KEMEN PPPA DAMPINGI PEMULANGAN ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL (TR) KE PADANG

  • Dipublikasikan Pada : Jumat, 27 Desember 2019
  • Dibaca : 1133 Kali
...

Siaran Pers Nomor: B-352/ Set/Rokum/MP 01/12/2019

Padang (27/12) -  Setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta selama 29 hari, TR (12), korban kekerasan seksual asal Padang, Sumatera Barat  diizinkan untuk melanjutkan perawatan medis di Rumah Sakit Dr. M Djamil Kota Padang. Proses pemulangan ananda TR dipantau oleh tim dari Kedeputian Perlindungan Anak Kemen PPPA  yang dipimpin langsung Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi, Valentina Gintings, beserta tim medis dari RSUPN Dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta.
 
Valentina menjelaskan proses pemulangan TR menjadi salah satu bentuk tindak lanjut serta bukti hadirnya Negara dalam memenuhi hak dan melindungi anak, khususnya anak yang menjadi korban kejahatan seksual.

    "Kita semua bersyukur bahwa ananda TR semakin membaik kondisi secara medis dan psikisnya. Besar harapan kami, kembalinya TR ke Padang dapat membantu proses pemulihan fisik, terutama psikologis korban karena dapat berkumpul kembali bersama keluarga dan sanak saudaranya," ujar Valentina.

    Selama menjalani perawatan intensif di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Dokter dan Perawat telah melakukan serangkaian pemeriksaan diagnostik yang holistik dan komprehensif untuk kondisi medis dan psikologis TR. Mereka menekankan bahwa selain kesembuhan, penting untuk memperhatikan kualitas hidup, kenyamanan dan kebahagiaan ananda TR.

"Selama di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo hingga detik-detik proses keberangkatan ananda TR ke Padang, dokter dan perawat telah melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan memastikan ananda TR berada dalam kondisi yang se-optimal mungkin baik dari sisi medis dan psikologisnya sehingga perjalanan menuju Padang bisa berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan. Ananda TR bahkan berlatih duduk sejak beberapa hari lalu agar bisa nyaman selama berada di pesawat," jelas dr. Radhian Amandito, dokter RSCM yang secara intensif merawat TR.

Kemen PPPA dibantu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat akan memastikan dan mengawal agar proses perawatan medis dan pemulihan psikologis ananda TR tetap berlanjut secara optimal serta memastikan semua hak-haknya terpenuhi. Tidak hanya itu, Kemen PPPA juga menegaskan akan mengawal proses hukum pelaku yang saat ini telah sampai pada tahap penyelidikan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor Padang.

"Besar harapan kami, seiring berjalannya waktu kondisi ananda TR akan berangsur-angsur membaik. Untuk mendukung hal tersebut, kami pastikan bahwa Kemen PPPA akan mengawal proses perawatan dan pemulihan kondisi psikologis anak, serta proses hukum bagi pelaku" ujar Valentina.

    
                                              PUBLIKASI DAN MEDIA KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN  PEREMPUAN
                                                                                                 DAN PERLINDUNGAN ANAK
                                                                                                         Telp.& Fax (021) 3448510,
                                                                                        e-mail : publikasikpppa@gmail.com

website : kemenpppa.go.id

Publikasi Lainya

Siaran Pers, Sabtu, 17 April 2021

Masyarakat dan Anak Bergerak Bersama Lindungi Anak Korban Terorisme ( 39 )

Sesuai Konvensi Hak Anak, setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk bertumbuh dengan baik, didengarkan pendapat mereka dan memiliki hak…

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Wujudkan Nusa Tenggara Barat Lebih Ramah Perempuan dan Anak ( 23 )

Sudah banyak praktik baik yang dilakukan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Siaran Pers, Jumat, 16 April 2021

Resmikan Radio Sekolah Perempuan, Menteri Bintang Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lombok Utara ( 43 )

Desa Sukadana adalah salah satu desa di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang pada tahun…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Poligami Tak Sesuai Syariat Berpotensi Rugikan Perempuan  ( 77 )

Jakarta (15/04) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan sebuah perkawinan bukan hanya mengenai kepentingan individu atau…

Siaran Pers, Kamis, 15 April 2021

Cegah Kekerasan dalam Pengasuhan, Kemen PPPA Sosialisasi E-Learning Pengasuhan Positif ( 90 )

Jakarta (14/04) –  Mendidik anak adalah proses pembelajaran bagi para orangtua dengan harapan tumbuh kembang anak mereka terjaga dengan baik…