Upaya Kemen PPPA dalam Memenuhi Hak Anak Melalui Informasi Layak Anak

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 19 November 2019
  • Dibaca : 529 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-290/Set/Rokum/MP 01/11/2019

Jakarta (18/11) - Anak merupakan potensi yang penting sebagai generasi penerus bangsa dan akan menjadi pilar utama pembangunan nasional. Untuk mendukung tumbuh kembangnya, anak berhak atas informasi yang layak, yakni informasi yang sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan terkait dengan perkembangan jiwa dan sosial anak mengikuti perkembangan usia dan kematangannya.

“Sepertiga jumlah penduduk Indonesia adalah anak-anak, jumlah yang besar ini menjadi tanggung jawab kita dalam memenuhi hak mereka untuk mendapatkan informasi yang layak di semua medium. Apalagi anak-anak sekarang dihadapkan dengan berbagai dampak negatif dari kemajuan teknologi informasi,” ujar Asdep Pemenuhan Hak Sipil, Informasi, dan Partisipasi Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Lies Rosdianty dalam acara Rapat Penyusunan Kebijakan Informasi Layak Anak, di Hotel Pullman Jakarta (18/11). 

Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Wiryanta Mulyono memaparkan data hasil survey Kominfo dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan pada 2018 jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 171,17 juta atau sekitar 64,8% yang sudah terhubung ke internet. Dari 171,17 juta ini, tingkat penetrasi internet paling kuat ada pada anak usia 15-19 tahun sebanyak 91%. 

Sementara itu, salah satu peserta rapat, Johanna Ernawati mengatakan angka yang besar ini belum diimbangi dengan pemahaman yang cukup tentang hak anak oleh lembaga-lembaga yang memproduksi informasi tentang anak. “Masih banyak lembaga yang tidak memahami hak anak ataupun prinsip-prinsip bekerja dengan anak. Tidak hanya itu, tidak sedikit juga lembaga yang berbenturan dengan kepentingan bisnis dalam memproduksi konten informasi untuk anak, sehingga pada akhirnya justru memproduksi informasi yang tidak layak anak,” tambah Johanna. 

Untuk menjawab permasalahan ini, Kemen PPPA sebagai Leading Sector Informasi Layak Anak, akan menyusun panduan tentang informasi yang layak anak. Kemen PPPA telah mengembangkan layanan informasi bagi anak melalui Telepon Sahabat Anak (TeSA 129) dan Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA), tetapi itu saja tidak cukup. 

“Perlu adanya kebijakan tentang informasi layak anak sebagai panduan bagi pihak-pihak terkait, sehingga pengawasan bisa dilakukan berbagai pihak terutama dalam penyediaan informasi yang layak anak. Fokusnya adalah melakukan berbagai cara untuk melindungi anak-anak Indonesia agar terhindar dari informasi yang tidak layak,” ujar Lies. 


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
Telp.& Fax (021) 3448510,
e-mail : publikasi@Kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 23 September 2020

Gereja Ramah Anak Sehati Berikan Perlindungan Bagi Keluarga dan Anak (18)

Gereja memiliki peran penting dan strategis untuk bisa memberikan edukasi pola pengasuhan dalam keluarga sekaligus menjadi wadah bagi anak dan…
Siaran Pers, Selasa, 22 September 2020

Kemen PPPA Raih Penghargaan Opini WTP Atas Laporan Keuangan 2019 (37)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan 2019. Kemen…
Siaran Pers, Selasa, 22 September 2020

Hasil Pembahasan Banggar, Anggaran Kemen PPPA Tidak Berubah, Menteri Bintang Maksimalkan Kinerja (50)

akarta (22/9) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menghadiri Rapat Kerja (raker) bersama Komisi VIII Dewan…
Laporan Keuangan & BMN, Senin, 21 September 2020

Laporan Keuangan KPPPA Periode Tahunan Audited 2019 (21)

Laporan Keuangan KPPPA Periode Tahunan Audited 2019
Siaran Pers, Minggu, 20 September 2020

Peran Keluarga dalam Perkembangan dan Pertumbuhan Anak (152)

Perkembangan anak yang optimal, ibarat membangun sebuah rumah yang harus memiliki pondasi kuat. Orangtua diharapkan dapat mempersiapkannya secara menyeluruh sehingga…