Press Release: Perempuan Masih Terus DIhantui Kasus Pemerkosaan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1444 Kali
...
PRESS RELEASE
PEREMPUAN MASIH TERUS DIHANTUI KASUS PEMERKOSAAN
Jakarta, 24 Januari 2012
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Meneg PP & PA), pagi ini (24/1) berkunjung ke Polres Jakarta Selatan untuk menemui korban pemerkosaan yang baru-baru ini terjadi di wilayah Kebayoran Lama – Jakarta Selatan. Meneg PP & PA sangat prihatin melihat kondisi korban yang dikala itu agak sulit diajak berkomunikasi akibat shock yang dideritanya. Belakangan diketahui shock yang dideritanya pun selain berasal dari trauma psikis atas pelecehan seksual yang di alaminya, juga berasal dari cedera di kepala yang didapat JM saat dipukul dengan benda tumpul oleh salah satu pelaku.
“Saya sangat prihatin kejadian seperti ini harus terulang kembali, meskipun pemerkosaan bukan terjadi di angkutan umum lagi, namun bentuk kekerasan yang menimpa kaum perempuan ini tetaplah sama. Tentunya saya sangat berharap agar Polsek Jakarta Selatan dapat segera menindak tegas kasus ini dan mencari pelaku serta menghukum pelaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menimbulkan efek jera”, ungkap Meneg PP & PA yang ketika menjenguk di damping oleh Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol. Drs. Imam Sugiyanto, MSi.
Kejadian pemerkosaan ini berlangsung pada Jumat malam, perlu dipahami bahwa kejadian pemerkosaan ini tidak sama dengan kasus pemerkosaan di angkot M26 bulan Desember 2011 kemarin, pada kejadian kali ini korban bukan diperkosa oleh penumpang angkot ataupun sopir angkot. Musibah ini justru terjadi setelah korban turun dari angkot C01 dan berniat meneruskan perjalanan menggunakan angkot D01. Akan tetapi malang tak dapat ditolak, korban pun ternyata telah diincar dan diikuti oleh lima orang laki-laki yang telah memperhatikannya semenjak korban turun dari angkot C01. JM berusaha melarikan diri, namun salah satu pelaku berhasil menangkap dan membekap JM serta memukulnya dengan benda tumpul hingga pingsan. JM ditinggalkan begitu saja di pinggir rel kereta api, dan tersadar pada keesokan paginya sekitar 500 meter dari tempatnya menunggu angkot. Lalu JM pulang ke kosannya menggunakan taksi. Kemudian JM pun mengadu kepada temannya dan melapor ke Polres Jakarta Selatan pada hari minggu tanggal 22 Januari 2012.
Setelah pelaporan, JM pun segera dirujuk ke Rumah Sakit untuk melakukan visum. Polres Jakarta Selatan pun segera membuat BAP untuk JM namun selama BAP, JM kesulitan memberikan keterangan, hal ini diduga karena JM masih shock dan trauma akibat kejadian naas yang menimpanya, oleh karenanya korban didampingi oleh psikolog yaitu Ibu Nurul dari P2TP2A DKI Jakarta. Kini korban pun telah sedang dirawat di Rumah Sakit Kramat Djati Polri untuk pemulihan kesehatan fisik dan psikis dengan di damping oleh pihak keluarga yang pagi ini baru datang dari Dumai.
Melihat kasus pemerkosaan yang kembali terjadi Meneg PP & PA pun menghimbau, “Saya sangat berharap adanya keadilan dan kepedulian dari semua pihak, kaum perempuan pun berhak untuk mendapatkan keadilan tersebut. Perlu adanya kesadaran masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta perlindungan terhadap kaum perempuan yang rentan akan kekerasan. Hal ini kita lakukan demi menciptakan lingkungan yang aman bagi siapa saja, tak terkecuali kaum perempuan”, jelas Meneg PP & PA. [ans]
 
 
 
HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK

Telp.& Fax (021) 3456239, e-mail : humas_kpp@yahoo.co.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

PPT KTPA Bentuk Negara Hadir Lindungi Perempuan dan Anak (23)

Pusat Pelayanan Terpadu Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (PPT KTPA) RSUD Beriman Balikpapan yang berdiri sejak Februari 2019 memberikan penanganan…
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Teman Sebaya Dukung Sekolah Ramah Anak (28)

Teman Sebaya berperan besar dalam mendorong terwujudnya Sekolah Ramah Anak (SRA).
Siaran Pers, Sabtu, 21 September 2019

Ayo ke PUSPAGA, Demi Keluarga Berkualitas! (23)

Menjadi orang tua di zaman sekarang memiliki tantangan yang lebih berat daripada menjadi orang tua di zaman dahulu.
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Komitmen Pimpinan Pusat Dan Daerah Pacu Pembangunan Pppa (64)

Kepulauan Seribu (19/09) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melakukan Rapat Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan…
Siaran Pers, Jumat, 20 September 2019

Kab.Sleman Berlari Menuju KLA (83)

"Kabupaten Sleman hingga sekarang terus berlari menuju Kabupaten Layak Anak (KLA)"