Panasonic Gobel Terapkan Kebijakan Responsif Perempuan dan Anak, Menteri Bintang Berikan Apresiasi

  • Dipublikasikan Pada : Sabtu, 14 Desember 2019
  • Dibaca : 505 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-337/Set/Rokum/MP 01/12/2019

 

Jakarta (14/12) Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Ibu (PHI) yang ke - 91, Perusahaan Panasonic Gobel menyelenggarakan Penyerahan Beasiswa Putra Putri Karyawan Panasonic Gobel. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengapresiasi upaya Perusahaan Panasonic Gobel yang telah ikut berpartisipasi dalam rangkaian PHI dan telah mengimplementasikan beberapa kebijakan yang responsif terhadap pekerja perempuan.

"Kami mengapresiasi Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG) dan Koperasi Karyawan Kelompok Gobel (Kopkar Gobel) 
yang ikut berpartisipasi dalam rangkaian PHI yang ke - 91 dengan tema Perempuan Berdaya, Indonesia Maju. Kami juga mengapresiasi Perusahaan Panasonic Gobel yang telah responsif terhadap pekerja perempuan. Implementasi nyata sudah dilakukan oleh perusahaan ini melalui kebijakan yang komperehensif, tidak hanya pemenuhan hak anak melalui beasiswa agar anak bisa mengenyam pendidikan, perusahaan ini juga peka terhadap pekerja perempuan, di antaranya dengan menyediakan Pojok ASI dan cuti melahirkan. Perusahsan ini bisa mengakomodir kebutuhan ranah domestik pekerja perempuan. Semoga Panasonic bisa menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya," ujar Menteri Bintang di hadapan 198 Putra Putri Karyawan Panasonic Gobel penerima beasiswa yang didampingi oleh ibunya.

Menteri Bintang melanjutkan, Kemen PPPA ke depan juga ingin memberi apresiasi kepada kepala desa yang anggaran desanya responsif terhadap anak dan perempuan. Kemen PPPA juga telah meresmikan Rumah Perlindungan Pekerj Perempuan (RP3) di beberapa perusahaan industri. RP3 merupakan wadah bagi pekerja perempuan untuk melaporkan kekerasan yang mereka alami di tempat kerja mereka.

Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic Gobel (FSPPG), Joko Wahyudi menjelaskan pemberian beasiswa bagi putra putri karyawan Panasonic Gobel telah diselenggarakan sejak 2014, dan tahun ini merupakan yang ke - 6 kalinya. 

"Kami melakukan ini semata - mata ingin punya peran, meski kecil untuk menciptakan generasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Hal ini juga sesuai dengan pemikiran pendiri Perusahaan Panasonic Gobel, Thayeb  Gobel. Kami berharap kelak adik - adik penerima beasiswa bisa menjadi pemimpin seperti Pak Gobel dan Bu Menteri Bintang. Kami juga berharap pemerintah memberikan dukungan agar kami bisa berbakti kepada negara melalui perusahaan. Dalam rangka menyambut Hari Ibu, 
semoga peran perempuan dalam keluarga dapat menjadi garda terdepan untuk mewujudkan kesuksesan pendidikan anak-anaknya," tutur Joko.

Menteri Bintang juga tidak lupa mengapresiasi Thayeb Gobel yang berkomitmen mendorong para karyawan Panasonic Gobel untuk berbakti kepada negeri dan menciptakan SDM unggul.

"Pemikiran Thayeb Gobel memiliki komitmen untuk mendorong para karyawan  agar mampu memberikan cinta kepada bangsa dan tanah air melalui penanaman disiplin dan rasa bersyukur. Hal ini tercermin dari pemenuhan hak anak yang dilakukan melalui beasiswa kepada putra putri karyawan Panasonic Gobel. Program ini juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan SDM) unggul. Semoga Kemen PPPA dan Panasonic Gobel bisa menjalin sinergi dalam pemenuhan hak anak dan pemberdayaan perempuan," tutup Menteri Bintang.

 


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

DAN PERLINDUNGAN ANAK

 Telp.& Fax (021) 3448510,

  e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id 

  www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018 (17)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2018
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (8)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017
Buku, Senin, 17 Februari 2020

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak 2017 (6)

Indeks Komposit Kesejahteraan Anak Kabupaten/Kota 2017
Siaran Pers, Minggu, 16 Februari 2020

Kemen PPPA Terjunkan Tim Dampingi Anak Korban Perundungan di Malang (100)

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menerjunkan tim untuk menindaklanjuti kasus perundungan yang menimpa pelajar SMPN 16 Malang,…
Siaran Pers, Sabtu, 15 Februari 2020

Penurunan Angka Perkawinan Anak, Bukan Hanya Mimpi (119)

Pada masyarakat dengan sosial ekonomi dan tingkat pendidikan rendah, seringkali orang tua mengawinkan anaknya pada usia muda.