan implementasi Rencana Aksi OKI untuk Pemajuan Perempuan (OIC Plan of Action for the Advancement of Women atau OPAAW) yang sebelumnya disepakati di Kairo pada tahun 2008. Melalui KTM kali ini, Indonesia mendorong adanya diskusi yang lebih mendalam, spesifik dan strategis terhadap salah satu common areas of concern dalam OPAAW.

Indonesia mengangkat isu pembangunan ekonomi mengingat sebagian besar negara anggota OKI merupakan negara berkembang dan memiliki tantangan yang hampir serupa terkait peran dan partisipasi perempuan di bidang ekonomi, khususnya kesempatan ekonomi bagi perempuan baik dalam memperoleh pekerjaan, akses finansial dan sumber daya produktif, maupun dalam konteks migrasi. Selain itu, peningkatan kemampuan ekonomi perempuan telah terbukti berdampak positif bagi kesejahteraan keluarganya dan komunitasnya. Lebih lanjut lagi, kondisi tersebut dapat memberikan multiplier effect pada pengembangan kapasitas perempuan di bidang-bidang lainnya seperti pendidikan, kesehatan dan politik.

Dipercayanya Indonesia sebagai tuan rumah KTM OKI ini, menunjukkan apresiasi masyarakat Muslim internasional atas peran yang dimainkan Indonesia di dunia internasional selama ini sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia yang moderat dan menjunjung prinsip-prinsip demokrasi yang memiliki komitmen dalam pemajuan dan perlindungan hak-hak perempuan. Khusus dalam KTM OKI kali ini, Indonesia juga akan menyuarakan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi hak perempuan dan mendorong adanya partisipasi penuh perempuan dalam pembangunan. Pada akhir pertemuan, akan dihasilkan Jakarta Declaration dan sejumlah rekomendasi kunci yang dapat dimanfaatkan dalam menyusun kebijakan negara anggota OKI bagi pemajuan peran dan partisipasi perempuan dalam pembangunan.

OKI merupakan salah satu organisasi inter-governmental terbesar di dunia yang saat ini beranggotakan 57 negara berpenduduk Muslim dari berbagai kawasan. OKI telah memainkan peran penting dalam menyuarakan kepentingan bersama masyarakat islam di dunia dengan semangat memajukan perdamaian dan keselarasan diantara warga dunia. Kerangka dialog dalam OKI juga memberikan perhatian pada isu-isu global yang menjadi kepentingan masyarakat internasional saat ini, termasuk isu perempuan. (kemlu)

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Selasa, 17 September 2019

PPT Seruni dan Forum Anak, Senjata Pemda Kota Semarang dalam melindungi anak (16)

Selama ini kita tidak pernah merasa kesulitan bertemu dengan Pak Wali Kota.
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Ini Rahasia SMPN 33 Semarang menjadi Sekolah Ramah Anak (28)

Mas Alfiansyah, apa sih tugas kamu sebagai agen perubahan di sekolah ini?" tanya Wali Kota Semarang
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

DPR RI Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun (409)

Jakarta (16/09) – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Industri Rumahan sebagai Percontohan Pembangunan Ekonomi Perempuan (104)

Bali (16/09) – Perekonomian Indonesia sebagian besar didukung oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berkontribusi terhadap Produk Domestik…
Siaran Pers, Senin, 16 September 2019

Raih Kategori Nindya, 3 Kab/Kota ini Jadi Tuan Rumah Media Trip KLA 2019 (91)

Kota Semarang, Kabupaten Sleman, dan Kota Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah Media Trip Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2019