KESETARAAN GENDER DIMULAI DARI KELUARGA

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 09 Desember 2018
  • Dibaca : 570 Kali
...

KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

KESETARAAN GENDER DIMULAI DARI KELUARGA

Siaran Pers Nomor: B-257 /Set/Rokum/MP 01/12/2018

Jakarta (8/12) Di era modern saat ini, keluarga tidak hanya dituntut untuk dapat bertahan hidup, tapi juga harus mampu menghadapi persoalan sosial dengan menanyangkal berbagai pengaruh negatif yang terjadi di lingkungannya dari anak - anak. Permasalahan sosial tersebut diantaranya narkoba. pergaulan bebas, penularan HIV/AIDS, pornografi, perdagangan manusia dan lain-lain. Semua itu membutuhkan kerjasama antar suami-istri atau orang tua demi mewujudkan ketahanan keluarga.

“Peran keluarga dan masyarakat dalam mencegah anggota keluarganya terutama anak-anak agar tidak terjebak pada penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas adalah sangat penting. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang termasuk pergaulan bebas di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Peran orang tua juga menjadi sangat penting karena hubungan emosional yang baik dengan anaknya (dan anggota keluarga lainnya), menjadi cara yang baik dalam pencegahan dini terjadinya kekerasan, ponografi, penggunaan narkoba dan tindakan-tindakan negatif lainnya,” tutur Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Agustina Erni pada kegiatan “Bhakti Sosial Dalam Rangka Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-90” di Islamic Center, Jakarta Utara.

Pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba masih relatif rendah, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Berdasarkan data dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk orang dewasa maupun anak-anak menunjukkan bahwa lebih dari 50% penghuni Lapas masuk karena kasus penggunaan narkotika.

Kegiatan Bhakti Sosial ini diikuti oleh 1.000 orang peserta yang berasal dari masyarakat sekitar komplek Islamic Center, Jakarta Utara yang terdiri dari unsur pelajar, remaja putri dan unsur keluarga lainnya. Kegiatan tersebut meliputi pemberian bantuan sembako, pengobatan gratis, bantuan kacamata baca, serta penyuluhan kanker serviks. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang didukung oleh Kementerian Sosial RI dan 6 organisasi perempuan, diantaranya Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE), KOWANI, Bhayangkari, Dharma Pertiwi, Tim Penggerak PKK Pusat, Dharma Wanita Persatuan.

Plt Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA sekaligus Ketua Bidang Bhakti Sosial PHI, Sri Danti Anwar mengatakan kegiatan bhakti sosial ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. Para kaum perempuan juga diberikan pelatihan keterampilan tangan agar mereka termotivasi untuk membuka usaha sendiri. Selain berfokus pada kaum perempuan, dalam kegiatan ini juga dilakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas kepada 100 orang pelajar. Dengan diadakannya penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan bimbingan dan edukasi bagi para pelajar dan generasi muda untuk lebih waspada terhadap narkoba.

“Perlu juga untuk diketahui bahwa prinsip mendasar tentang Kesetaraan Gender, dimulai dari keluarga yang ditandai dengan berbagai upaya untuk berbagi peran dan tugas antar seluruh anggota keluarganya. Kepedulian, rasa empati serta hubungan komunikasi yang terbangun dengan baik dalam satu keluarga, tentunya akan mampu mencegah setiap anggota keluarga dari permasalahan-permasalahan sosial,” tutup Erni.

 

PUBLIKASI DAN MEDIA
KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp & Fax (021) 3448510
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Kamis, 27 Juni 2019

Seandainya Semua Orang Paham Kesetaraan Gender (15)

Manusia Indonesia memang sudah seharusnya melek dan sadar betapa kesetaraan gender dan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dapat membawa lebih banyak…
Siaran Pers, Rabu, 26 Juni 2019

Optimalkan PUG melalui Berbagi Praktik Terbaik Daerah (42)

Yogyakarta (26/6) – Hari kedua rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Capaian Kinerja Pelaksanaan PUG…
Siaran Pers, Kamis, 27 Juni 2019

Cegah dan Layani Anak Terjerat Radikalisme dan Terorisme di Maluku Utara (17)

“Tindak pidana terorisme yang melibatkan anak di Indonesia menjadi fenomena memprihatinkan yang mengancam tumbuh kembang anak, baik dari sisi kehidupan…
Siaran Pers, Kamis, 27 Juni 2019

Masyarakat Harus Ikut Cegah dan Dampingi Anak Berhadapan Hukum di Maluku Utara (16)

“Saat ini, masih banyak Anak Berhadapan Hukum (ABH) yang mengalami diskriminasi, stigmatisasi, dikucilkan, hingga diusir dari lingkungannya. Padahal, ABH yang…
Siaran Pers, Rabu, 26 Juni 2019

ANDIL DESA PERKUAT PERLINDUNGAN ANAK DARI PORNOGRAFI (27)

Kab. Agam (26/06) - Di Indonesia, sepanjang Tahun 2018 tercatat 150 kasus yang berkaitan dengan eksploitasi seksual anak terjadi.