Menteri PPPA Ajak TP-PKK, Bhayangkari dan Dharma Pertiwi Sinergi Program

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 05 November 2019
  • Dibaca : 570 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-269/Set/Rokum/MP 01/11/2019

Jakarta (04/11) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengundang Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tri Tito Karnavian, Ketua Umum Bhayangkari Fitri Handari dan Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Senin sore (04/11).

Pertemuan tersebut membahas program dan kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang bisa disinergikan dan dilaksanakan bersama antara Kemen PPPA dengan Tim Penggerak PKK, Bhayangkari dan Dharma Pertiwi.

“Ibu Ketua Umum TP-PKK, Bhayangkari, dan Dharma Pertiwi ini kapasitasnya sangat luas dan program-program di bawah naungan mereka sangat berkaitan sekali dengan kegiatan Kemen PPPA. Banyak program yang beririsan dan berkaitan erat dengan pemberdayaan perempuan yang bisa disinergikan,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga.

Lebih lanjut, Menteri Bintang menjelaskan luasnya jangkauan TP-PKK, Bhayangkari, dan Dharma Pertiwi dengan ibu-ibu yang ada di seluruh Indonesia dapat menjadi salah satu jalan mengentaskan masalah ekonomi perempuan, kekerasan, pekerja anak, serta merealisasikan program prioritas Kemen PPPA sesuai arahan Presiden RI.

“Kita ingin kerjasamakan program yang sifatnya jangka panjang maupun kegiatan spesifik terdekat seperti Peringatan Hari Ibu dengan melibatkan ibu-ibu dari TP-PKK, Bhayangkari, dan Dharma Pertiwi agar lebih massif lagi. Kita cari networking, kerjasama dan solusi apa yang bisa kita lakukan bersama. Dan yang bisa kita lakukan itu ya sinergi,” jelas Menteri Bintang.

Terkait konsep, Menteri Bintang mengaku masih memikirkan dan mematangkan kembali pola atau konsep yang bisa diberlakukan di seluruh Indonesia terkait PHI. “Saya berencana ada konsep terkait pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan dengan mendorong kolaborasi antara orang tua dan anak dalam pemberdayaan ekonomi yang bisa jadi dibuat kompetisi atau lomba. Masih dikembangkan lagi,” tambah Menteri Bintang. 

Apresiasi dan dukungan disampaikan oleh Ketua Umum TP PKK, Ketua Umum Bhayangkari dan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Tri Tito Karnavian, Fitri Handari dan Nanny Hadi Tjahjanto dalam pertemuan dengan Menteri Bintang. Mereka banyak memberikan ide dan masukan terkait konsep PHI dan mengaku siap mendukung dan menyukseskan PHI dengan menggerakaan tim yang ada di bawah jajarannya masing-masing.

                                              PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Menteri PPPA: Perkawinan Anak Harus Dihentikan! (29)

Perkawinan bukanlah sekadar romantisme belaka
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Menteri Bintang: Pengesahan RUU PKS Tidak Dapat Ditunda Lagi (27)

Jakarta (6/08) – Keputusan DPR RI untuk mengeluarkan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dari daftar Program Legislasi Nasional…
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Perempuan Setara, Perempuan Merdeka (76)

Jakarta (07/8) – Menteri PPPA Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan.
Siaran Pers, Jumat, 07 Agustus 2020

Lindungi Korban dan Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Seksual, Kemen PPPA Dorong Pembahasan RUU PKS yang Komprehensif (108)

“Saat ini, kasus kekerasan seksual terus meningkat dengan bentuk dan pola yang semakin beragam. Kekerasan seksual sudah masuk dalam tahap…
Siaran Pers, Kamis, 06 Agustus 2020

Dorong RUU PKS, Wujudkan Aturan Terkait Kekerasan Seksual Berperspektif korban (90)

Meski Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) telah dikeluarkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat RI (DPR RI) dari daftar pembahasan…