KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN
PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

FORUM ANAK SIAP JADI AGEN PERUBAHAN MENUJU IDOLA 2030

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 04 November 2018
  • Dibaca : 96 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

FORUM ANAK SIAP JADI AGEN PERUBAHAN MENUJU IDOLA 2030

Siaran Pers Nomor: B-210/Set/Rokum/MP 01/11/2018
 

Jakarta (04/11) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise resmi menutup rangkaian kegiatan "Pelatihan Peran Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) Pemenuhan Hak Anak", di Jakarta. Kegiatan yang berlangsung selama 2-4 November ini dihadiri kurang lebih 150 peserta perwakilan forum anak dan fasilitator dari 12 provinsi di Indonesia. Pelatihan ini diselenggarakan dalam upaya mengoptimalkan peran Forum Anak guna mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) tahun 2030.

"Selama tiga hari mengikuti pelatihan, pasti sudah banyak sekali ilmu yang kalian dapat. Manfaatkan ilmu tersebut dengan sebaik-baiknya saat kembali ke daerah masing-masing. Kalian ini merupakan agen perubahan yang kelak membawa Indonesia lebih baik lagi di masa depan. Mama Yo optimis nantinya kalian semua dapat berperan sebagai pelopor dan pelapor (2P) dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, terutama dalam tiga isu yang menjadi prioritas forum anak yakni, perubahan iklim, perkawinan anak, dan sehat tanpa rokok," ujar Mama Yo dalam sambutannya.

Dalam pelatihan ini, para peserta sebelumnya telah mendapatkan pembekalan materi dari narasumber yang kompeten dibidangnya masing-masing. Untuk isu perubahan iklim materi disampaikan oleh perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sedangkan isu perkawinan anak disampaikan oleh perwakilan dari KPAI dan Yayasan Rumah Kitab, serta pemateri dari Kementerian Kesehatan dan Komnas Pengendalian Tembakau yang membahas isu sehat tanpa rokok.

Pada hari kedua pelatihan forum anak, peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok sesuai dengan isu yang diminati. Masing-masing kelompok kemudian berdiskusi dan menentukan rencana tindak lanjut sebagai solusi guna menyelesaikan permasalahan terkait tiga isu prioritas tadi. Dalam diskusi tersebut, peserta dilatih agar mampu bekerjasama dalam tim, percaya diri, berpikir kritis, dan kreatif. Rencana tindak lanjut dari hasil diskusi kelompok akan dibawa pulang ke daerah asal masing-masing peserta kemudian di implementasikan melalu aksi nyata. Pada tahap ini menjadi tugas dari pendamping dari forum anak yakni kepala dinas daerah yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, sampai pengevaluasian rencana tindak lanjut tersebut.

“Kedepannya kami akan tetap melakukan koordinasi dengan kepala dinas daerah untuk terus memonitor apa saja yang telah kerjakan terkait rencana tindak lanjut ini. Setiap daerah diwajibkan memberikan laporan per tiga bulan kepada saya, agar nantinya terlihat sudah sejauh mana perkembangan dari kontribusi yang forum anak telah lakukan dalam membantu pemerintah,” tambah Mama Yo

Mama Yo juga menyerukan kepada peserta pelatihan forum anak ini agar mereka terus berkreasi, berinovasi, dan berprestasi melalui kegiatan yang ada di Forum Anak. Akan tetapi beliau juga mengingatkan agar anak-anak janganlah lupa pada tugas utama mereka saat ini yaitu, terus giat belajar di sekolah maupun diluar sekolah karena pendidikan tetap nomor satu.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN  
DAN PERLINDUNGAN ANAK  
Telp.& Fax (021) 3448510,  
e-mail :  publikasi@kemenpppa.go.id

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 November 2018

CEGAH ANAK TERPAPAR NARKOBA DAN PORNOGRAFI SEJAK DINI (107)

Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada kondisi darurat peredaran narkoba, pornografi, serta masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Siaran Pers, Sabtu, 17 November 2018

SINERGI PEMANGKU ADAT BUKITTINGGI GUNA LINDUNGI ANAK DARI KEKERASAN DAN EKSPLOITASI (59)

Dinamika perkembangan teknologi dan gaya hidup/perilaku orang-orang dewasa, menempatkan anak dalam situasi rentan terhadap perilaku yang tidak ramah anak.
Siaran Pers, Sabtu, 17 November 2018

STRATEGI PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DIRUMUSKAN (34)

Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia dan ke 2 di ASEAN dengan angka perkawinan anak tertinggi.
Berita, Jumat, 16 November 2018

LINDUNGI ANAK DARI JARINGAN TERORISME DAN PAHAM RADIKALISME (64)

Tindak pidana terorisme merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Dikatakan demikian karena merupakan kejahatan atas pelanggaran kemanusiaan yang dampaknya…
Siaran Pers, Kamis, 15 November 2018

KERJA BERSAMA PERTAHANKAN WTP (53)

Surakarta (15/11) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit…