Isu-Isu Perempuan Dan Anak Harus Masuk Pada Pertemuan Asia-Afrika 2009

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 1347 Kali

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia, Prof. Dr. Meutia Hatta dan Menteri Sekretaris Negara Afrika Selatan Dr. Essop Goolam Pahad sepakat bahwa isu perempuan harus menjadi salah satu agenda dalam konferensi Asia Afrika 2009. Pada konferensi yang akan diselenggarakan di Afrika Selatan itu, Indonesia dan Afrika Selatan akan menjadi pimpinan sidang, sehingga dipandang perlu untuk diadakan pertemuan awal agar kerjasama menjadi lebih optimal.

Kesepakatan ini diambil pada pertemuan Delegasi Afrika Selatan ke Indonesia yang dipimpin Mensesneg Afsel, Pahad yang diikuti oleh Prof. Anver Saloojee, Special Advisor to The Minister, Mr. Michael Louw, head Ministerial Services, Business Delegation (TBC), H.E. Griffiths Mandlenkosi Memela (Ambassador of the Republic of South Africa, dan Mr. J.W. Klopper, First Secretary (Political) sebagai anggota delegasi.

Selain itu, di dalam pertemuan juga dibahas mengenai hubungan bilateral Indonesia-Afrika Selatan. Sekali lagi Ibu Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan mengusulkan agar komitmen dalam hubungan tersebut tidak hanya pada meningkatkan kerjasama di bidang pemberdayaan perempuan yang disetujui Afrika Selatan sebagaimana tertuang dalam Agreed Minutes, yaitu saling tukar informasi dan pengalaman tentang Gender Equality, peningkatan produktivitas ekonomi perempuan terutama ekonomi kecil dan menengah, upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta pemberdayaan perempuan di lembaga legislative, eksekutif dan yudikatif. Lebih jauh dari itu, Ibu Menteri juga mengharapkan agar dapat dimasukkannya hal-hal lain yang dirasa cukup penting seperti pendidikan dan kesehatan, yang didalamnya juga melibatkan perempuan.

Usulan Meutia ini ditanggapi positif oleh delegasi Afrika Selatan. Dan untuk perwujudannya, akan diadakan pertemuan antara Duta Besar Afrika Selatan, Departemen Luar Negeri, dan Sekretaris Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan pada 30 Juni 2008. Keramahan Ibu Menteri pun mereka sambut dengan mengundang ibu ke Afrika Selatan.

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Senin, 24 Juni 2019

Perkuat Peran Tokoh Adat dan Tokoh Agama Lindungi Perempuan dan Anak di Tanah Papua (21)

Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai…
Dokumen Kinerja, Jumat, 21 Juni 2019

LAKIP Inspektorat 2018 (21)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Buku, Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akunntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (17)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Program Kerja Pengawasan , Jumat, 21 Juni 2019

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018 (16)

Laporan Akuntabiltas Kinerja Inspektorat Tahun 2018
Siaran Pers, Kamis, 20 Juni 2019

Ramah Anak, Tanggung Jawab Media dalam Produk Jurnalistik (121)

Jakarta (19/06) – Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh dalam Sosialisasi Pemberitaan Media Ramah Anak di Jakarta (19/06)