Wujudkan Hukum Yang Berkeadilan Bagi Perempuan dan Anak

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1688 Kali
Para peserta Rakornas tampak antusias dalam mengikuti panel-panel diskusi yang dilaksanakan selama 3 hari di Aston Bogor Hotel dan Resort.
Bogor - (12/3), Rakornas Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2012 dibuka oleh Menteri Negara PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar di Hotel Aston Bogor pada senin malam. Rakornas yang mengusung tema "Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Melalui Hukum yang Berkeadilan" ini dihadiri oleh 200 peserta dan para pejabat seperti  Ketua Perpustakaan Nasional, Wakil Gubernur DKI, Wakil Gubernur Jawa Barat, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Wakil Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Wakil Gubernur Lampung, Wakil gubernur Bali, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur Maluku, Wakil Gubernur Riau, Wakil Gubernur Bangka Belitung, dan Ketua Bappeda Provinsi.
"Kami mengambil tema Hukum yang Berkeadilan karena mengingat dalam perkembangan terakhir ini semakin banyak kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang bentuknya semakin bervariasi." jelas Linda Gumelar dalam kata sambutannya.

Berkaitan dengan upaya mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan anak, isu kesetaraan gender hingga kini masih  terus muncul dan selalu menjadi perdebatan dari berbagai pihak. Hingga saat ini, masih banyak dijumpai peraturan-peraturan baik di pusat maupun di daerah yang masih bias gender dan penegakan hukum tindakan aparat yang diskriminatif bagi pemenuhan hak perempuan dan anak.
"Sejak akhir bulan Desember 2011 yang lalu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah meluncurkan Buku Parameter Kesetaraan Gender dalam Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, agar dapat mencegah munculnya ketentuan peraturan dan/atau kebijakan yang bias gender atau diskriminatif, termasuk terhadap anak", sambung Linda Gumelar sebelum membuka secara resmi acara Rakornas yang akan dilaksanakan selama 3 hari, 12 - 14 Maret 2012 ini.

Pada kesempatan ini pula, Menteri Negara PP-PA, Linda Gumelar bersama-sama dengan Kepala Perpustakaan, Sri Sulastri menandatangani kesepakatan bersama untuk menata perpustakaan KPP-PA secara baik dan rapi, menumbuhkan Budaya Gemar Membaca terutama di kalangan anak-anak, serta mendorong peran ibu secara khusus sebagai perpustakaan pertama bagi anak-anaknya, dan secara umum melalui peran orang tua.
"Kerja sama ini dalam mendorong minat baca masyarakat, sehingga dapat mewujudkan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di penjuru daerah", kata Kepala Perpustakaan, Sri Sulastri. (HM)

 

Foto Terkait:

Meneg PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar saat membuka Rakornas
Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
di Aston Bogor Hotel dan Resort, 12 Maret 2012

Ketua Panitia sekaligus Deputi Bidang PUG Bidang Politik, Sosial dan Hukum,
drg. Ida Suselo Wulan, MM saat memberikan sambutan.

Penandatanganan MoU antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Perpustakaan Nasional

Meneg PP - PA, Linda Amalia Sari Gumelar bersama Ketua Pelaksana, drg. Ida Suselo Wulan, MM dan Sekretaris Kementerian, Dra. Sri Danti, MA berfoto bersama dengan Kepala Perpustakaan Nasional, Sri Sulastri dan Para Wakil Gubernur.
Foto: Anthony Firdaus/Humas KPP - PA

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (32)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…
Dokumen Kinerja, Jumat, 21 Juni 2019

LAKIP Inspektorat 2018 (27)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Buku, Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akunntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (18)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Program Kerja Pengawasan , Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (16)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Siaran Pers, Kamis, 20 Juni 2019

Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik (127)

Jakarta (19/06) – Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dalam Sosialisasi Pemberitaan Media Ramah Anak di Jakarta (19/06)