Kenakan Laku Tepu, Menteri Yohana Hadiri Festival Pesona Sangihe 2019

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 10 September 2019
  • Dibaca : 322 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-192/Set/Rokum/MP 01/09/2019

 

Kab. Kepulauan Sangihe (10/09) – Masih dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pada malam harinya, dibalut dengan pakaian adat Sangihe, Menteri Yohana hadiri sekaligus mendampingi Bupati Kepulauan Sangihe untuk membuka Festival Pesona Sangihe (FPS) 2019. 

Festival Pesona Sangihe (FPS) 2019 merupakan acara tahunan Dinas Pariwisata dan Pemerintah Daerah Kab. Sangihe dengan tujuan pembangunan kepariwisataan sekaligus melestarikan budaya dan mempromosikan wisata alam Kab. Sangihe guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian. Tema FPS 2019 adalah “Kembalikan Sangihe-Ku” dan sub tema terus kembangkan potensi daerah menuju kabupaten bahari yang maju, sejahtera, dan mandiri. 

Bupati Kabupaten Sangihe, Jabes Ezar Gaghana mengatakan sebuah kehormatan bagi kami, Pemerintah Daerah Kab. Sangihe karena Ibu Menteri telah meluangkan waktu untuk menghadiri sekaligus membuka acara FPS 2019. “Ibu merupakan salah satu perempuan kebanggaan Indonesia yang telah memperjuangkan hak perempuan dan anak di Indonesia, termasuk di Kab. Sangihe. Perempuan, anak, dan budaya merupakan sebuah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Oleh karenanya kami juga melibatkan anak-anak untuk ikut dalam karnaval budaya dan lomba-lomba yang diselenggarkan sebagai langkah melestarikan budaya,” ujar Jabes Ezar. 

Sementara itu, Menteri Yohana merasa sangat bangga melihat penampilan anak-anak yang menarikan tarian daerah dan melantukan lagu daerah dalam acara pembukaan FPS 2019. “Anak-anak memang harus dikenalkan budaya lokal sejak dini agar mereka tidak lupa dengan kearifan budaya lokal yang harus terus dilestarikan ditengah perkembangan zaman dan teknologi. Pada malam ini Mama Yo juga sangat bangga bisa mengenakan pakaian adat Sangihe dan merasa menjadi bagian dari perempuan Kab. Sangihe,” tutur Menteri Yohana. 

Menteri Yohana menambahkan pelaksanaan FPS selain dapat mengembangkan pembangunan kepariwisataan, juga dapat mendukung peningkatan perekonomian daerah setempat. “Dibutuhkan peran dan kontribusi perempuan dalam mendukung tingkat perekonomian dalam keluarga. Pemenuhan hak ekonomi perempuan semakin dirasakan sebagai salah satu kebutuhan dasar yang mampu mengantarkan kaum perempuan pada suatu tatanan perjuangan untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender. Melalui FPS 2019 ini diharapakan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kontribusi perempuan dalam sektor ekonomi merupakan salah satu perwujudan hak dari perempuan itu sendiri,” tambah Menteri Yohana. 

Jabes Ezar menjelaskan FPS 2019 akan menyuguhkan potensi alam dan keindahan budaya khas Sangihe yang dikemas unik dan menarik. Festival ini juga di meriahkan dengan 80 stand pameran yang diisi oleh pihak pemerintah dan swasta juga masyarakat yang menampilkan hasil karya kelompok pemberdayaan perempuan Kab. Sangihe. Berbagai potensi daerah bakal ditampilkan, baik lewat pameran produk local, pameran pembangunan yang akan ditampilkan dimasing-masing stan pameran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun penampilan grup kesenian yang siap mengisi panggung hiburan, seperti grup musik bambu, tarian empat wayer, masamper dan kegiatan lainnya yang turut meliibatkan pelajar SD, SLTP dan SLTA.

Pembangunan kepariwisataan melalui FPS 2019 mempunyai nilai strategis dalam mendukung program pembangunan. Namun yang juga tidak kalah penting adalah tetap memberikan upaya perlindungan pada anak secara bersama-sama agar anak-anak kita tidak jatuh pada kelompok anak yang diekploitasi khususnya di tempat-tempat pariwisata. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) juga telah bekerjasama dengan berbagai lembaga masyarakat untuk mengembangkan model-model daerah pariwisata yang bebas eksploitasi anak. Di mana seluruh komponen masyarakat juga mempunyai peran yang besar untuk bersama-sama melindungi anak-anak kita sekaligus mengembangkan daerah-daerah wisata yang ada di sekitarnya. 


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN 
DAN PERLINDUNGAN ANAK 
Telp.& Fax (021) 3448510, 
e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Lindungi Pekerja Perempuan di Pasuruan, Kemen PPPA Hadirkan Rumah Perlindungan (43)

Setelah Kota Cilegon, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Pasuruan…
Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Komitmen Indonesia Atasi Eksploitasi Seksual Anak secara Online di Tingkat Dunia (35)

Kekerasan dan eksploitasi anak secara online adalah kejahatan tingkat dunia yang menuntut respon dan tanggungjawab dunia untuk menyelesaikan isu ini…
Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Kemen PPPA Dorong Industri Rumahan Jadi Ciri Khas di Cilegon (52)

Kemen PPPA melalui Deputi Perlindungan Hak Perempuan melakukan kunjungan ke Kawasan Industri Rumahan (IR) di Kelurahan Bendungan
Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Kemen PPPA Goes to School: Tekan Angka Kekerasan terhadap Anak, Ciptakan Sekolah Suasana Kekeluargaan (92)

Banyak cara untuk memberikan pemahaman, menasehati, dan melindungi anak dari kekerasan
Siaran Pers, Kamis, 12 Desember 2019

Saatnya Perempuan Penyandang Disabilitas Bangkit dan Aktif dalam Pembangunan (72)

Menutup rangkaian Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2019 lalu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen…