Peringati Hari AIDS Sedunia, Forum Anak Kampanyekan "Jauhi Virusnya, Rangkul Orangnya"

  • Dipublikasikan Pada : Minggu, 01 Desember 2019
  • Dibaca : 603 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-311/Set/Rokum/MP 01/12/2019

 

Bogor (01/12) Menuju Taman Sempur, Bogor dengan membawa poster besar bertuliskan "Jauhi Virusnya, Rangkul Orangnya" para anggota Forum Anak (FA) melakukan kampanye untuk memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2019.

Setibanya di Lapangan Sempur, anggota Forum Anak Daerah (FAD) dari DKI Jakarta, Zulfi Muharam bersama anggota FA dari daerah lainnya langsung menghampiri anak - anak, remaja, dan orang dewasa yang sedang berolahraga untuk bercerita dan melakukan sosialisasi terkait bahaya HIV/AIDS dan cara penularannya.

"Virus HIV menyerang sistem kekebalan tubuh. Jika kita berteman dan bermain bersama Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) atau Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA), kita tidak akan tertular virus HIV kok. Virus tersebut hanya akan tertular jika kita melakukan hubungan seksual, jarum suntik, transfusi darah, dan ibu hamil yang sedang menyusui," jelas Zulfi.

Sebelumnya, dalam rangkaian kegiatan Workshop Peran Forum Anak sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor) mengenai Bahaya Rokok dan Pentingnya Kesehatan Reproduksi yang diselenggarakan Kemen PPPA pada 29 November -1 Desember 2019, para peserta FA telah mendapatkan pelatihan mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, terutama dalam menjaga teritorial tubuh oleh  Ketua Junior Doctor Network Indonesia, Dokter Andi Khomeini.

"Melalui Workshop terkait bahaya rokok dan pentingnya kesehatan reproduksi bagi Forum Anak, Kemen PPPA ikut berusaha merangkul ODHA atau ADHA. Kami juga selalu berupaya menjamin pemenuhan hak dan tumbuh kembang ADHA. Kami berharap Forum Anak di berbagai daerah dengan sosialisasi secara langsung maupun kampanye di media sosial mampu merangkul ODHA dan ADHA agar tidak terjadi diskriminasi terhadap mereka," ujar  Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Kesejahteraan Anak Kemen PPPA, Hendra Jamal’s.

Di depan para orang tua yang sedang berolahraga, Zulfi melanjutkan sosialisasinya bahwa anak seharusnya diberikan pemahaman untuk menjaga kesehatan reproduksi sejak dini, mi nimal di usia 5 tahun. Kita bisa jelaskan tubuh kita bagian mana saja yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. 

Zulfi merasa kegiatan Workshop Peran Forum Anak sebagai 2P (Pelopor dan Pelapor) mengenai Bahaya Rokok dan Pentingnya Kesehatan Reproduksi yang diselenggarakan oleh Kemen PPPA sangat bermanfaat bagi para anggota FA agar bisa menyalurkan ilmu yang didapat kepada teman - teman di daerahnya masing - masing.

"Ketika kami kembali ke daerah kami masing - masing, kami akan mengajak teman - teman lainnya untuk ikut merangkul ODHA dan ADHA. Mereka juga memiliki Hak Asasi Manusia (HAM), namun pengetahuan masyarakat Indonesia terkait HIV/AIDS memang sepertinya masih minim. Kami juga akan melakukan kampanye melalui media sosial, utamanya melalui akun Forum Anak," tutup Zulfi.

 


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK  

Telp.& Fax (021) 3448510,

 e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Aktivis PATBM Terus Bergerak Aktif Berikan Layanan respon Cepat selama Masa Pandemi Covid-19 (7)

Sejak diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada 2016 para aktivis gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Menteri PPPA : Penuhi Hak Anak, Dukung Pemberian Asi Ekslusif (7)

Jakarta (12/08) – 1000 hari pertama anak hingga usia 2 tahun merupakan fase penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Sispreneur, Strategi Dukung Perempuan Pelaku UMKM Dalam Masa Pandemi (19)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga hari ini meluncurkan Kelas Inkubasi Sispreneur yang ditujukan bagi kalangan perempuan…
Siaran Pers, Rabu, 12 Agustus 2020

Kemen PPPA Kaji Ulang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, Kejar Masuk Prolegnas 2021 (54)

Memastikan penegakan hukum dan regulasi yang mengatur agar korban mendapat keadilan dalam upaya penghapusan kekerasan seksual, menjadi sangat penting bahkan…
Siaran Pers, Selasa, 11 Agustus 2020

Dukung Peningkatan Layanan Unit PPA POLRI, Menteri Bintang Ingatkan Pelayanan Berperspektif Korban (33)

Permasalahan perempuan dan anak merupakan permasalahan multi sektoral, sehingga layanan perempuan dan anak korban kekerasan harus diberikan secara komprehensif dan…