Perkuat Daya Saing Perempuan Pengusaha di Era Globalisasi    

  • Dipublikasikan Pada : Rabu, 10 Juli 2019
  • Dibaca : 212 Kali
...

Siaran Pers Nomor:B-127/Set/Rokum/MP 01/07/2019
 

 
Jakarta (10/7) – “Saya sangat salut dan bangga dengan perempuan-perempuan pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Apa yang telah mereka lakukan merupakan upaya memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang juga menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan nasional,” ungkap Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) 2019, di Jakarta. 

Jika bicara tentang pembangunan, keberadaan dan partisipasi perempuan sudah seharusnya sama dengan laki-laki. Perempuan harus ikut serta dan diikutsertakan dalam membangun kesejahteraan keluarga melalui sektor ekonomi, sebab mereka juga mempunyai kualitas yang tidak diragukan lagi. Sudah banyak perempuan yang memiliki pendidikan tinggi, keterampilan yang memadai dan kecerdasan yang tidak kalah pentingnya dengan laki-laki. 

Sementara itu Ketua Umum IWAPI, Nita Yudi mengatakan dengan memberikan kesempatan kepada kaum perempuan untuk melakukan wirausaha diharapkan akses perempuan pada sektor ekonomi akan semakin terbuka lebar. “Dengan membuka lebar akses ekonomi untuk perempuan maka kesenjangan ekonomi dapat dikurangi. Meningkatkan kesejahteraan sama dengan menjembatani kesenjangan yang terjadi antara perempuan dan laki-laki. Namun diperlukan kebijakan di berbagai aspek untuk perlahan mengurangi masalah kesenjangan ini,” ujar Nita.
 
Nita menambahkan perempuan memiliki peran yang strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan membangun kewirausahaan di Indonesia karena perempuan berpotensi menciptakan alternatif pendapatan bagi keluarga. Potensi ini akan muncul ketika perempuan menjadi pelaku usaha ekonomi, menjadi wirausaha. Seperti yang kita ketahui bersama sebanyak 60% usaha kecil dan mikro di Indonesia dimotori oleh perempuan. 

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dalam upaya mengakhiri kesenjangan ekonomi dilakukan melalui pemberdayaan perempuan dibidang ekonomi telah melakukan berbagai inisiatif, yang diawali dengan tahun 2004 melalui Kebijakan Peningkatan Produktifitas Ekonomi Perempuan (PPEP) dan berlanjut di tahun 2016 melalui Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 2 Tahun 2016 tentang pedoman umum pembangunan Industri Rumahan (IR) untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan yang terimplementasi dalam model pelaksanaan pengembangan IR di 21 provinsi.

Menteri Yohana mengatakan keberadaan IWAPI sebagai mitra pendamping pemerintah untuk menguatkan para perempuan pelaku usaha. “Saat ini kita tengah berada pada kondisi dimana persaingan bebas di berbagai bidang pembangunan sedang berlangsung termasuk bidang ekonomi. Kami pun terus mengupayakan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi melalui program unggulan 3ENDS, yang salah satunya mengakhiri kesenjangan akses ekonomi bagi perempuan. Saya optimis IWAPI dapat berseinergi dengan Kemen PPPA dalam pemberdayaan kaum perempuan,” tutup Menteri Yohana. 
 
 
PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 
DAN PERLINDUNGAN ANAK 
Telp.& Fax (021) 3448510, 
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Buku, Selasa, 22 Oktober 2019

PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA  (11)

LAPORAN PENELITIAN PENILAIAN DAN PEMETAAN TERHADAP  PENDIDIKAN BAGI PEREMPUAN SERTA  DAMPAKNYA PADA PENINGKATAN  SUMBER DAYA MANUSIA PAPUA   DI PAPUA 
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

KEMEN PPPA DORONG KABUPATEN/KOTA MEMBUAT RENCANA AKSI PUSPA (51)

Sebagai wadah bagi lembaga masyarakat yang perduli pada isu perempuan dan anak,
Siaran Pers, Senin, 21 Oktober 2019

Kemen PPPA Dorong Daerah Sinergi untuk Wujudkan RBRA (64)

Pemerintah Daerah berlomba-lomba meraih sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) yang merupakan program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

PERCEPAT PENURUNAN ANGKA KEKERASAN ANAK, KEMEN PPPA LATIH UPTD DAN APH MANAJEMEN KASUS (71)

Dalam setiap penanganan kasus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak, Konvensi Hak Anak telah mengamanatkan kepentingan terbaik anak diutamakan namun kenyataan…
Siaran Pers, Minggu, 20 Oktober 2019

Ingin Banyak Followers, Milenial Harus Jadi Kreator Konten Kreatif dan Edukatif (62)

Dunia maya tidak hanya menjadikan masyarakat, termasuk anak dan remaja sebagai konsumen, namun juga sebagai pencipta informasi layaknya konten kreator.