Menutup Rangkaian Hari Ibu, Menteri Bintang Apresiasi Program Anti Kekerasan Seksual Kemen BUMN

  • Dipublikasikan Pada : Senin, 23 Desember 2019
  • Dibaca : 443 Kali
...

Jakarta (23/12) – Menutup rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-91 Tahun 2019, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga hari ini menjadi inspektur upacara dalam rangka PHI ke-91 di Sekretariat Negara RI, Jakarta. Upacara diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sejumlah Kementerian/Lembaga. 

Dalam arahannya Menteri Bintang mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk terus maju, menjadi sosok mandiri, kreatif, inovatif, percaya diri, dan tentunya bersama laki-laki menjadi kekuatan besar untuk memastikan terwujudnya sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Maju. “Selamat Hari Ibu ke-91 bagi kita semua,” tutur Menteri Bintang.

Menteri Bintang mengungkapkan perempuan Indonesia masa kini harus sadar dan aktif dalam meraih akses dan kesempatan yang sama dengan laki-laki di berbagai bidang pembangunan. Untuk itu, peringatan hari ibu tahun ini diharapkan menjadi momen penting untuk mendorong seluruh pemangku kepentingan guna memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Usai memimpin upacara, Menteri Bintang menyampaikan apresiasi kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah meluncurkan program Anti Kekerasan Seksual dengan tiga langkah strategisnya di lingkungan Kementerian BUMN. 

Program ini diharapkan dapat melindungi para karyawan, khususnya kaum perempuan di lingkungan kerja. Saya berharap kebijakan ini dapat dijadikan contoh dan motivasi bagi perusahaan dan lingkungan kerja lainnya untuk menerapkan langkah serupa mengingat banyak kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan kerja,” ujar Menteri Bintang. 

Lebih jauh Menteri Bintang menambahkan selain perempuan, anak-anak juga menjadi kelompok rentan yang harus mendapat perhatian dan perlindungan dari tindakan tersebut.

“Oleh karena itu, saya menghimbau seluruh masyarakat  melakukan tindakan preventif dan memastikan perempuan dan anak  terlindungi dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan. Program Anti Kekerasan Seksual yang diluncurkan oleh Kementerian BUMN diharapkan menjadi contoh bagi lembaga formal dan informal lainnya untuk menerapkan kebijakan serupa dimulai dari level tertinggi,” tutup Menteri Bintang.


PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                        Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                        e-mail : publikasi@kemenpppa.go.id

www.kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Pengumuman, Senin, 03 Agustus 2020

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN 2019 (208)

PENDAFTARAN ULANG PESERTA SELEKSI KOMPETENSI BIDANG PADA SELEKSI CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK TAHUN ANGGARAN…
Siaran Pers, Minggu, 02 Agustus 2020

Kemen PPPA Beri Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Bencana Longsor dan Banjir Bandang di Masamba (69)

Masamba (02/8) –Bencana banjir bandang disertai tanah longsor terjadi di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan pada 13 Juli 2020. Banjir…
Siaran Pers, Kamis, 30 Juli 2020

Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Bintang: Lawan dan Akhiri Segala Bentuk Perdagangan Orang (79)

Jakarta (30/07) – Dalam rangka peringatan Hari Dunia Anti Perdagangan Orang, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengajak…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Berantas Perdagangan Orang dengan Modus Eksploitasi Seksual di Media Daring, Kemen PPPA : Kenali Modusnya dan Pahami Perkembangan Teknologi (85)

Munculnya pemberitaan terkait kasus perdagangan orang dengan modus eksploitasi seksual anak di media daring (online) terhadap 305 anak yang dilakukan…
Siaran Pers, Rabu, 29 Juli 2020

Hilangkan Rasa Malu, Maksimalkan Pendampingan dan Perlindungan ABK Terhadap Covid-19 (74)

Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebaiknya menghilangkan perasaan malu karena dapat menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan dan perlindungan…