4 PEJABAT ISI POSISI STRATEGIS KEMEN PPPA

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 08 Februari 2019
  • Dibaca : 2082 Kali
...

KEMENTERIAN
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK
REPUBLIK INDONESIA

PRESS RELEASE
4 PEJABAT ISI POSISI STRATEGIS KEMEN PPPA

Siaran Pers Nomor: B-014/Set/Rokum/MP 01/02/2019


Jakarta (08/2) Sejumlah posisi strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), yakni Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama telah diamanatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah teruji dan terseleksi dengan baik melalui proses Seleksi Terbuka. Promosi dan mutasi ini adalah bagian dari pengembangan karir ASN demi meningkatkan kinerja organisasi Kemen PPPA dan dapat menjawab berbagai tantangan terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang semakin kompleks.

“Berdasarkan Grand Design Pembangunan ASN 2015 – 2024, pada 2019 setiap ASN harus siap untuk menuju tahapan ke depan dalam menemukan pemimpin terbaik dan pegawai terbaik, yakni ASN yang memiliki nilai yang beretika, berpikir strategis, berkolaborasi, berkeputusan tegas, berinovasi dan bekerja tuntas. Oleh karenanya, Kemen PPPA telah semakin siap melaksanakan manajemen ASN secara lebih baik. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan tes kompetensi melalui assessment center, menyusun Standar Kompetensi Jabatan, serta meningkatkan nilai integritas ASN melalui Kode Etik Pegawai,” pungkas Menteri PPPA, Yohana Yembise pada kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, serta Pengambilan Sumpah Pengangkatan 20 ASN Kemen PPPA.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Yohana melantik Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama:
1.    Nahar sebagai Deputi Bidang Perlindungan Anak Kemen PPPA (sebelumnya sebagai Direktur Rehabilitasi Anak Kementerian Sosial)
2.    Rini Handayani sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemen PPPA (sebelumnya sebagai Kepala Biro Umum dan Sumber Daya Manusia Kemen PPPA)
3.    Ratna Susianawati sebagai Staf Ahli Bidang Komunikasi Pembangunan Kemen PPPA (sebelumnya sebagai Sekretaris Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA)
4.    Dermawan sebagai Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Anak (sebelumnya sebagai Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kemen PPPA)

“Sebagai pejabat publik secara langsung dan tidak langsung prestasi kerja ASN akan dinilai keberhasilanya setiap saat oleh masyarakat. Oleh karenanya, ASN harus segera mempelajari tugas-tugas dan fungsinya, menggali dan mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, melakukan konsolidasi, serta membangun jaringan koordinasi dengan berbagai instansi lingkup Kementerian maupun dengan unit kerja terkait di luar Kemen PPPA,” pesan Menteri Yohana.

 

                                        PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

                                      DAN PERLINDUNGAN ANAK

   Telp.& Fax (021) 3448510,

   e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id 

                                                                                                                                                       www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Buku, Selasa, 22 Oktober 2019

PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA  (11)

LAPORAN PENELITIAN PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA 
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

KEMEN PPPA DORONG KABUPATEN/KOTA MEMBUAT RENCANA AKSI PUSPA (51)

Sebagai wadah bagi lembaga masyarakat yang perduli pada isu perempuan dan anak,
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

Kemen PPPA Dorong Daerah Sinergi untuk Wujudkan RBRA (64)

Pemerintah Daerah berlomba-lomba meraih sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

PERCEPAT PENURUNAN ANGKA KEKERASAN ANAK, KEMEN PPPA LATIH UPTD DAN APH MANAJEMEN KASUS (71)

Dalam setiap penanganan kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak, Konvensi Hak Anak telah mengamanatkan kepentingan terbaik anak diutamakan namun kenyataan…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

Ingin Banyak Followers, Milenial Harus Jadi Kreator Konten Kreatif dan Edukatif (62)

Dunia maya tidak hanya menjadikan masyarakat, termasuk anak dan remaja sebagai konsumen, namun juga sebagai pencipta informasi layaknya konten kreator.