Kemen PPPA: Terapkan 13 Syarat RBRA, 4 Taman ini Ramah Anak

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 04 Oktober 2019
  • Dibaca : 443 Kali
...

    Siaran Pers Nomor: B-231/Set/Rokum/MP 01/10/2019

 

Bireuen, Aceh (04/10) Sejak 30 September hingga 03 Oktober 2019, telah dilakukan Kegiatan Penilaian Standardisasi dan Sertifikasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di 4 kab/kota dalam rangka Percepatan Kabupten/Kota Layak Anak (KLA). Tim ahli RBRA mengumumkan bahwa RBA Bungong Keumang, Kab. Bireuen diusulkan disertifikasi dengan peringkat RBRA Utama, RBA Taman Tongkeng, Kota Bandung  diusulkan disertifikasi dengan peringkat RBRA Utama, RBA Taman Lembah Gurame, Kota Depok diusulkan disertifikasi dengan peringkat RBRA Nindya, dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bambu Petung, Jakarta Timur diusulkan disertifikasi dengan peringkat RBRA.

Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak  atas Pengasuhan, Keluarga, dan Lingkungan, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Rohika Kurniadi Sari menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen yang luar biasa kepada Pemerintah Daerah Kab. Bireuen dan ketiga kab/kota lainnya dalam mewujudkan RBRA sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kemen PPPA dalam Pedoman Standardisasi dan Sertifikasi RBRA. Selain itu, juga bagi semua pihak yang terlibat yang telah berupaya secara maksimal dalam menyediakan sarana dan prasarana RBRA.

Terdapat 13 persyaratan dalam pengembangan RBRA yang harus dipenuhi yaitu lokasi, pemanfaatan, kemudahan, material, vegetasi, penghawaan udara, peralatan bermain, keselamatan, keamanan, kesehatan / kebersihan, kenyamanan, pencahayanaan, dan pengelolaan. Selain persyaratan, ada juga 8 prinsip yang harus diperhatikan dalam pengembangan RBRA yaitu gratis, non diskriminasi, kepentingan terbaik untuk anak, partisipasi anak, aman dan selamat, nyaman, kreatif dan inovatif, serta sehat. 

Rohika menekankan bahwa komitmen, dukungan, dan sinergi pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga masyarakat, dan masyarakat, termasuk Forum Anak sangat penting menentukan keberhasilan proses sertifikasi RBRA. Melalui ketersediaaan infrastrukur RBRA diharapkan dapat mempercepat terwujudnya KLA dan Indonesia Layak  Anak 2030 serta Indonesia Emas 2045.

“Kami berharap RBRA yang telah tersertifikasi dapat menjadi percontohan dalam mengembangkan dan membangun RBRA yang lebih banyak lagi. Semua ini dilakukan dalam rangka mengupayakan pemenuhan hak anak dan memberikan tumbuh kembang yang optimal bagi seluruh anak Indonesia sehingga dapat tercipta SDM yang unggul, berkualitas dan berdaya saing,” tutup Rohika.

 

                                           PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

                                                                                                                                       DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                                                             Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                                            e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id                                                                                                                                                                                                     www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Lindungi Pekerja Perempuan di Pasuruan, Kemen PPPA Hadirkan Rumah Perlindungan (44)

Setelah Kota Cilegon, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali meresmikan Rumah Perlindungan Pekerja Perempuan (RP3) di Pasuruan…
Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Komitmen Indonesia Atasi Eksploitasi Seksual Anak secara Online di Tingkat Dunia (35)

Kekerasan dan eksploitasi anak secara online adalah kejahatan tingkat dunia yang menuntut respon dan tanggungjawab dunia untuk menyelesaikan isu ini…
Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Kemen PPPA Dorong Industri Rumahan Jadi Ciri Khas di Cilegon (52)

Kemen PPPA melalui Deputi Perlindungan Hak Perempuan melakukan kunjungan ke Kawasan Industri Rumahan (IR) di Kelurahan Bendungan
Siaran Pers, Jumat, 13 Desember 2019

Kemen PPPA Goes to School: Tekan Angka Kekerasan terhadap Anak, Ciptakan Sekolah Suasana Kekeluargaan (94)

Banyak cara untuk memberikan pemahaman, menasehati, dan melindungi anak dari kekerasan
Siaran Pers, Kamis, 12 Desember 2019

Saatnya Perempuan Penyandang Disabilitas Bangkit dan Aktif dalam Pembangunan (72)

Menutup rangkaian Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember 2019 lalu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen…