KETAHANAN KELUARGA WUJUD PERJUANGAN  KESEJAHTERAAN BANGSA 

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 12 Desember 2018
  • Dibaca : 1501 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE

KETAHANAN KELUARGA WUJUD PERJUANGAN 
KESEJAHTERAAN BANGSA 

Siaran Pers Nomor: B- 262/ Set/Rokum/MP 01/12/2018

Palangkaraya, Kalimantan Tengah (12/12) – “Bagi para generasi penerus, semangat perjuangan peran perempuan yang telah dilakukan sejak 90 tahun yang lalu sangatlah penting untuk dipertahankan dan terus diperjuangkan hingga saat ini.” Ujar Menteri Yohana saat membuka Dialog Antar Generasi pada salah satu rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-90 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

“Banyaknya tantangan yang dihadapi oleh kaum perempuan, seperti ketimpangan capaian perempuan di bidang ekonomi, pendidikan, keterwakilan politik dan pengambilan keputusan, serta tindakan diskriminasi, juga stigma negatif yang masih ada pada perempuan, merupakan sedikit dari berbagai tantangan yang masih kerap dihadapi oleh kaum perempuan saat ini.” Lanjut Menteri Yohana.

Tantangan-tantangan itulah yang diyakini menjadi faktor penyebab masih rendahnya kualitas dan capaian kaum perempuan dibandingkan laki-laki yang dapat mempengaruhi daya tahan dan kekuatan keluarga. Merespon tantangan dimaksud, pada tahun 2016, Kementerian PPPA telah mengeluarkan 3 program prioritas, yang dikenal dengan istilah Three Ends, atau Tiga Akhiri, yaitu: 1) Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, 2) Akhiri perdagangan manusia, dan 3) Akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan. Program prioritas ini telah marak disosialisasikan kepada berbagai pihak, terutama dikalangan masyarakat.

Selain program Three Ends, ada gerakan global (HeforShe) yang melibatkan kaum laki-laki dalam penyelesaian persoalan perempuan, termasuk persoalan kekerasan dan diskriminasi. Pelibatan laki-laki ke dalam persoalan yang dihadapi kaum perempuan harus berorientasi pada sebuah penyelesaian persoalan secara menyeluruh dan konprehensif. “Gerakan  ini juga sebagai langkah nyata untuk memperkuat daya tahan ekonomi dan sosial melalui ketahanan dalam berkeluarga.” Tutur Menteri Yohana. 

Senada dengan Menteri Yohana, Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri, menyampaikan bahwasanya ketahanan keluarga merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat generasi mendatang salah satunya dengan program wajib belajar 12 tahun. Fahrizal juga menyampaikan bahwasanya saat ini Provinsi Kalimantan Tengah tengah memberikan kesempatan dan peluang kepada perempuan untuk duduk menjadi pimpinan Perangkat Daerah. Ada 10 perempuan menjadi Kepala Dinas dan Kepala Badan di Provinsi Kalimantan Tengah. 

“Dalam mencetak generasi yang berkualitas serta perlindungan bagi perempuan,  ketahanan keluarga menjadi solusi nyata dan memegang peranan yang sangat penting. Keluarga yang memiliki daya tahan yang kuat, akan berkontribusi pada terbentuknya masyarakat yang berdaya tahan kuat, membuat bangsa dan negara juga kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, baik tantangan domestik maupun global yang terus berdatangan silih berganti.” Pungkas Menteri Yohana.

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510. e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id                                                                                                                                                                                                     www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 19 April 2021

Menteri Bintang Dorong Anak Dilibatkan  dalam Musrenbang ( 27 )

Jakarta (18/04) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) terus mendorong peningkatan partisipasi anak di dalam setiap proses pembangunan

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 93 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 43 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 74 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 89 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…