KERJA BERSAMA PERTAHANKAN WTP

  • Dipublikasikan Pada : Kamis, 15 November 2018
  • Dibaca : 449 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

KERJA BERSAMA PERTAHANKAN WTP

Siaran Pers Nomor: B-229/Set/Rokum/MP 01/11/2018 

Surakarta (15/11) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan (LK) Tahun 2017. Hari ini di Surakarta, dilakukan kegiatan  Pra-penyusunan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018. 

“Laporan keuangan merupakan wujud pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran yang dikelola oleh instansi Pemerintah sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Keuangan Negara. Oleh karenanya, laporan keuangan hendaklah disusun secara akurat, transparan, akuntabel dan tepat waktu berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Proses penyusunan laporan keuangan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat satuan kerja/Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA) dan digabungkan lagi ketingkat Kementerian atau Unit Akuntansi Pengguna Anggaran (UAPA),” ungkap Kepala Bagian Keuangan dan Tata Usaha, Agus Wiryanto dalam kegiatan Pra-Penyusunan Laporan Keuangan Periode TA 2018 dengan tema “Kerja Bersama untuk Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian” di Surakarta, Jawa Tengah. 

Agus Wir menambahkan ada beberapa kriteria Satker terbaik dalam mengerjakan Laporan Keuangan. Pertama, cepat dalam melakukan proses rekonsiliasi sebagai proses awal penyusunan laporan keuangan secara cepat, indikatornya dilihat dari waktu saat mengunggah data ke aplikasi e-Rekon&LK sesuai dengan tanggal yang diatur. Kedua, akurat dalam mengunggah data laporan keuangan dan dapat dipertanggungjawabkan keandalannya. Ketiga, tepat dalam menghasilkan data laporan keuangan. Keempat, tingkat kompleksitas tantangan pelaksanaan yang disiapkan untuk pelaksanaaan rekonsiliasi, dan banyaknya transaksi yang dilihat dari realisasi belanjanya. 

Terkait proses rekonsiliasi dalam Laporan Keuangan, pada awal 2018 Kementerian Keuangan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah melakukan terobosan baru dengan melakukan kegiatan rekonsiliasi dan penyusunan laporan keuangan secara aplikasi berbasis online melalui e-Rekon&LK generasi kedua. Pelaksanaan rekonsiliasi menggunakan aplikasi e-Rekon&LK dapat diakses menggunakan jaringan internet dimanapun dan kapanpun. Kemen PPPA berharap aplikasi e-Rekon&LK dapat mendukung proses rekonsiliasi agar dapat dilakukan semua satuan kerja secara mandiri, terciptanya single database , serta mempercepat proses penyusunan dan penyampaian Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga. 

“Kami ucapkan selamat serta apresiasi kepada seluruh Pengelola APBN, dari perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan pertanggungjawaban anggaran pada Satker pusat dan dekonsentrasi. Kami mengapresiasi atas segala usaha, kerja keras serta dedikasi yang telah diberikan, sehingga Laporan Keuangan Kemen PPPA Tahun 2017 dapat meraih opini tertinggi dari BPK. Kami juga berharap seluruh peserta Pra-Penyusunan Laporan Keuangan Periode TA 2018 mampu mempertahankan apa yang telah kita raih ini, karena mempertahankan sesuatu yang telah diraih lebih sulit dibandingkan jika ketika meraihnya,” tutup Agus Wir.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail: publikasi@kemenpppa.go.id

 

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (39)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (46)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Nextgen Networking, Wadah Jejaring Mahasiswa Peduli Perlindungan Anak (33)

Jakarta (19/09) – Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wilayah Barat, Albaet Pikri
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

Didik dan Lindungi Anak adalah Kepuasan Batin (56)

Anak itu, akan menjadi apa nantinya ya tergantung orang tua mereka"
Siaran Pers, Kamis, 19 September 2019

INDONESIA MILIKI 117 PUSPAGA SEBAGAI UNIT LAYANAN PENCEGAHAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (240)

Sejak diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahun 2016, Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) hingga tahun ini…