Press Release: Perubahan Menuju Kesetaraan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 23 Februari 2016
  • Dibaca : 3741 Kali

PRESS RELEASE

 

Perubahan Menuju Kesetaraan

Siaran Pers Nomor:20/Humas KPP-PA/04/2015

 

Jakarta (15/4) - Semua masyarakat, baik laki-laki, perempuan, anak laki-laki ataupun anak perempuan mempunyai hak dan peluang yang sama sebagai pelaku ataupun pemanfaat pembangunan di segala bidang. Begitulah semangat yang muncul dalam proses percepatan pelaksanaan pengarusutamaan gender  yang sedang digalakkan oleh pemerintah Indonesia. Semangat itu juga yang kental terasa dalam Seminar mengenai “Perubahan Menuju Kesetaraan” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerja sama dengan GIZ melalui proyek SWR (Strengthening Women’s Rights).

“Jumlah penduduk perempuan dan anak hampir mencapai 80 persen dari total penduduk Indonesia, dan ini merupakan asset dan potensi bangsa yang bisa membantu upaya untuk menggerakkan pembangunan. Namun sayang, sebagian besar dari jumlah tersebut masih tertinggal sehingga perlu diberdayakan agar perempuan dapat lebih mandiri dan dapat menentukan pilihan sendiri,”tegas Menteri PP dan PA, Yohana Yembise saat membuka acara Seminar yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (15/4).

Yohana lalu menambahkan bahwa dalam konteks pembangunan, ketimpangan relasi kuasa yang terjadi antara laki-laki dan perempuan baik di kalangan orang dewasa, lansia, maupun anak berdampak pada adanya kesenjangan atas akses, partisipasi, kontrol dan penerima manfaat pembangunan. “Pemasalahannya banyak aktor dan pemangku kepentingan pembangunan baik dari unsur eksekutif, legislatif, dan yudikatif, lembaga masyarakat dan dunia usaha yang masih menyamaratakan keberadaan masyarakat sebagai kelompok sasaran. Pandangan yang netral ini mengakibatkan kealpaan dalam mengidentifikasi kebutuhan yang beragam,”paparnya.

Oleh karena itu, Yohana mengungkapkan bahwa KPP dan PA mengharapkan semua para pemangku kepentingan pembangunan baik dari unsur eksekutif, legislatif, dan yudikatif, lembaga masyarakat dan dunia usaha dapat memberikan dukungan yang diperlukan bagi perumusan kebijakan, program dan kegiatan yang berorientasi pada pengembangan kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, serta kesetaraan gender, dengan melihat kepada pengembangan wilayah yang lebih luas sesuai kebutuhan dan skala kepentingan prioritas. ”Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada GIZ melalui proyek SWR (Strengthening Women’s Rights) atas inisiasi dan dukungannya dalam penyelenggaraan seminar yang sangat strategis dan penting ini dalam proses percepatan pelaksanaan pengarusutamaan gender  dan perlindungan hak-hak perempuan,” ungkapnya.

 

HUMAS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3456239, e-mail : humas.kppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 16 November 2019

Mengenal Sosok Perempuan Pejuang Industri Rumahan di Kabupaten Kendal   (67)

Sejak 2016,  model pengembangan  industri rumahan (IR) yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) sudah dilaksanakan di…
Pengumuman, Jumat, 15 November 2019

RALAT PENGUMUMAN PANITIA SELEKSI CPNS KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK NOMOR 179 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN (1216)

Sehubungan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 23 Tahun 2019 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai…
Siaran Pers, Rabu, 13 November 2019

Kemen PPPA Dorong PUG di Berbagai Sektor (61)

Sebagai bentuk asistensi kepada Provinsi Sumatera Barat dalam melakukan persiapan penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020, Kemen PPPA melakukan kegiatan…
Siaran Pers, Jumat, 15 November 2019

Komitmen, Koordinasi dan Sinergi, Kunci Tingkatkan Replikasi IR di Daerah (121)

Pada 2019 ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK) telah…
Siaran Pers, Kamis, 14 November 2019

Wujudkan Huntara Responsif Gender dan Anak (78)

Gempa bumi 7.4 SR yang diikuti oleh tsunami dan likuifaksi yang melanda Sulawesi Tengah pertengahan tahun 2019 kemarin menyisakan pekerjaan…