Agenda Pemerintah Bersama Organisasi Masyarakat Wujudkan Kesetaraan Gender

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 29 April 2019
  • Dibaca : 551 Kali
...

    Siaran Pers Nomor: B- 070 /Set/Rokum/MP 01/04/2019

Jakarta (26/04) – Kondisi Indonesia yang masih didominasi budaya patriarki dinilai Menteri Yohana menjadi salah satu kendala besar dalam mewujudkan kesetaraan gender. Hal ini disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dalam Distric Converence Rotary Indonesia di Jakarta (26/04).

“Gender equality adalah salah satu fokus pemerintah saat ini. Namun, di Indonesia, mewujudkan kesetaraan gender bukan hal yang mudah karena dihadapkan dengan budaya patriarki yang masih dominan,” ujar Menteri PPPA, Yohana Yembise.

Sinergi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dengan organisasi masyarakat terus diupayakan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mempercepat kesetaraan gender dan menyejahterakan perempuan dan anak di Indonesia. Menurut Menteri Yohana, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan.

Sebagai organisasi masyarakat yang fokus pada pelayanan kemanusiaan dengan 1,2 Juta anggota di seluruh dunia, Menteri Yohana berharap Rotary Indonesia dapat membuka kesempatan bagi perempuan untuk lebih berdaya. Menteri Yohana juga mengapresiasi banyaknya program sosial yang telah dilakukan, seperti pemberian beasiswa dan pengentasan masalah polio.

“Saya lihat banyak program-program sosial yang telah dilakukan perkumpulan ini, seperti memberikan bantuan pada perempuan dan anak. Organisasi masyarakat hendaknya memang banyak terlibat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan perempuan dan anak. Sebagai pemerintah kami tentu senang atas kerja bersama dan sinergi yang dilakukan Rotary Club di berbagai daerah di Indonesia. Kami berharap dapat direplika oleh organisasi masyarakat lainnya,” tambah Menteri Yohana.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana mengajak Rotary Indonesia untuk memberi perhatian kepada perdagangan orang, sebab dampaknya yang besar bagi kelangsungan hidup anak-anak yang ditinggalkan.

 “Saya harap bisa bekerjasama dan mendukung pemerintah, terutama untuk program prioritas Kemen PPPA Three Ends, yakni akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia, dan akhiri kesenjangan ekonomi pada perempuan. Pemerintah dan kelompok masyarakat bisa berkolaborasi untuk mendukung semua itu,” jelas Menteri Yohana, yang hadir mewakili Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
                                                                                                                                      DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                                                              Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                                                            e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id                                                                                                                                                                                                     www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Buku, Selasa, 22 Oktober 2019

PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA  (11)

LAPORAN PENELITIAN PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA 
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

KEMEN PPPA DORONG KABUPATEN/KOTA MEMBUAT RENCANA AKSI PUSPA (51)

Sebagai wadah bagi lembaga masyarakat yang perduli pada isu perempuan dan anak,
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

Kemen PPPA Dorong Daerah Sinergi untuk Wujudkan RBRA (64)

Pemerintah Daerah berlomba-lomba meraih sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

PERCEPAT PENURUNAN ANGKA KEKERASAN ANAK, KEMEN PPPA LATIH UPTD DAN APH MANAJEMEN KASUS (71)

Dalam setiap penanganan kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak, Konvensi Hak Anak telah mengamanatkan kepentingan terbaik anak diutamakan namun kenyataan…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

Ingin Banyak Followers, Milenial Harus Jadi Kreator Konten Kreatif dan Edukatif (62)

Dunia maya tidak hanya menjadikan masyarakat, termasuk anak dan remaja sebagai konsumen, namun juga sebagai pencipta informasi layaknya konten kreator.