PHI KE-90 : KETAHANAN KELUARGA UNTUK KESEJAHTERAAN BANGSA

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 22 Desember 2018
  • Dibaca : 2406 Kali
...

KEMENTERIAN 

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPUBLIK INDONESIA

 

PRESS RELEASE

PHI KE-90 : KETAHANAN KELUARGA UNTUK KESEJAHTERAAN BANGSA

Siaran Pers Nomor: B-277/Set/Rokum/MP 01/12/2018

 

Bukittinggi (22/12) Hari ini bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu. Peringatan Hari Ibu bukanlah mothers day yang dimaknai sebagai hari istimewa untuk memberikan penghargaan kepada kaum ibu yang selama ini berjasa di dalam peran domestik. Hari Ibu diperingati sebagai momentum untuk mengenang dan menghargai semangat serta perjuangan kaum perempuan dari berbagai latar belakang dalam pergerakan,  merebut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan.

Peringatan Hari Ibu (PHI) hakikatnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia,”tutur Menteri PPPA, Yohana Yembise dalam Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-90 tahun 2018 di Lapangan Kantin, Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

PHI ke-90 mengangkat tema “Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa." Menteri Yohana menuturkan berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi dan berdampak kepada kehidupan masyarakat, khususnya perempuan dan anak, seperti terjadinya kekerasan dan bentuk-bentuk perlakuan diskriminasi lainnya. Oleh karena itu, diperlukan keseriusan melalui berbagai cara untuk mencegahnya. Peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama/pilar untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai,  karakter, dan budi pekerti,tegasnya.

Selain mendorong stakeholder untuk memberikan perhatian, pengakuan, dan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, PHI juga diharapkan dapat membawa pengaruh dan energi positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak, dan kemajuan perempuan. Hal ini memberikan keyakinan besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Dewasa ini, terbukti perempuan mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan (agent of change) dalam berbagai sektor kehidupan.

Kegiatan di Bukittinggi ini menutup seluruh rangkaian kegiatan PHI ke-90 tahun 2018 untuk menyuarakan aspirasi kaum perempuan dalam memperjuangkan hak-haknya. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana tak lupa mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada 6 (enam) pimpinan organisasi perempuan, yaitu OASE KK, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI), TP PKK Pusat, Dharma Pertiwi, Dharma Wanita Persatuan Pusat, Bhayangkari; Gubernur dan jajaran pemerintah daerah Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Sumatera Barat, Walikota dan jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi, semua Kementerian, Lembaga, Provinsi, Kabupaten/Kota, Lembaga masyarakat, mitra kerja lain, dan seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang sudah berpartisipasi aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan PHI. “Saya berharap PHI ke-90 tahun 2018 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan serta meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia. Maju terus perempuan Indonesia, terus berkarya, terus berinovasi, dan terus berjuang,” tegas Menteri Yohana.

 

                       PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

                                                DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                    Telp.& Fax (021) 3448510,

                                            e-mail : publikasikpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (5)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Kemen PPPA Kaji Ulang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Kejar Masuk Prolegnas 2021 (45)

Memastikan penegakan hukum dan regulasi yang mengatur agar korban mendapat keadilan dalam upaya penghapusan kekerasan seksual, menjadi sangat penting bahkan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (33)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Menteri PPPA : Ajak Anak Praktikkan Nilai Pancasila dalam kehidupan Nyata (104)

Di tengah arus globalisasi yang kuat, ancaman intoleransi dan perpecahan, ideologi militan, serta ketidakadilan menjadikan tantangan tersendiri dalam menanamkan nilai-nilai…
Siaran Pers, Senin, 10 Agustus 2020

Optimalisasi Layanan JDIH, Kemen PPPA Sediakan Kemudahan Akses Produk Hukum terkait PPPA (101)

Jakarta (10/08) – Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) merupakan suatu sistem pemanfaatan bersama peraturan perundang-undangan dan bahan dokumentasi hukum…