FAN : Wujudkan mimpimu, jadilah pelopor dan pelapor

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 20 Juli 2019
  • Dibaca : 212 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B- 136 /Set/Rokum/MP 01/07/2019

 

Makasar (20/07) – “Saya bermimpi menjadi dokter syaraf karena ingin menjadi keajaiban bagi orang lain. Saya yakin Tuhan tidak pernah bercanda menempatkan setiap jalur hidup manusia. Seperti Ir.Sukarno pernah bilang agar kita berani bermimpi setinggi langit karena saat kita jatuh maka kita hanya akan jatuh di atara bintang-bintang,”ujar Indah, perwakilan Forum Anak Nasional (FAN) dari Sumatera Utara. Berbeda dengan Indah, Jonathan seorang perwakilan FAN dari Kabupaten Fak-Fak Papua ingin sekali dapat mewujudkan mimpi orangtuanya saat kecil dahulu yang tidak terwujud, yaitu menjadi seorang pendeta.

 

Impian Indah dan Jonathan mewakili impian dari 514 anak-anak dari seluruh Indonesia yang mengikuti rangkaian kegiatan Forum Anak Nasional dari tanggal 19 – 22 Juli 2019. Hadir di Makasar sebagai perwakilan daerah adalah hal yang membanggakan karena harus melalui berbagai tahapan seleksi di kabupaten/kota, provinsi dan pusat. Mereka berkumpul untuk menyuarakan keinginan,harapan dan impian mereka untuk bisa terlibat dan tidak hanya dipandang sebagai objek di mata masyarakat.

 

Gibran Muhammad, presenter dan jurnalis Kompas TV yang diundang sebagai  narasumber pada kegiatan Monolog Anak Indonesia ikut mendorong para peserta membangun kepercayaan diri dimulai dengan memaafkan diri sendiri dan orang lain. “Wujudkan mimpimu. Mulailah dengan memaafkan masa lalu kita, diri sendiri dan orang lain. Memberikan pelayanan terbaik dan memahami orang lain sehingga dengan begitu kita menjadi pribadi yang terbuka dan percaya diri,”ujar Gibran.  Selain itu Gibran juga menyerukan agar para peserta dapat menjadi corong kebhinekaan Indonesia. “Kita lahir sudah berbeda, latar belakang budaya kita juga berbeda dan berbeda itu indah. Itu sebabnya Indonesia akan menjadi ruang yang indah jika kita semua mau menghargai setiap perbedaan,”pungkas Gibran.

 

Selain kegiatan Monolog Anak, hari kedua pelaksanaan FAN juga diisi dengan kegiatan bertema AKU LIHAT, AKU TAHU. Kegiatan ini berupa observasi dan pemetaan 13 isu yang sudah ditetapkan. Ketiga belas isu tersebut adalah: Kesiapsiagaan bencana, pencegahan dampak negatif teknologi, Informasi dan Komunikasi, perkawinan usia anak, pengasuhan alternative, perilaku hidup bersih dan sehat, isu stunting, kesehatan mental, revolusi mental, terorisme, tindak pidana perdagangan orang, perlindungan khusus bagi anak pekerja migran, kewirausahaan online dan keberanian untuk berkata jujur. Ke-tiga belas isu ini merupakan gambaran dari 5 (lima) klaster dalam Konvensi Hak Anak. Hasil dari diskusi dan observasi akan dibahas oleh para narasumber diantaranya dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Universitas Andalas, Asian Foundation dan Kementerian Kesehatan.  Kegiatan ini adalah salah satu implementasi dari tugas peserta FAN sebagai pelapor dan pelopor.  

 

Forum Anak Nasional sebagai bagian dari rangkaian Hari Anak Nasioanl (HAN) tahun ini mengambil tema “Kita Beda, Kita Bersaudara, Bersama Kita Kuat”.  Sejak dimulai tahun 2010, FAN menjadi ajang perwujudan prinsip partisipasi anak.  Setiap suara, pendapat dan keinginan anak-anak Indonesia akan dituangkan dalam bentuk Suara Anak Indonesia yang diserukan saat puncak peringatan HAN.

 

 

 

 

PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK 

Telp.& Fax (021) 3448510, 

e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 23 Agustus 2019

Pencanangan Desa Kuta menjadi Desa Wisata Ramah Anak Bebas Eksploitasi (666)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencanangkan Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah sebagai Wisata Perdesaan Ramah Anak Bebas…
Siaran Pers, Rabu, 21 Agustus 2019

Penguatan Kapasitas Auditor/Pengawas Daerah Dalam Pelaksanaan PPRG Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 (24796)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa…
Pengumuman, Rabu, 21 Agustus 2019

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN 2019 (1649)

PENGUMUMAN HASIL AKHIR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN 2019
Siaran Pers, Senin, 19 Agustus 2019

SDM Unggul, Dimulai Dari Ibu yang Sehat dan Cerdas (24900)

Jakarta (19/8) – Mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul tentu bukan perkara yang mudah. Keberhasilan Indonesia mempersiapkan generasi bertalenta…
Siaran Pers, Jumat, 16 Agustus 2019

9 Komitmen Kawal PASKIBRAKA Bebas Kekerasan (25551)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyerukan upaya perlindungan, perbaikan sistem pelatihan dan pembinaan yang lebih ramah anak,…