PILKADA SERENTAK 2018, PEREMPUAN TERPILIH MENJADI KEPALA/WAKIL KEPALA DAERAH MENINGKAT

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 27 November 2018
  • Dibaca : 538 Kali
...

KEMENTERIAN

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PILKADA SERENTAK 2018, PEREMPUAN TERPILIH MENJADI KEPALA/WAKIL KEPALA DAERAH MENINGKAT

 

Siaran Pers Nomor: B-239/Set/Rokum/MP 01/11/2018

 

Jakarta (26/11) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hari ini membuka kegiatan Forum Komunikasi  Perempuan Kepala/Wakil Kepala Daerah se-Indonesia di Jakarta. Menteri Yohana mengapresiasi komitmen para perempuan kepala/wakil kepala daerah yang telah terpilih pada pilkada serentak Juli 2018 lalu. 

Pilkada serentak yang diselenggarakan pada 2015, 2017, dan 2018 memberikan peluang keterpilihan perempuan yang cukup signifikan sebagai kepala/wakil kepala daerah di Indonesia. Berdasarkan data Kemen PPPA, keterpilihan perempuan sebelum diselenggarakan pilkada serentak hanya sekitar 27 orang (2,5%). Namun, setelah tiga kali diselelenggarakan pilkada serentak meningkat menjadi 87 (8%) dari 1096 kepala daerah/wakil kepala daerah. 

“Capaian ini merupakan prestasi yang cukup baik. Oleh karena itu, saya meminta kepada seluruh perempuan kepala daerah/wakil kepala daerah yang telah terpilih memanfaatkan kesempatan dan kedudukan strategis ini untuk mengembangkan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui strategi pengarusutamaan gender guna mewujudkan kesetaraan gender dalam berbagai bidang pembangunan,” tutur Menteri Yohana. 

Yohana berharap perempuan kepala daerah/wakil kepala daerah memperhatikan dan mengatasi berbagai isu perempuan dan anak yang terjadi di daerahnya, baik dalam menurunkan angka kekerasan dan perdagangan terhadap perempuan dan anak, maupun kemiskinan perempuan. Selain itu, berkomitmen untuk menyediakan  fasilitas publik yang  ramah terhadap lansia, perempuan, dan anak agar masyarakat merasa diperhatikan dalam aspek kesejahteraan, keamanan, dan kenyamanan. 

Melihat banyaknya potensi perempuan Indonesia yang mampu menjadi kepala daerah/wakil kepala daerah, Kemen PPPA melakukan berbagai upaya guna meningkatkan keterwakilan perempuan dalam politik, diantaranya:

 

1. Menetapkan 3 (tiga) program prioritas yakni three ends + politik yang meliputi: (1) Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak; (2) Akhiri perdagangan manusia; (3) Akhiri ketidakadilan akses ekonomi terhadap perempuan; dan (4) Upaya meningkatan keterwakilan perempuan dalam politik dan pengambilan keputusan.

 

2. Mengeluarkan Permen PPPA No. 10 Tahun 2015 tentang Peningkatan Keterwakilan Perempuan di DPR, DPD dan DPRD pada Pemilu 2019. Permen PPPA tersebut telah disampaikan kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota se-Indonesia untuk dilaksanakan guna  mendukung  agenda Planet 50:50 gender equality pada 2030 (tidak lagi berpikir quota 30% perempuan dan 70% laki-laki, melainkan menuju paradigma kesetaraan gender dalam menerima dan meraih manfaat serta kesempatan di berbagai bidang pembangunan). 

 

3. Melakukan MoU dengan Menteri Dalam Negeri, Ketua KPU, dan Ketua Bawaslu guna mengawal kebijakan afirmasi 30% keterwakilan perempuan di parlemen.

 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana meminta  perempuan kepala daerah/wakil kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk membuat kebijakan pembangunan yang responsif gender. “Semakin banyaknya peraturan perundangan, jumlah, dan cakupan kebijakan pembangunan yang responsif gender perlu dikawal pelaksanaannya oleh para penentu kebijakan di pusat dan daerah. Saya harap pemimpin perempuan yang menjadi kepala/wakil kepala daerah dapat bersinergi untuk mengawal secara konsisten regulasi tersebut guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan gender,” tegas Menteri Yohana. 

 

                                              PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                        e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 26 Juni 2019

ANDIL DESA PERKUAT PERLINDUNGAN ANAK DARI PORNOGRAFI (14)

Kab. Agam (26/06) - Di Indonesia, sepanjang Tahun 2018 tercatat 150 kasus yang berkaitan dengan eksploitasi seksual anak terjadi.
Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Komitmen Pimpinan Daerah Kunci Keberhasilan Pengarusutamaan Gender (81)

Yogyakarta (25/6) – Pembangunan manusia, terutama kesetaraan gender di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan dengan indikator Indeks Pembangunan…
Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Menteri Yohana: Orang Dewasa Harusnya jadi Contoh Baik bagi Anak! (51)

Miris, pasangan suami istri berinisial E (25) dan L (25) pada pertengahan Bulan Ramadan kemarin diduga mempertontonkan aktivitas persenggamaan kepada…
Siaran Pers, Selasa, 25 Juni 2019

Desa Bebas Pornografi Anak, Upaya Selamatkan Masa Depan Anak (64)

Kab. Agam (25/06) – Informasi yang mengandung unsur pornografi melalui internet menjadi ancaman besar bagi anak
Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (60)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…