Pastikan Hak Perempuan Terlindungi, Kemen PPPA Susun Profil Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan

  • Dipublikasikan Pada : Selasa, 26 November 2019
  • Dibaca : 1566 Kali
...

Kendari (15/11) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) melaksanakan acara Desiminasi Profil Perlindungan Hak Perempuan Dalam Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tenggara 2019. Kegiatan Desiminasi ini bertujuan untuk menyampaikan hasil penyusunan profil perlindungan Hak Perempuan Dalam Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019 kepada publik terkait guna mendapat respon dan masukan untuk menyusun Profil Nasional Perlindungan Hak Perempuan Dalam Ketenagakerjaan yang lengkap dan komprehensif.

“Hingga saat ini, kesenjangan gender antara laki-laki dan perempuan dalam ekonomi dan ketenagakerjaan masih cukup tinggi. Kondisi ini dapat kita lihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki dan perempuan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Berdasarkan Data dari BPS Sulawesi Tenggara, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) Sulawesi Tenggara pada Februari 2019 tercatat 71,62 persen dengan TPAK laki-laki sebesar 83,71 persen sementara TPAK perempuan hanya 59,59 persen,” ungkap Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Vennetia R. Dannes dalam sambutannya pada acara Diseminasi Profil Perlindungan Hak Perempuan Dalam Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Tenggara 2019.


Vennetia menjelaskan penyebab masih rendahnya partisipasi dan peran perempuan dalam ekonomi dan ketenagakerjaan dikarenakan masih adanya diskriminasi terhadap perempuan dalam ketenagakerjaan, dimulai sejak perekrutan atau sebelum masa kerja, selama bekerja maupun masa setelah bekerja.
“Misalnya dalam hal pemberian upah/gaji yang lebih rendah bagi perempuan, serta masih adanya tindak kekerasan dan pelanggaran hak terhadap perempuan, seperti PHK pada perempuan hamil, tidak memberikan cuti haid, tidak memberikan kesempatan dan akses untuk memberikan ASI, serta memaksa untuk pensiun sebelum waktunya. Berbagai permasalahan tersebut tentunya akan menghambat kemajuan serta peningkatan peran dan partisipasi perempuan dalam ekonomi dan ketenagakerjaan,” tutur Vennetia.


Di samping itu, Vennetia menambahkan masalah lain dalam ketenagakerjaan adalah terkait pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri, sebagian besar adalah perempuan. Beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain pekerja migran illegal, minimnya pengetahuan bahasa maupun hukum di negara tujuan, serta kurang siapnya mental pekerja migran.


“Untuk dapat mengetahui berbagai permasalahan tersebut, maka dibutuhkan berbagai data dari berbagai sumber, baik Data Dasar yang menjadi tanggung jawab BPS, Data Sektoral dari semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik provinsi maupun Kabupaten/Kota, serta Data Khusus dari hasil kajian yang dilakukan akademisi, pemerintah, maupun swasta.


Vennetia menambahkan sebagai upaya koordinasi dan penyediaan data terpilah menurut jenis kelamin dan untuk mengetahui perbedaan kondisi laki-laki dan perempuan dalam bidang ketenagakerjaan, maka perlu dilakukan penyusunan Profil Perlindungan Hak Perempuan dalam Ketenagakerjaan. “Meskipun judulnya adalah perlindungan hak perempuan, tetapi data yang disajikan adalah data kondisi laki-laki dan perempuan, sehingga kita dapat mengevaluasi apakah pembangunan dalam bidang ketenagakerjaan sudah memberikan dampak atau manfaat yang sama terhadap laki-laki dan perempuan,” pungkas Vennetia.

 

 

 PUBLIKASI DAN MEDIA

  KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

                                                                                                        Telp.& Fax (021) 3448510,

                                                                                     e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Dorong Satuan Pendidikan Semakin Ramah Anak dan Remaja ( 29 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendorong satuan pendidikan semakin empatik dan ramah terhadap anak dan remaja sebagai…

Siaran Pers, Jumat, 09 April 2021

Kemen PPPA Rampungkan Verifikasi Calon Penerima Anugerah Parahita Ekapraya 2020 ( 80 )

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah selesai melaksanakan verifikasi lapangan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 terhadap…

Siaran Pers, Kamis, 08 April 2021

Menteri Bintang: Perempuan Tulang Punggung Pemulihan Sosial Ekonomi ( 61 )

Jakarta (08/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan perempuan menjadi tulang punggung pemulihan kondisi sosial dan…

Siaran Pers, Rabu, 07 April 2021

Perempuan dalam Pusaran Terorisme, Harus Dicegah Bersama ( 96 )

Jakarta (07/04) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Siaran Pers, Selasa, 06 April 2021

Perempuan Bangga Berkebaya, Pemersatu Identitas Budaya Bangsa  ( 129 )

Asisten Deputi Peningkatan Partisipasi Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Nyimas Aliah menuturkan kebaya…